p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SIGMA TEKNIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN TEORI GENIUS LOCI/SPIRIT OF PLACE MELALUI DIMENSI FILSAFAT ILMU Indri Astuti Maulana
SIGMA TEKNIKA Vol 6, No 1 (2023): SIGMATEKNIKA, VOL. 6, N0. 1, JUNI 2023
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v6i1.5149

Abstract

Genius loci dengan kata lain “spirit of place” atau roh/jiwa dari tempat adalah salah satu konsep teori yang digagas oleh Norberg Schulz. Maknanya adalah tempat tidak hanya sekedar sebuah lokasi, karena setiap tempat memiliki spirit/jiwa. Munculnya sebuah gagasan pastilah telah melalui pemikiran yang matang dan ilmiah, sehingga teori tersebut dapat diterima. Dalam filsafat ilmu, ada tiga sudut pandang untuk melihat keilmuan, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
PERANCANGAN RUSUNAMI DI KOTA BATAM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Ari Prayogo; Laras Mitra P; Indri Astuti Maulana; Kezia Eka Dewi
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.5709

Abstract

Kota Batam memiliki populasi 1.196.396 jiwa yang tersebar di 12 kecamatan dan 64 kelurahan. Kegiatan ekspor- import memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi dalam suatu wilayah . Adanya pengembangan KPBPB ini memunculkan potensi terjadinya peningkatan jumlah penduduk terus meningkat di Kota Batam, permintaan hunian dan lahan terus meningkat. Maka dari itu dibutuhkan Rumah Susun Milik (Rusunami) di Batam yang dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat berpenghasilan menengah untuk dapat mencapai lokasi tujuan dengan kemudahan akses transportasi umum yang memadai sehingga pembangunan perumahan horizontal di Kota Batam semakin berkurang, tingkat kemacetan karena penggunaan kendaraan pribadi menurun tajam dan keinginan untuk dapat memiliki rumah di dalam Kota Batam dapat terwujud. Penulis menguraikan secara garis besar langkah-langkah untuk menganalisis data dalam perancangan Rusunami dengan penerapan tata guna lahan sebagai berikut : Tata guna lahan dan bangunan : Peruntukan lahan, batas-batas lahan, potensi tapak/lokasi, Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Garis Sempadan Bangunan (GSB), dan ketinggian bangunan. Fasilitas penunjang :Adanya Fasilitas sosial di dalam lahan, Adanya Fasilitas sosial di luar lahan, Adanya Fasilitas umum di dalam lahan, Adanya Fasilitas umum di luar lahan.Sirkulasi dan Parkiran :Pedestarian, tempat transit, akses transportasi, tempat parkir. Ruang terbuka: Ruang terbuka untuk sirkulasi, Ruang terbuka untuk penghijauan/ taman Arsitektur Bioklimatik adalah konsep arsitektur dengan pendekatan desain yang menekankan konteks terhadap kondisi iklim dan cuaca setempat (relation to climate of the place), dengan memanfaatkan potensi dan mengantisipasikan kendala iklim dan cuaca tersebut, agar diperoleh penghematan energi operasional bangunan (energy saving / conservation energy) dalam memperoleh kenyamanan termal (Thermal Comfort ) sekaligus kenyamanan visual (Visual Comfort), melalui teknik pasif dan hemat energi (passive and low energy technique).
PERANCANGAN PUSAT UMKM KREATIF DENGAN PENEKANAN INTEGRASI WISATA DAN EDUKASI DI KOTA BATAM Satriyo Prasetyo Utomo; Rahmad Kurniawan; Indri Astuti Maulana
SIGMA TEKNIKA Vol 4, No 2 (2021): SIGMATEKNIKA, VOL. 4, N0. 2, NOVEMBER 2021
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v4i2.5710

Abstract

Pandemi covid-19 membawa dampak yang luar biasa bagi perekonomian. Beberapa negara di dunia bahkan mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia sendiri pandemi ini membuat berbagai sektor terbengkalai dan membuat masyarakat kehilangan mata pencahariannya. Daerah yang paling merasakan dampak ini yaitu daerah yang menjadi destinasi wisata atau daerah yang sering menjadi persinggahan turis mancanegara, salah satunya Batam. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan pusat UMKM kreatif di Batam dengan penekanan integrasi wisata dan edukasi yang dapat menjadi sarana pengembangan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Pusat UMKM kreatif di Batam dirancang dengan menganalisa data dari berbagai kondisi yang ada. Data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu data lokasi, iklim, pancaindra, sirkulasi kawasan dan site, potensi site, dan juga permasalahan site. Hasil dari analisa data tersebut dipadukan dengan peratutan-peraturan dan juga kaidah-kaidah arsitektur yang berlaku. Pusat UMKM kreatif dirancang dengan mengusung konsep third place agar dapat dikunjungi oleh siapapun tanpa membeda- bedakan kelompok tertentu. Hasil rancangan pusat UMKM berlokasi di Jalan Engku Putri Utara dan berada di antara Mal Pelayanan Publik, Pelabuhan Ferry Batam Centre, dan Mega Mal Batam Centre, sehingga membuat kawasan ini ramai dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Gedung pusat UMKM kreatif terdiri dari beberapa segmen gedung dalam satu atap dan di bagian tengahnya terdapat area terbuka hijau. Segmen-segmen tersebut terdiri dari berbagai macam ruangan sesuai dengan fungsinya. Di sisi utara gedung dibuat area terbuka hijau yang langsung menghadap Laut Ocarina agar konsep third place lebih terasa.
PERANCANGAN COMMUNITY & YOUTH CENTER DI BATAM DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGIS Mas Afuw Madani; Supriyanto Supriyanto; Indri Astuti Maulana
SIGMA TEKNIKA Vol 5, No 2 (2022): SIGMATEKNIKA, VOL. 5, N0. 2, NOVEMBER 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v5i2.5712

Abstract

Perkembangan Kota Batam yang semakin pesat baik dari segi penduduk maupun kemajuan industri, menimbulkan kebutuhan akan fasilitas publik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat kota. Pertumbuhan jumlah tempat berkumpul yang hanya dikhususkan untuk komunitas atau kalangan tertentu kemudian menimbulkan masalah baru, yaitu tidak adanya fasilitas umum yang dapat digunakan oleh berbagai kalangan untuk dapat berkumpul melakukan kegiatan seperti edukasi, rekreasi, olahraga, dan kegiatan lain yang dapat dilakukan dalam satu tempat dan terbuka untuk umum. Salah satu kawasan yang memiliki potensi menjadi pusat kegiatan masyarakat berbagai kalangan adalah kawasan Teluk Tering. Hal ini tentu berdampak positif bagi komunitas masyarakat di sekitar Kawasan. Namun, kondisi eksisting site di kawasan Batam saat ini belum tertata dengan rapi dan merespon lingkungan sekitar dengan baik. Adapun metode yang digunakan untuk mencapai tujuan desain Community & Youth Center di Batam yakni dengan pendekatan Arsitektur Ekologis yang dapat mengatasi permasalahan lingkungan di sekitar kawasan, sehingga terjalin fungsi pusat kegiatan masyarakat tanpa merusak lingkungan, melainkan sumber daya alam yang ada dimanfaatkan dengan baik.