Akhmad Zubaidi
Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Partisipasi dan Antusiasme Petani pada Demplot Pengelolaan Tanah Tegakan Kelapa di Desa Mumbul Sari Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara NTB Wayan Wangiyana; I Ketut Ngawit; Akhmad Zubaidi; Novita Hidayatun Nufus
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v4i1.102

Abstract

Pengendalian gulma pada perkebunan kelapa dilakukan secara kimia dengan herbisida dan mekanis menggunakan sabit dan parang. Pengendalian cara ini tidak efektif karena membutuhkan tenaga kerja banyak dan dampak residu herbisida. Pengendalian kultur teknis, dengan pengelolaan tanah tegakan kelapa secara intensif melalui penerapan sistem pola tanam siklus dan seri lebih menguntungkan. Mengingat, di lokasi kegiatan tersedia fasilitas irigasi air tanah dengan semur bor, sehingga penanaman dapat dilakukan tanpa menunggu musim hujan tiba. Sehubungan dengan masalah itu, maka telah dilaksanakan demplot aplikasi model usahatani ekologis terpadu pada tanah tegakan kelapa. Pelaksanaan kegiatan demplot berlangsung dengan lancar, tertib, aman dan menyenagkan. Rata-rata tingkat partisipasi dan antusiasme peserta kegiatan demplot termasuk kategori tinggi dengan nilai partisipasi 75,0 % dan antusiasme 80,75 %. Demplot penanaman kacang panjang, buncis, bayam dan cabe rawit cukup berhasil. Karena hasil yang diperoleh signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan yang diusahakan secara konvensional. Pengelolaan yang intensif beberapa tanaman semusim pada tanah tegakan kelapa, berpengaruh terhadap semakin membaiknya pertumbuhan dan hasil tanaman kelapa. Setelah penerapan sistem usahatani ekologis terpadu dengan penanaman tanaman semusim dengan pola tanam siklus dan seri, pertumbuhan dan hasil kelapa mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu dengan jumlah daun rata-rata 8,46 – 10,42 tandan pohon-1, dan jumlah buah rata-rata 28,53 – 30,33 butir pohon-1 bulan-1.
Uji Daya Hasil Beberapa Genotip Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor. L Moench) Di Lahan Kering Lombok Utara Arif Rahman; Dwi Ratna Anugrahwati; Akhmad Zubaidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v1i2.1448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi daya hasil dari 10 genotip tanaman sorgum Nasional dan Lokal guna mendapatkan genotip tanaman sorgum yang memiliki daya hasil yang tinggi di lahan kering Lombok Utara. Percobaan ini telah dilakukan pada bulan Juni 2021-September 2021 di Dusun Papak, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Metode yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor tunggal yaitu genotip sorgum dengan 10 perlakuan, dalam 3 kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Analisis Keragaman (Analisis of variance) dan Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5% untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Hasil pengamatan diperoleh Karakter pertumbuhan sorgum berbeda-beda pada setiap varietas yang diuji. Hasil ANOVA dan Uji lanjut karakter yang menunjukkan beda nyata terdapat pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, umur berbunga, diameter batang, bobot berangkasan kering, panjang malai, bobot biji per malai, jumlah biji per malai, bobot 1000 biji, dan hasil, tetapi jumlah daun dan panjang daun tidak menunjukkan beda nyata. Varietas sorgum yang menunjukkan hasil tertinggi adalah berturut-turut varietas Nasional Numbu (8,22 ton/ha), Bioguma (7,49 ton/ha), Super Agritan (6,3 ton) dan varitas Lokal Gando Bura (6,7 ton/ha) sedangkan hasil terendah didapatkan pada varietas Lokal Lombok Timur (2,57 ton/ha). Nilai heritabilitas dan koefisien keragaman genetik yang memiliki nilai tertinggi terhadap karakter yang diamati terdapat tinggi tanaman, bobot malai, panjang malai, bobot biji, dan hasil ton/ha.