Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PROBLEMATIKA MENGANALISIS WACANA SECARA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAHASISWA FKIP UNA Maulidayah, Rina Hayati; Nisa, Khairun; Atikah Nasution, Wan Nurul
Jurnal Bindo Sastra Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Bindo Sastra Volume 1 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI-A dan VIB prodi bahasa dan sastra Indonesia Universitas Asahan yang mengikuti mata kuliah analisis wacana sebanyak 50 orang. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil tulisan mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Model analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis mahasiswa sebanyak 50 orang adalah 82,34, modus diperoleh 80, median diperoleh 82,5, varians diperoleh 10,51, SD diperoleh 3,24, nilai tertinggi diperoleh 88, dan nilai terendah diperoleh 70. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan hasil wawancara dengan mahasiswa mengenai problematika yang mereka hadapi selama menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual maka dapat disimpulkan problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana, yaitu: (1) kurangnya penguasaan piranti kohesi dan koherensi mahasiswa, (2) pemahaman mahasiswa tentang menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual masih minim, dan (3) kurangnya buku penunjang yang tepat sebagai acuan mahasiswa dalam menganalisis wacana.
PROBLEMATIKA MENGANALISIS WACANA SECARA TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL MAHASISWA FKIP UNA Maulidayah, Rina Hayati; Nisa, Khairun; Atikah Nasution, Wan Nurul
Jurnal Bindo Sastra Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Bindo Sastra Volume 1 Nomer 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jbs.v1i2.750

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi problematika mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI-A dan VIB prodi bahasa dan sastra Indonesia Universitas Asahan yang mengikuti mata kuliah analisis wacana sebanyak 50 orang. Pendekatan penelitian yang digunakan berupa penelitian studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini berupa hasil tulisan mahasiswa dalam menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual. Teknik pengumpulan data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Model analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa nilai rata-rata kemampuan menganalisis mahasiswa sebanyak 50 orang adalah 82,34, modus diperoleh 80, median diperoleh 82,5, varians diperoleh 10,51, SD diperoleh 3,24, nilai tertinggi diperoleh 88, dan nilai terendah diperoleh 70. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dan hasil wawancara dengan mahasiswa mengenai problematika yang mereka hadapi selama menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual maka dapat disimpulkan problematika yang dihadapi mahasiswa dalam menganalisis wacana, yaitu: (1) kurangnya penguasaan piranti kohesi dan koherensi mahasiswa, (2) pemahaman mahasiswa tentang menganalisis wacana secara tekstual dan kontekstual masih minim, dan (3) kurangnya buku penunjang yang tepat sebagai acuan mahasiswa dalam menganalisis wacana.
Effectiveness of Use of Audio-Visual Media for Improving 2021/2022 Kisaran High School Students' Listening Skills in Indonesian Language Education Subjects Atikah Nasution, Wan Nurul; Mapilindo, Mapilindo; Rahmayanti, Sri
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 1 No. 2 (2022): Vol. 1 No. 2 2022
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.649 KB) | DOI: 10.58526/jsret.v1i2.15

Abstract

This research is motivated by the teacher's ineffectiveness in using instructional media and is only based on the accuracy in selecting it for each lesson carried out in class. The aims of the study were, 1) To find out the listening skills of class XI students of SMA N 1 Kisaran, 2) To find out the use of audio-visual media in Indonesian language learning students, class XI SMA N 1 Kisaran 3) To find out the improvement in listening skills of students of class XI SMA N 1 Kisaran in learning Indonesian after using audio-visual media. The research approach uses qualitative methods with Classroom Action Research which consists of three cycles (Pre-Cycle, Cycle 1, Cycle 2). The instruments used were observation sheets, test questions (test and re-test), interview guidelines, and documentation studies. The sample size of the study was 35 students of class XI SMA N 1 Kisaran. The results showed an increase in the average score of the final listening test after receiving treatment on the effectiveness of the use of audiovisual media from each cycle. The results of the study were also taken from the results of the partner teacher's assessment (observer) that the research found good results from pre-cycle to cycle 2 and there was no need to continue research into the next cycle. Teacher creativity in terms of improving learning outcomes needs to be considered in every use of learning media, especially the use of audiovisual media in learning to listen to Indonesian language education subjects.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI Z DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL Atikah Nasution, Wan Nurul; Husna, Ainul; Mizkat, Eva
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i1.3783

Abstract

Abstract: This community service aims to prevent negative impacts that arise due to the development of digital technology by providing counseling to students regarding strengthening character education, which is carried out at SMK Negeri 1 Tinggi Raja. The team in this activity is a team of lecturers and students from the Faculty of Teacher Training and Education, Asahan University, and lecturers from FKIP PGRI Unindra. The method used is the counseling method, namely: providing information and education to the community regarding character education, with the following steps: 1) Problem Identification, 2) Community Service Program Planning, 3) Community Service Program Implementation, 4) Evaluation, 5) Documentation, and 6) Sustainable. With this counseling activity, it provides learning to students in the generation Z category in the form of strengthening character education so that they understand the negative and positive impacts of digital technology which greatly influence their future. Keywords: character education, generation z, digital technology  Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mencegah dampak negatif yang muncul yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi digital dengan memberikan penyuluhan kepada peserta didik mengenai penguatan pendidikan karakter, yang dilaksakan di SMK Negeri 1 Tinggi Raja. Adapun tim dalam kegiatan ini adalah tim dosen dan mahasiswa dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan, serta dosen dari FKIP PGRI Unindra. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan yakni: memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pendidikan karakter, dengan langkah-langkah kegiatan: 1) Identifikasi Masalah, 2) Perencanaan Program Pengabdian, 3) Pelaksanaan Program Pengabdian, 4) Evaluasi, 5) Dokumentasi, dan 6) Berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini memberikan pembelajaran kepada peserta didik kategori generasi Z berupa penguatan pendidikan karakter sehingga memahami dampak negatif dan positif teknologi digital yang sangat berpengaruh untuk masa depannya. Kata Kunci: pendidikan karakter, generasi z, teknologi digital