Binti Rosyida
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember, Jl Kalimantan 37, Jember 68121, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi SMA Binti Rosyida; Sri Astutik; Fahmi Arif Kurnianto; Era Iswara Pangastuti; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.566 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.38710

Abstract

Pendidikan di Indonesia kini menuntut adanya pembelajaran abad 21 yang didalamnya memuat beberapa keterampilan yang wajib dimiliki peserta didik, satu diantaranya yaitu keterampilan kolaborasi, namun di Indonesia tingkat keterampilan kolaborasi masih terkategori rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperoleh alternatif solusi ialah dengan pengimplementasian model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran geografi SMA. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA Negeri 5 Jember, jenis penelitian ini berupa kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen serta desain penelitian berbentuk post-test only control group design. Data yang didapatkan melalui angket dilakukan uji pengaruh dengan menerapkan analisis independent sample t-test, hasil pengujian tersebut menunjukkan nilai sig. 0,000. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran geografi SMA. Hal tersebut juga didukung dengan perbedaan skor keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen yang menunjukkan persentase skor lebih tinggi daripada kelas kontrol. Selain itu tingkat kolaborasi peserta didik kelas eksperimen mendapat klasifikasi kuat sejumlah 37% dan sangat kuat sejumlah 63%.