Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HAMBATAN ADMINISTRATIF DAN OPERASIONAL DARI ADOPSI TEKNOLOGI CETAK 3D PADA SEKTOR UMKM Didit Darmawan; Ahmad Rafi Faisal Izyan; Panji Prima Rosuli; Mochamad Saleh; Syaiful Anwar
Jurnal SainTekA Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal SainTekA
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/sainteka.v7i2.2421

Abstract

Manufaktur aditif atau pencetakan 3D menawarkan peluang bagi usaha kecil dan menengah (UKM) dalam produksi skala kecil dan kustomisasi massal. Namun, tingkat adopsi di kalangan UKM di negara-negara berkembang masih rendah. Studi literatur kualitatif ini mengkaji hambatan administratif dan operasional yang membatasi penerapan teknologi pencetakan 3D oleh UKM. Hambatan administratif meliputi ketidakhadiran standar produk, prosedur impor yang rumit untuk mesin dan bahan baku, serta perlindungan hak kekayaan intelektual yang lemah untuk file desain digital. Hambatan operasional mencakup kekurangan tenaga kerja terampil, pasokan bahan baku yang sulit, biaya pemeliharaan yang tinggi, ketidakcocokan kapasitas produksi, pengetahuan yang terbatas tentang optimasi desain, dan akses yang terbatas ke platform e-commerce. Kendala keuangan dan ketimpangan geografis semakin memperparah masalah-masalah ini. Model kebijakan yang berhasil dari Jerman dan Singapura memberikan pelajaran untuk perancangan intervensi. Pendekatan terkoordinasi antar kementerian diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang saling terkait ini.
Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pemberian Sembako dan Makanan Siap Saji Warga Desa Kepuhkiriman, Waru, Sidoarjo Syaiful Anwar; Siti Nur Saniya; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan; Subiyono Subiyono
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2060

Abstract

Community Service activities (PkM) are driven by the issues of economic vulnerability and food insecurity faced by some residents in Kepuhkiriman Village, Waru, Sidoarjo. The aim is to assist residents through direct distribution of basic necessities and ready-to-eat meals, as well as to instill social awareness in students of Sunan Giri University Surabaya. The implementation method uses a participatory Asset-Based Community Development (ABCD) approach, where beneficiaries are identified by exploring local assets such as residents' social networks. The activities demonstrate the targeted distribution of aid to the elderly and underprivileged families. In-depth discussions reveal that the participatory application of ABCD has shifted the aid paradigm from merely charitable assistance to an empowerment partnership. With this method, social solidarity and the principle of togetherness within the community are successfully strengthened. The ABCD approach not only ensures that assistance is charitable, but also reinforces the bonds of togetherness, solidarity, and community self-reliance. This activity successfully achieves its short-term goals of easing the burden of the aid recipients' lives and shaping a character of social concern.