p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal EDUKASI
Asikin Kaimudin
Madrasah Aliyah Negeri 2 Halmahera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyimpangan Sosial Pada Kalangan Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Halmahera Utara Asikin Kaimudin; Nurhayanti Nurhayanti
EDUKASI Vol 21, No 2 (2023): EDISI KHUSUS GURU
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v21i2.6064

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang diilakukan oleh siswa di MAN 2 Halmahera Utara dan faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif pada bulan Juni-Agustus tahun 2022.  Teknik pengumpulan data meliputi: Observasi, Wawancara, dan Catatan Anekdot. Subjek penelitian meliputi siswa kelas X IPA I yang berjumlah 20 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa bentuk penyimpangan sosial yang pernah dilakukan oleh siswa ialah dalam bentuk tindakan yang bertentangan dengan aturan yang berlaku di sekolah dan di dalam keluarga, seperti  tawuran antar siswa, kurang disiplin dalam berpakaian, datang kesekolah tidak tepat waktu, terlambat masuk kelas, nyontek pada saat ujian berlangsung, dan merokok di lingkungan sekolah. Adapun faktor penyebab terjadinya perilaku penyimpangan sosial ini disebabkan karena kurangnya perhatian orang tua (keluarga) dan guru, serta kurangnyaketerlibatansiswa dalam berdiskusi guna mengambil sebuah keputusan yang adil dengan melibatkan cara-cara yang demokratis, sehingga siswa merasa aman dan nyaman, serta merasa diperhatikan bahkan dihargai untuk menggapai cita-citanya.Adapun faktor lain adalah pergaulan dalam masyarakat maupun di lingkungan sekolah.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di MAN 2 Halut Nuryanti Mustafa; Asikin Kaimudin
EDUKASI Vol 21, No 2 (2023): EDISI KHUSUS GURU
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/j.edu.v21i2.6275

Abstract

This study aims to find out the application of the talking stick learning method can overcome the problem of learning difficulties for class X IPA 1 students in the Civics subject on Basic State Relations and the Constitution at MAN 2 North Halmahera in the 2021/2022 Academic Year. This research is a Classroom Action Research (CAR) to improve learning through findings and actions in class repeatedly (cycle). Data collection used test instruments in cycle I and tests in cycle II, while data analysis used descriptive analysis to determine individual student learning completeness, classical completeness (KKM) Civics class X IPA 1 subjects set at MAN 2 North Halmahera namely 70. Results Research shows that the application of the talking stick learning model to students of class X IPA 1 MAN 2 North Halmahera in Civics subjects has succeeded in overcoming the problem of ability to understand the basic relationship between the state and the constitution, and there has been an increase in student learning outcomes through the application of the talking stick learning model. This can be seen from the learning outcomes of students in cycle I who achieved completeness totaling 12 students (45%), while in cycle II it increased to 22 students (100%).