Investasi adalah komitmen saat ini atas uang atau sumber daya lain dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Salah satu aset yang diminati oleh para investor adalah saham. Berinvestasi pada saham dapat menguntungkan bagi seorang investor, tetapi juga mempunyai risiko kerugian. Hal tersebut terjadi karena harga saham yang mengalami fluktuasi, sehingga para investor akan memilih untuk membuat portofolio sebagai langkah mengurangi risiko. Salah satu indeks yang mengukur kinerja saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik adalah indeks IDX30. IDX30 terdiri atas 30 saham perusahaan yang dapat digunakan sebagai pertimbangan ketika akan melakukan investasi. Sebelum mengambil sebuah keputusan untuk berinvestasi, investor harus mengetahui dari 30 saham yang terdaftar dalam indeks IDX30, saham mana yang memiliki kinerja terbaik dengan cara menganalisis nilai return dari masing-masing saham tersebut. Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan analisis keputusan investasi pada saham yang terdaftar dalam indeks IDX30 menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dan Reward to Variability Ratio (RVAR). Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah return saham yang terdaftar dalam indeks IDX30 pada periode Februari 2022 dan return indeks harga saham gabungan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa peringkat kinerja saham terbaik pertama sampai kelima berturut-turut adalah saham Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR), Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA), Bank Central Asia Tbk. (BBCA), Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan Tower Bersama Infrastructure Tbk. (TBIG).