Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konflik sosial dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral Saleh Fahrudin; Edo Frandika
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14826

Abstract

Sastra merupakan hasil kreasi pengarang yang menggambarkan lingkungan sosial sekeliling dengan menggunakan bahasa yang indah sebagai mediumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik sosial yang ada di dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang ada kemudian dilanjutkan dengan analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral yang diterbitkan pada tahun 2010. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral terdiri atas empat pokok permasalahan, yaitu konflik antarindividu, konflik antarkelompok, konflik antaragama, dan konflik internasional.   Social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral   Abstract: Literature is the creation of the author, which describes the surrounding social environment by using beautiful language as its medium. This study aims to describe the social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral. The method used is descriptive method by describing the facts that are then followed by analysis. The data source in this research is the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral which was published in 2010. The results of the analysis show that the social conflict contained in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral consists of four main issues, namely inter-individual conflict, inter-group conflict, and inter-religious conflict. , and international conflicts.
Mutiara Lembah Pesagi: Nilai Pendidikan Karakter dalam E-Book Bahan Ajar Bahasa Indonesia SMP Dinda Okta Bella Hanafiah; Idawati Idawati; Saleh Fahrudin
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam e-book cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi, serta menelaah kelayakannya sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia yang mendukung pendidikan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah e-book cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi yang diterbitkan oleh Balai Bahasa Provinsi Lampung pada tahun 2019, sedangkan subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia di SMP Surya Dharma Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis isi (content analysis) yang mencakup reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Mutiara Lembah Pesagi mengandung 19 nilai pendidikan karakter, yaitu kepemimpinan dan kebijaksanaan, gotong royong, kepedulian sosial, kreativitas, ketegasan, tanggung jawab, kecerdikan, kerja keras, kejujuran, keteladanan, imajinasi, kesederhanaan, keberanian, pengorbanan, rasa syukur, saling menghargai, kerendahan hati, komitmen, dan integritas. Berdasarkan hasil tersebut, e-book Mutiara Lembah Pesagi dinilai layak digunakan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di jenjang SMP karena memuat nilai-nilai pendidikan karakter yang relevan dan bermanfaat bagi peserta didik.
Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Diskusi Kelas Daring: Kajian Pragmatik Saleh Fahrudin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4170

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi di lingkungan pendidikan, termasuk dalam diskusi kelas yang kini banyak dilakukan secara daring. Fenomena ini menimbulkan dinamika baru dalam kesantunan berbahasa, yang menjadi aspek penting untuk menjaga keharmonisan dan efektivitas komunikasi. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji kesantunan berbahasa siswa dalam diskusi kelas daring dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelusuran literatur dilakukan terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025, yang membahas kesantunan, interaksi digital di kelas, serta perspektif pragmatik dalam komunikasi daring. Hasil telaah menunjukkan bahwa bentuk kesantunan berbahasa siswa dalam diskusi daring mencakup pemilihan kata yang sopan, penggunaan strategi mitigasi, dan penyesuaian gaya bahasa dengan norma budaya maupun konteks akademik. Faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan antara lain norma budaya, keakraban antarpartisipan, peran guru sebagai moderator, serta fitur teknologi seperti chat box dan emoji yang dapat memperkuat atau melemahkan kesantunan. Kajian pragmatik memberikan kerangka analisis yang komprehensif untuk memahami maksud tuturan dan dampak sosialnya dalam konteks pembelajaran daring. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi pragmatik dan etika berbahasa digital bagi siswa, guru, dan pengembang platform pembelajaran.