JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah
Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues

Analisis Semiotika Pesan Dakwah Dalam Film Wahai Asad

David Akbar Hidayat (Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2023

Abstract

Film Wahai Asad adalah produksi asli buatan orang Indonesia dan menceritakan seorang anak yang Bernama asad. Dalam rumusan masalah yang penulis ambil adalah bagaimana pesan dakwah dalam film wahai asad dan bagaimana analisis semiotika terhadap film wahai asad ini. Jenis peneilitian yang digunakan dalam penilitian adalah kualitatif. Sumber data dalam  penelitian  ini  adalah  Sutradara Film Wahai Asad. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi sumber dan teknik. Kajian yang secara khusus membahas mengenai tanda dan pesan dakwahnya adalah semiotika atau yang biasa dikenal oleh ilmuwan eropa sebagai kajian semiology. Hal ini dikarenakan masing-masing mode memiliki karateristik yang berbeda dan memiliki tokoh yang berbeda. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: bahwa pesan dawkah pada Film ini mengandung pesan Aqidah, Pesan Syari’ah dan Pesan Ahlaq yang diperlihatkan dalam setiap potongan adegan di setiap Film Wahai Asad Ini. Makna denotasi dalam Film Wahai Asad mengisahkan anak muda bernama asad yang telah kehilangan ayahnya dan diberikan amanah untuk menjadi anak yang berilmu dan memahami islam untuk menggantikan tugas ayahnya menjadi imam di masjid tempat dimana asad tinggal. Makna Konotasi dalam Film Wahai Asad ini pada potongan adegan pada film tersebut tentang menjalani perintah Allah SWT, menjauhi larangan nya, mempelajari Al-Qur’an dengan penuh kesabaran dan ketekunan. Makna Mitos dalam Film Wahai Asad memberikan gambaran bahwa masih banyak pada potongan adengan untuk melakukan perbuatan yang jujur, menggunakan etika yang baik dalam menasehati orang, berani melawan tindakan fitnah yang dilontarkan kepada kita, menjunjung tinggi aqidah, ahlaq, Dan syariah, yang dimana perbuatan tersebut perbuatan yang baik yang membuat kita lebih banyak belajar lagi tentang ilmu islam dan bisa kita terapkan di lingkungan kita.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

sejarah

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

The journal publishes writings on (1) History Education; (2) History of Education; (3) Social Sciences; (4) Social Sciences Education; (5) Sociology Education; (6) Economi; (7) Social Economi; (8) Law, (9) History of Military; (10) Philosophy of History; (11) Historiography; (12) Humanities; (13) ...