Hasyim Asy’ari
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kepengikutan Guru Terhadap Kepala sekolah dan peranan Kepala Sekolah dalam memberikan motivasinya di SDN Sudimara 13 Nenden Dalfa Zakiyah Saniyah; Tri Ariqoh Kholisah; Siti Fatikhatus Sya’adah; Hasyim Asy’ari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepengikutan guru terhadap kepala sekolah adalah faktor penting dalam mencapai lingkungan pendidikan yang harmonis dan produktif di sekolah. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap peran kepala sekolah dalam memberikan motivasi kepada guru-guru di SDN Sudimara 13. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan kepala sekolah dan guru-guru serta observasi langsung di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan penting dalam memberikan motivasi kepada guru-guru dengan berbagai pendekatan dan strategi. Motivasi yang diberikan oleh kepala sekolah mencakup motivasi intrinsik dan ekstrinsik, serta pemberian penghargaan dan dukungan yang memadai. Dalam artikel ini, kami juga membahas faktor-faktor yang dapat meningkatkan Kepengikutan guru terhadap kepala sekolah, seperti komunikasi yang efektif, kepemimpinan yang inspiratif, dan keadilan organisasional. Dengan adanya kepala sekolah yang mampu memberikan motivasi yang tepat kepada guru-guru, diharapkan akan tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas di SDN Sudimara 13.
PERANAN UTAMA PERILAKU KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hasyim Asy’ari; Jihan Zalika Rachman; Nur Salilah; Selvi Selvi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 3 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i3.492-504

Abstract

Perilaku kepemimpinan sangat dibutuhkan dalam setiap organisasi terutama pada sekolah. Sekolah memiliki peran utama dalam membentuk perilaku serta adab yang baik bagi setiap peran di dalamnya seperti kepala sekolah, guru dan juga siswa. Maka dari itu, konsep perilaku kepemimpinan harus ditanamkan sebagai cara seorang pemimpin untuk memimpin sebuah pendidikan, antara kepala sekolah memimpin guru dan siswa, guru memimpin para siswa, kemudian siswa memimpin siswa lain maupun individunya sendiri. Kepemimpinan pendidikan yang tercermin pada Sekolah Menengah Kejuruan memiliki perbedaan tersendiri dengan sekolah-sekolah menengah atas lainnya. Pemimpin sendiri  mempunyai  tanggung  jawab yang penting,  baik  secara  fisik  maupun spiritual  terhadap  keberhasilan  aktivitas  kerja  dari  yang  dipimpin, Maka, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan perilaku kepemimpinan di dalam organisasi sekolah kejuruan dalam prinsip kepemimpinan pendidikan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan cara wawancara yang mendalam kepada kepala sekolah, guru, serta siswa. Hasil dari penelitian kami menunjukkan bagaimana perilaku sosial yang perlu diterapkan dalam setiap individu untuk memimpin organisasi.
Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi di SMK Informatika Prima Unggul Tangerang Selatan Indra Wahyuni Firli Fangestu; Amelia Ayu Wanda; Hasyim Asy’ari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Total Quality Management (TQM) dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi di SMK Informatika Prima Unggul serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang mempengaruhi efektivitas penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, perwakilan 2 guru, dan 1 staf manajemen sekolah yang terlibat dalam pengembangan kurikulum berbasis kompetensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TQM sudah cukup efektif, dengan fokus pada pengembangan keterampilan siswa yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Hambatan utama meliputi kurangnya pemahaman terhadap konsep TQM dan evaluasi kompetensi siswa yang masih kurang optimal. Studi ini menegaskan pentingnya pelatihan guru, evaluasi sistematis, dan pendekatan berbasis data untuk mendukung keberhasilan implementasi TQM.