Research on the semantic prosody of women's nouns in digital mass media can be a basis for observing how women are interpreted and discussed in digital mass media. This study aims to reveal the emergence of female nouns together with their environment that builds meaning in related sentences. Therefore, this research is concerned with the study of meaning and the principles governing the relationship between sentences or words and their meanings. A suitable approach in this study is a qualitative approach. The data sources for this research are news articles in digital mass media, namely Detik.com, Tribunnews.com, Sindonews.com, Okezone.com and Nova.grid.id at January—December 2022. The collected data are documented in the form of a txt file and processed with the Antconc 3.5.8 corpus processing application. The results of the study show that the female nouns used in digital mass media include perempuan, wanita, hawa, ibu, dara, cewek, putri, perawan, gadis, istri, and bini. Each of these nouns raises different collocations and semantic preferences so that they have different semantic prosodies.Penelitian mengenai prosodi semantis nomina perempuan dalam media massa digital ini dapat menjadi landasan untuk mengamati bagaimana perempuan dimaknai dan diwacanakan dalam media massa digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kemunculan nomina perempuan bersama dengan lingkungannya yang membangun makna dalam kalimat-kalimat yang terkait. Oleh karena itu, penelitian ini berkaitan dengan kajian terhadap makna dan prinsip-prinsip yang mengatur hubungan antara kalimat atau kata dan maknanya. Pendekatan yang cocok dalam mengkaji makna adalah pendekatan kualitatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah artikel berita di media massa digital, yakni Detik.com, Tribunnews.com, Sindonews.com, Okezone.com dan Nova.grid.id periode Januari—Desember 2022. Data yang terkumpul didokumentasikan dalam bentuk file txt. dan diolah dengan aplikasi pengolah korpus Antconc 3.5.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nomina-nomina perempuan yang digunakan dalam media massa digital tersebut antara lain, perempuan, wanita, hawa, ibu, dara, cewek, putri, perawan, gadis, istri, dan bini. Masing-masing nomina tersebut memunculkan kolokasi dan preferensi semantis yang berbeda sehingga memiliki prosodi semantis yang berbeda-beda.