Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Criminal Liability Towards Corporations Acting As Narcotics Traffickers In Indonesia Muhammad Hatta; Sumiadi Sumiadi; Zulfan Zulfan; Johari Johari; Husni Husni; Mohd Zamre Mohd Zahir
International Journal of Law, Environment, and Natural Resources Vol. 3 No. 1 (2023): April Issue
Publisher : Scholar Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51749/injurlens.v3i1.61

Abstract

Corporate crime is often referred to as a crime committed by a legal entity or organization. Corporate involvement in criminal activity can enable criminal access to methods of production, storage, distribution, or trading. In the context of narcotics crime, corporations could play a significant role in the trafficking of narcotics through a variety of modus operandi including production, distribution, and sales to the general public. Therefore, corporation as a legal subject can be held accountable. This study uses a statutory approach and is normative (doctrinal). It solely employs secondary data and is processed qualitatively to describe facts, documents, information, and other data related to criminal liability for corporations as perpetrators of narcotics trafficking in Indonesia. The embodiment of criminal liability towards corporations as perpetrators of narcotics trafficking is regulated in several provisions, including Article 130 of Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics as well as Articles 60 to 64 and Article 70 of Law No. 5 of 1997 concerning Psychotropics. The crime of narcotics distribution through corporation involves businesses or legal entities such as hospitals, health clinics, pharmacies and others. Revocation of business licenses can be used as punishment for those companies, while the management may also face further legal repercussions.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Pembiayaan terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh Khaira Khirnika Nirda; Marzuki Marzuki; Ghazali Syamni; Zulfan Zulfan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 7 (2026): JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah, dana bagi hasil, dana alokasi umum, dana alokasi khusus dan pembiayaan daerah terhadap belanja modal kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan gabungan data cross section dengan time series pada 23 kabupaten/kota Provinsi Aceh selama tahun 2020-2024. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan eviews 14. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendapatan asli daerah dan pembiayaan daerah tidak berpengaruh signifikan terhadap belanja modal. Dana bagi hasil dan dana alokasi umum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap belanja modal. Dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Hasil penelitian tidak hanya memberikan wawasan baru mengenai situasi pengelolaan keuangan daerah di indonesia, namun juga dapat menjadi landasan untuk lebih menyempurnakan dan mengembangan teori-teori yang sudah ada.
Pengaruh Modal Manusia, Modal Sosial dan Modal Keuangan terhadap Minat Investasi (Studi Kasus : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh) Shahira Salsabilla; Nurlela Nurlela; Zulfan Zulfan; Chairil Akhyar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai pengaruh modal manusia, modal sosial, dan modal keuangan terhadap minat investasi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh. Hal ini di latarbelakangi adanya peningkatan minat investasi di kalangan tenaga pendidik yang dipengaruhi oleh pengetahuan, jaringan sosial, dan ketersediaan sumber daya finansial. Permasalahan utama dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana modal manusia yang mencakup pendidikan dan keterampilan, serta modal sosial dan keuangan yang memengaruhi keputusan investasi individu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh ketiga jenis modal tersebut terhadap minat investasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada dosen dan tenaga pendidik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi. Modal manusia memberikan kontribusi terbesar, diikuti oleh modal sosial dan modal keuangan. Selain itu, ditunjukkan bahwa responden yang memiliki pendidikan tinggi dan pengalaman lebih cenderung menunjukkan minat yang lebih besar dalam berinvestasi dan interaksi dalam jaringan sosial juga berperan penting dalam meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk berinvestasi. Dengan penguatan modal manusia, sosial, dan keuangan secara bersamaan dapat meningkatkan minat investasi di kalangan tenaga pendidik, serta penting bagi institusi pendidikan untuk mengimplementasikan program pendidikan dan pelatihan yang relevan