David Akbar Hidayat
Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Semiotika Pesan Dakwah Dalam Film Wahai Asad David Akbar Hidayat
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25325

Abstract

Film Wahai Asad adalah produksi asli buatan orang Indonesia dan menceritakan seorang anak yang Bernama asad. Dalam rumusan masalah yang penulis ambil adalah bagaimana pesan dakwah dalam film wahai asad dan bagaimana analisis semiotika terhadap film wahai asad ini. Jenis peneilitian yang digunakan dalam penilitian adalah kualitatif. Sumber data dalam  penelitian  ini  adalah  Sutradara Film Wahai Asad. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan teknik. Kajian yang secara khusus membahas mengenai tanda dan pesan dakwahnya adalah semiotika atau yang biasa dikenal oleh ilmuwan eropa sebagai kajian semiology. Hal ini dikarenakan masing-masing mode memiliki karateristik yang berbeda dan memiliki tokoh yang berbeda. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: bahwa pesan dawkah pada Film ini mengandung pesan Aqidah, Pesan Syari’ah dan Pesan Ahlaq yang diperlihatkan dalam setiap potongan adegan di setiap Film Wahai Asad Ini. Makna denotasi dalam Film Wahai Asad mengisahkan anak muda bernama asad yang telah kehilangan ayahnya dan diberikan amanah untuk menjadi anak yang berilmu dan memahami islam untuk menggantikan tugas ayahnya menjadi imam di masjid tempat dimana asad tinggal. Makna Konotasi dalam Film Wahai Asad ini pada potongan adegan pada film tersebut tentang menjalani perintah Allah SWT, menjauhi larangan nya, mempelajari Al-Qur’an dengan penuh kesabaran dan ketekunan. Makna Mitos dalam Film Wahai Asad memberikan gambaran bahwa masih banyak pada potongan adengan untuk melakukan perbuatan yang jujur, menggunakan etika yang baik dalam menasehati orang, berani melawan tindakan fitnah yang dilontarkan kepada kita, menjunjung tinggi aqidah, ahlaq, Dan syariah, yang dimana perbuatan tersebut perbuatan yang baik yang membuat kita lebih banyak belajar lagi tentang ilmu islam dan bisa kita terapkan di lingkungan kita.