Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM FILM PENDEK “TILIK (2018)” Edo Frandika; Idawati Idawati
Pena Literasi Vol 3, No 2 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.2.61-69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui (1) bentuk tindak tutur ilokusi; dan (2) jenis tindak tutur ilokusi dalam film pendek “Tilik (2018). Peneliti menggunakan jenis penelitian deskripsi kualitatif dalam penelitian ini. Dialog para tokoh dalam film pendek “Tilik (2018) sebagai sumber data dalam penelitian ini. Film yang digunakan dalam penelitian ini ialah film pendek “Tilik (2018)” yang erat kaitannya dengan budaya dan kebiasaan masyarakat yang ada di Indonesia. Untuk mempermudah pengumpullan data peneliti menggunakan Teknik simak bebas libat cakap dan catat dalam penelitian ini. Peneliti sebagai instrumen penelitian dalam penelitian ini, lalu divalidasikan oleh expert judgment atau dosen lainnya. Metode yang digunakan untuk menganalis atau sebagai pisau analisis dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis. Berdasarkan hasil analisis data yang ditemukan oleh peneliti, dapat disimpulkan menjadi dua.. Pertama, bentuk tindak tutur ilokusi yang didapatkan dalam film pendek “Tilik (2018)” yaitu deklaratif, imperatif, dan interogatif. Data kedua jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan ialah asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif.
Konflik sosial dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral Saleh Fahrudin; Edo Frandika
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14826

Abstract

Sastra merupakan hasil kreasi pengarang yang menggambarkan lingkungan sosial sekeliling dengan menggunakan bahasa yang indah sebagai mediumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik sosial yang ada di dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang ada kemudian dilanjutkan dengan analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral yang diterbitkan pada tahun 2010. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral terdiri atas empat pokok permasalahan, yaitu konflik antarindividu, konflik antarkelompok, konflik antaragama, dan konflik internasional.   Social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral   Abstract: Literature is the creation of the author, which describes the surrounding social environment by using beautiful language as its medium. This study aims to describe the social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral. The method used is descriptive method by describing the facts that are then followed by analysis. The data source in this research is the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral which was published in 2010. The results of the analysis show that the social conflict contained in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral consists of four main issues, namely inter-individual conflict, inter-group conflict, and inter-religious conflict. , and international conflicts.
Tindak Tutur Ekspresif Guru dengan Siswa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Ike Ferawati; Rona Romadianthi; Edo Frandika
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7546

Abstract

Perkembangan kemampuan verbal siswa sekolah dasar masih menjadi perhatian karena rendahnya interaksi lisan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif guru, menganalisis pelaksanaannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, serta mengidentifikasi potensi dampaknya terhadap kemampuan verbal siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian meliputi aktivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VI SDN 2 Merak Batin Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 dengan subjek penelitian guru Bahasa Indonesia dan 22 siswa kelas VI.B. Instrumen penelitian berupa peneliti sebagai instrumen utama yang didukung pedoman observasi partisipatif, pedoman wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, klasifikasi, pengorganisasian, serta interpretasi secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 tindak tutur ekspresif guru yang terdiri atas berterima kasih, memberi selamat, meminta maaf, menyalahkan, memuji, dan berbelasungkawa, dengan bentuk memuji sebagai tuturan yang paling dominan. Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ekspresif berkontribusi terhadap terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, meningkatnya motivasi belajar, serta berkembangnya kemampuan verbal siswa yang ditunjukkan oleh capaian aspek linguistik, aspek ekstralinguistik, dan refleksi hasil belajar siswa. Disimpulkan bahwa tindak tutur ekspresif guru berpotensi menjadi strategi komunikasi pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kemampuan verbal siswa sekolah dasar.