Gabriel Dhandi
Sekolah Tinggi Teologi Moriah Tangerang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kontekstualisasi Pendidikan Agama Kristen Melalui Falsafah Suku Dayak Kanayatn Gabriel Dhandi; Yusak Tanasyah; Sutrisno Sutrisno
Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol 6, No 2 (2023): 15 Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34081/fidei.v6i2.472

Abstract

Berbagai macam pengaruh buruk yang masuk untuk mempengaruhi generasi muda suku Dayak Kanayatn itu sudah tidak dapat dihentikan lagi oleh siapapun. Karena setiap orang, baik tua maupun muda itu sudah memakai Handphone dan telah menggunakan semua platform media sosial seperti Youtube, Tiktok, Instagram, Facebook dan sebagainya. Jika pengaruh buruk telah mempengaruhi generasi muda suku Dayak Kanayatn di Kalimantan Barat, maka nilai-nilai seperti toleransi, cinta budaya, cinta Tuhan dan sebagainya akan hilang dengan sendirinya. Suku Dayak memiliki budaya dan spiritual yang kuat, sehingga tujuan penelitian ini untuk menggambarkan nilai-nilai Kristiani yang tertuang dalam falsafah Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata. Juga, menawarkan suatu bentuk pendidikan Kristen yang dapat menyentuh dimensi kehidupan sosial masyarakat suku Dayak Kanayatn terutama dimensi kehidupan generasi mudanya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan ditulis secara deskriptif untuk mengkaji tentang nilai-nilai dalam falsafah suku Dayak, kemudian disesuaikan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan Kristen. Disinilah penulis mulai mengkonstruksikan dan menyandingkan antara nilai-nilai pendidikan Kristen dengan nilai-nilai yang tertuang dalam falsafah suku Dayak Kanayatn. Ditemukan bahwa falsafah suku Dayak Kanayatn dapat dijadikan sebagai instrument kontekstualisasi pendidikan Kristen di Kalimantan Barat.
Tantangan Pendidikan Kristen di Tengah Kehadiran Gereja dan Solusinya Bagi Sekolah Menengah Atas Gabriel Dhandi; Yusak Tanasyah; Sutrisno
Skenoo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55649/skenoo.v3i1.51

Abstract

Kehadiran gereja yang beragam di Indonesia merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi orang percaya. Tetapi hal ini juga dapat menjadi suatu kendala atau tantangan bagi pendidikan Kristen di sekolah. Salah satu pertanyaan perihal doktrinal, aliran sinode mana yang digunakan dalam pendidikan Kristen di sekolah? Bentuk liturgi mana yang akan dipakai saat mengajar pendidikan Kristen di sekolah? Dari sudut pola pengajaran, pola mana yang dipakai? Pola vertikal (evangelical church) atau pola horizontal (ekumenical church)? Karena itu tujuan dari penelitian ini disusun untuk menunjukkan solusi bagi pendidikan Kristen yaitu untuk mencapai tujuan dasar dari pendidikan Kristen tetap berjalan dan tercapai, sekalipun berada di tengah-tengah doktrin dan aliran gereja yang beragam. Metode kualitatif dengan pendekatan literature research, digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan yang didapatkan, pelaksanaan pendidikan Kristen di sekolah harus dengan tujuan dan motivasi yang benar, bersifat terbuka, dapat menerima semua perbedaan  dan keanekaragaman gereja agar tercapai kesatuan dan keesaan gereja di Indonesia.
Penerapan Teori Donald S. Whitney Dalam Pembinaan Spritualitas Remaja Kristen di PPA GBT Kristus Ajaib Tulungagung Gabriel Dhandi; Sutrisno Sutrisno; Yusak Tanasyah
Coram Mundo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 5 No. 1 (2023): Coram Mundo : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/corammundo.v5i1.131

Abstract

Based on the results of a survey which shows that Christian youths view church and spiritual activities as no longer attractive, such as prayer, worship, quiet time, reading the Bible and other spiritual activities. This causes Christian youth to experience an identity crisis, moral degradation and is easily influenced by today's juvenile delinquency. Even though they are important assets for the church, nation and state. This also happens to Christian youth at PPA GBT Kristus Ajaib Tulungagung and the reason is because they do not have a good spiritual life and even underestimate their spiritual development. This study used a qualitative field method with an observation and direct observation approach. So that the results of direct observation and observation can describe about attainment an overview of the research objectives, namely to provide a series and presentation of authentic data on the implementation of the application of Christian youth spirituality development at PPA GBT Kristus Ajaib Tulungagung using Donald S. Whitney's theory of Spirituality Development.