Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI DAN TANTANGAN PELESTARIAN MANUSKRIP DI PERPUSTAKAAN RUMOH MANUSKRIP ACEH Nurul Rahmi; Nataca Aprida
Shaut Al-Maktabah : Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Vol. 15 No. 1 (2023): Shaut al-Maktabah
Publisher : Program Studi Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/shaut.v15i1.998

Abstract

Preservation is a process or way of protection and damage. This research was conducted at the Aceh Manuscript Rumoh Library (PRMA). This study aims to determine the strategies and challenges of preserving manuscripts in the Aceh manuscript house library. The research method used is descriptive qualitative research. Data collection techniques used by observation, interviews, and documentation. Researchers conducted interviews with one librarian who manages PRMA. The results of the study found that the preservation was carried out by PRMA by carrying out physical preservation and content preservation. Preservation of manuscripts is carried out by carrying out maintenance, conservation and restoration. Damage to manuscripts is caused by damage factors such as biological factors, physical factors, chemical factors, humans, and natural disasters. The strategy undertaken by PRMA is to continue to improve room cleanliness, provide equipment, facilities, and also attend seminars or training for library managers. The challenge for PRMA in carrying out conservation is the constraints on facilities, tools, and materials. Not all librarians are experts at preserving, so libraries need to recruit employees who are capable of preserving it so that the treasures can be enjoyed and used for a long time. Digitalization or media transfer is also a challenge for libraries. By transferring media, the information contained in the manuscript can be used and the value of the information is maintained.
DIGITALISASI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN NASKAH KUNO PADA PERPUSTAKAAN RUMOH MANUSKRIP ACEH Nurul Rahmi; Aslam Nur
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No. 2 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i2.33643

Abstract

Keberadaan naskah kuno yang tersebar di seluruh Indonesia Sebagian besar masih disimpan oleh Masyarakat dan belum mendapatkan perlindungan, perwatan, pelestarian. Untuk menjaga agar naskah tersebut tetap dapat digunakan dalam jangka Panjang maka dilakukanlah kegiatan digitalisasi sebagai upaya pelestarian naskah kuno. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh Perpustakaan Rumoh Manuskrip dalam melakukan pelestarian naskah kuno. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelestarian dilakukan dengan tiga tahap: Pra-digitalisasi (penelusuran, seleksi, katalogisasi, klasifikasi), Digitalisasi (pengambilan data, verifikasi, editing, konversi), dan pasca-digitalisasi (penyimpanan dan distribusi data secara offline maupun online). Temuan penting dari penelitan ini menunjukkan bahwa digitalisasi tidak hanya berfungsi sebagai perubahan bentuk konversi tetapi juga mengubah naskah kuno menjadi komponen aktif ruang public digital. Dengan memindahkan akses naskah dari ruang privat ke ruang public digital. Perpustakaan Rumoh Manuskrip Aceh berperan sebagai fasilitator demokratisi pengetahuan loka;. Digitalisasi menjadi strategi pelestarian sekaligus memperluas fungsi sosial naskah kuno sebagai sumber belajar, identitas budaya, dan akademik. Adapun kendala yang dihadapi Perpustakaan Rumoh Manuskrip Aceh dalam upaya pelestarian naskah kuno meliputi: kondisi fisik naskah, sumber daya manusia (SDM) dan anggaran.