Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan E-Book IPA Terpadu Berbasis Etnosains Kain Tenun Ikat Parengan Melati Nadhillah Putri; Ana Yuniasti Retno Wulandari; Mochammad Ahied; Mochammad Yasir; Aditya Rakhmawan
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 13, No 1 (2024): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v13i1.77301

Abstract

E-book IPA bebasis etnosains merupakan media pembelajaran hasil inovasi dari perkembangan teknologi, dengan maksud untuk menjadikan pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal menjadi menarik dan mudah dipahami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk dan respons siswa terhadap media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D oleh Thiagarajan. Sampel penelitian sebanyak 34 siswa kelas VII-E SMPM 15 Brondong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Media e-book IPA berbasis etnosains layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan nilai rata-rata validitas pada aspek media sebesar 0,90 dalam kategori sangat valid dengan nilai rata-rata reliabilitas sebesar 99,14% dalam kategori sangat reliabel. Pada aspek materi memperoleh nilai rata-rata validitas sebesr 0,96 dalam kategori sangat valid dan nilai rata-rata  99,61% dalam kategori sangat reliabel. (2) Respons siswa terhadap e-book IPA sangat baik dengan nilai rata-rata pada uji coba skala kecil dan skala besar sebesar 84,20% dan 86,20% dalam kategori sangat baik, menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik untuk membaca e-book IPA berbasisi etnosains.Ethnoscience-based Science E-books are learning media, as a result of innovation from technological developments, to make science learning simple and interesting, and easy for students. The development design was 4D for Thiagarajan. This research aims to determine the feasibility of learning media, and students responses to learning media. The media trials were conducted on 34 students in classes VII-E at SMPM 15 Brondong. The result showed that: (1) Science E-book media were suitable for use as a learning medium with an average validity result of 0.90 in the media aspect in the very valid category and an average media reliability result of  99.14% in the reliable category. The average validity result on the material aspect was 0.96 in the very valid category, with an average media reliability result of 99.61% in the reliable category, (2) The average readability result for the small group were 84.20% in the high-interest category. The average readability result in the big group was 86.20% in the high-interest category, indicating that student are very interested in reading the Ethnoscience-based Science E-books.
PENGEMBANGAN MEDIA WEB MOBILE LEARNING BERBASIS ETNOSAINS PADA MATERI KONDUKTIVITAS Dewi Suryani; Rahmad Fajar Sidik; Wiwin Puspita Hadi; Mochammad Yasir; Maria Chandra Sutarja
INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA Vol 12, No 1 (2023): INKUIRI: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Magister Pendidikan Sains Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/inkuiri.v12i1.64060

Abstract

Pembelajaran IPA dengan berpendekatan etnosains masih jarang diterapkan karena kurang maksimal dalam mengeksplorasi dalam mengintegrasikan materi IPA dalam sains ilmiah. Siswa cenderung kurang menyukai belajar IPA yang berkaitan dengan rumus perhitungan serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang berbasis etnosains. Solusi yang dapat diberikan adalah dengan mengembangkan media web mobile learning berbasis etnosains pada materi konduktivitas. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan respons siswa terhadap media. Pengembangan ini merupakan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Kamal kelas VII-A dengan 28 siswa pada semester genap tahun ajaran 2021-2022. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket validasi ahli media, ahli materi, guru IPA, serta respons siswa terhadap media. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) pengembangan media web mobile learning berbasis etnosains pada materi konduktivitas SMP layak digunakan dengan persentase dari ahli media 89.18% dan reliabilitas 93.76%, ahli materi memberikan penilaian dengan kategori layak digunakan dengan skor rata-rata 87.29% dan reliabilitas 95.41%. (2) Respons siswa dengan nilai rata-rata 88.19% dengan kategori sangat baik.Science learning with an ethnoscience approach is still rarely applied because it is not optimal in exploring and integrating science material in scientific science. Student tend not to like learning science related to calculation formulas and the lack of use of ethnoscience-based learning media. The solution that can be given is to develop an ethnoscience-based web mobile learning media on the conductivity material.The purpose of this development is to know the advisability, and responses of student to web mobile learning media. The development is developed by using ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The research was conducted in SMP Negeri 2 Kamal with a sample of 28 students of class VII-A in the even semester of academic year 2021-2022. Data collection techniques using questionnaires are media expert validation questionnaires, material expert validation, science teacher validation, and student responses to the media. Based on the results of the study concluded that : (1) Development of ethnoscience-based mobile learning web mobile learning media on conductivity material for junior high schools is suitable for use with a percentage of media experts 89.18% and reliability 93.76%, material experts provide an assessment with a suitable category for use with an average score 87.29% and reliability 95.41%. (2) Student responses with an average of 88.19% with a very good category.