Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk penyimpangan sosial yang diilakukan oleh siswa di MAN 2 Halmahera Utara dan faktor-faktor penyebab terjadinya penyimpangan. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif pada bulan Juni-Agustus tahun 2022. Teknik pengumpulan data meliputi: Observasi, Wawancara, dan Catatan Anekdot. Subjek penelitian meliputi siswa kelas X IPA I yang berjumlah 20 orang. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa bentuk penyimpangan sosial yang pernah dilakukan oleh siswa ialah dalam bentuk tindakan yang bertentangan dengan aturan yang berlaku di sekolah dan di dalam keluarga, seperti tawuran antar siswa, kurang disiplin dalam berpakaian, datang kesekolah tidak tepat waktu, terlambat masuk kelas, nyontek pada saat ujian berlangsung, dan merokok di lingkungan sekolah. Adapun faktor penyebab terjadinya perilaku penyimpangan sosial ini disebabkan karena kurangnya perhatian orang tua (keluarga) dan guru, serta kurangnyaketerlibatansiswa dalam berdiskusi guna mengambil sebuah keputusan yang adil dengan melibatkan cara-cara yang demokratis, sehingga siswa merasa aman dan nyaman, serta merasa diperhatikan bahkan dihargai untuk menggapai cita-citanya.Adapun faktor lain adalah pergaulan dalam masyarakat maupun di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2023