p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Widyaparwa
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANAH SUMBER METAFORA COVID-19 DI HARIAN KOMPAS Poetri Mardiana Sasti; NFN Asropah; Nazla Maharani Umaya
Widyaparwa Vol 51, No 1 (2023)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/wdprw.v51i1.1318

Abstract

The expression of metaphor was often applied by journalists in reporting events, particularly Kompas Daily. In reporting Covid-19, Kompas journalists frequently use it, whether we realized it or not. This research was intriguing to observe since Kompas used numerous metaphorical expressions in reporting Covid-19 from Kompas journalist point of view. This paper aims to describe the source domain for metaphorical expressions on reporting Covid-19 in Kompas Daily. The data were the metaphorical expression in reporting Covid-19 based on Kompas report text from December 2021 to February 2022. The data provided by documentation and followed with note-taking. The analysis method used the equivalent data by sorting out the determining elements and equating comparative relations. In this research, seven source domains were founded as metaphorical expressions for Covid-19 in Kompas daily, namely human, animal, events or natural phenomena, war, diseases, colors, and travel.Ungkapan-ungkapan metafora sering digunakan oleh jurnalis dalam memberitakan suatu peristiwa termasuk jurnalis harian Kompas. Dalam memberitakan Covid-19 jurnalis harian Kompas sering menggunakan ungkapan-ungkapan metafora. Kajian metafora Covid-19 di harian Kompas menarik untuk diteliti karena cara pandang jurnalis Kompas terhadap pandemi Covid-19 dapat diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ranah sumber ungkapan metafora Covid-19 di ha-rian Kompas. Data pada penelitian ini adalah ungkapan-ungkapan metafora dalam pemberitaan Covid-19. Sumber data penelitian ini adalah teks berita pandemi Covid-19 di harian Kompas periode Desember 2021 s.d. Februari 2022. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi diikuti dengan teknik catat. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu dan hubung banding menyamakan. Dalam penelitian ini ditemukan tujuh kelompok ranah sumber ungkapan metafora Covid-19 yang digunakan di harian Kompas, yaitu (1) manusia, (2) binatang, (3) peristiwa/fenomena alam, (4) peperangan, (5) penyakit, (6) warna, dan (7) perjalanan.
NOMINA PEREMPUAN DI MEDIA MASSA DIGITAL: ANALISIS PROSODI SEMANTIS Umi Farida; NFN Asropah; Nazla Maharani Umaya
Widyaparwa Vol 51, No 1 (2023)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/wdprw.v51i1.1317

Abstract

Research on the semantic prosody of women's nouns in digital mass media can be a basis for observing how women are interpreted and discussed in digital mass media. This study aims to reveal the emergence of female nouns together with their environment that builds meaning in related sentences. Therefore, this research is concerned with the study of meaning and the principles governing the relationship between sentences or words and their meanings. A suitable approach in this study is a qualitative approach. The data sources for this research are news articles in digital mass media, namely Detik.com, Tribunnews.com, Sindonews.com, Okezone.com and Nova.grid.id at January—December 2022. The collected data are documented in the form of a txt file and processed with the Antconc 3.5.8 corpus processing application. The results of the study show that the female nouns used in digital mass media include perempuan, wanita, hawa, ibu, dara, cewek, putri, perawan, gadis, istri, and bini. Each of these nouns raises different collocations and semantic preferences so that they have different semantic prosodies.Penelitian mengenai prosodi semantis nomina perempuan dalam media massa digital ini dapat menjadi landasan untuk mengamati bagaimana perempuan dimaknai dan diwacanakan dalam media massa digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemunculan nomina perempuan bersama dengan lingkungannya yang membangun makna dalam kalimat-kalimat yang terkait. Oleh karena itu, penelitian ini berkaitan dengan kajian terhadap makna dan prinsip-prinsip yang mengatur hubungan antara kalimat atau kata dan maknanya. Pendekatan yang cocok dalam mengkaji makna adalah pendekatan kualitatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah artikel berita di media massa digital, yakni Detik.com, Tribunnews.com, Sindonews.com, Okezone.com dan Nova.grid.id periode Januari—Desember 2022. Data yang terkumpul didokumentasikan dalam bentuk file txt. dan diolah dengan aplikasi pengolah korpus Antconc 3.5.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nomina-nomina perempuan yang digunakan dalam media massa digital tersebut antara lain, perempuan, wanita, hawa, ibu, dara, cewek, putri, perawan, gadis, istri, dan bini. Masing-masing nomina tersebut memunculkan kolokasi dan preferensi semantis yang berbeda sehingga memiliki prosodi semantis yang berbeda-beda.