Alfonsus Krismiyanto
Sekolah Tinggi Pastoral Yayasan Institut Pastoral Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MEMBANGUN HARMONI DAN DIALOG ANTAR AGAMA DALAM MASYARAKAT MULTIKULTURAL Alfonsus Krismiyanto; Rosalia Ina Kii
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18822

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya membangun harmoni dan dialog antar agama dalam masyarakat multikultural, dengan fokus pada konteks Indonesia. Masyarakat yang terdiri dari berbagai agama dan kepercayaan menawarkan peluang untuk memperkaya pemahaman, meningkatkan toleransi, dan membangun kerjasama yang saling menguntungkan. Namun, perbedaan agama juga dapat menjadi sumber ketegangan dan konflik. Artikel ini menyoroti pentingnya pluralisme agama, komunikasi antar budaya, toleransi agama, dan dialog antar agama sebagai sarana untuk mencapai pemahaman, saling menghormati, dan kerjasama di tengah masyarakat multikultural. Dokumen "Nostra Aetate" dari Gereja Katolik juga disebutkan sebagai contoh komitmen terhadap dialog antar agama. Penting untuk memahami bahwa multikulturalisme bukan hanya wacana, tetapi juga ideologi yang harus diperjuangkan untuk menciptakan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan kaya akan keragaman agama dan budaya.
Meningkatkan Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi pada Hari Minggu dalam Suasana Pandemi Covid-19 Antonius Usboko; Alfonsus Krismiyanto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 6 (2022): Juni
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.31 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i6.1234

Abstract

Virus Corona atau wabah Covid-19 merupakan bencana yang mengancam beragam sendi kehidupan manusia. Munculnya Covid-19 meruntuhkan logika dan kesombongan rasionalitas manusia. Bencana ini menyisir masa depan seluruh harapan manusia. pDalam keadaan ini agama membentuk ketergantungan manusia pada dimensi keilahian, terutama pada saat manusia mengalami bencana yang amat mengerikan dan menutup pintu rasionalitasnya. Oleh karena itu, bagaimana eksistensi agama bagi manusia ketika menghadapi musibah Covid-19 dan bagaimana implementasi perwujudan kesadaran teologis keberagamaan manusia dalam mencari jawaban atas nilai-nilai keberagamaan yang esensial pada saat menghadapi musibah Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi sebelum Pandemi Covid-19, Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi dalam suasana Pandemi Covid-19; Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan Partisipasi Umat dalam Mengikuti Perayaan Ekaristi dalam Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan Studi Kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran angket. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah Skala Likert.
Pentingnya Pastoral Liturgi bagi Umat Paroki Maria Diangkat Ke Surga Lely pada Pandemi Covid-19 Martinus Alexander; Alfonsus Krismiyanto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.705 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i7.1244

Abstract

Pandemi covid-19 telah membawa danpak yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia saat ini, bukan saja dibidang ekonomi, kemanusiaan atau kesehatan lebih lagi bagi kehidupan rohani umat, pada akhirnya pelayanan pastoral sangat terbatas lebih khusus lagi pelayanan pastoral dalam bidang liturgi. Maka Gereja pun mencari alternative dengan misa onlie. Oleh sebab itu Gereja harus berusaha agar umat beriman yang mengikuti Perayaan Ekaristi melalui live striming tidak hadir sebagai orang luar atau penonton yang bisu, melainkan terlibat secara penuh dalam doa dan memahami misteri itu dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. analisis data model Miles dan Huberman. Dalam praktiknya misa online gereja menggunakan bantuan dari aneka macam platform media sosial berbasis akse internet. Namun ibadah atau misa online diketahui tidak terlalu signifikan karena melalui ibadah atau misa online tidak semua umat dapat beribadah atau misa dengan sungguh-sungguh dan dapat mendengarkan firman Tuhan dengan baik karena pengaruh dari situasi yang berbeda.