Sri Astutik
Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember, Jl Kalimantan 37, Jember 68121, Indonesia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran EXO-OLO Task dengan Bantuan Media Spinning Question Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Sailah Rizqiyah; Sri Astutik; Bejo Apriyanto; Era Iswara Pangastuti; Elan Artono Nurdin
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.69 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.36600

Abstract

Latar belakang dalam penelitian adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hal itu dipengaruhi oleh model pembelajaran yang bersifat klasik dan hanya satu arah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adannya pengaruh model pembelajaran EXO-OLO Task dengan bantuan media spinning question terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain penelitian post test only control design. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 2 Jember dengan materi Pengetahuan Dasar Geografi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh model pembelajaran EXO-OLO Task dengan bantuan media spinning question terhadap kemampuan berpikir kritis berdasarkan nilai sig. uji T-test 0,000 (≤ 0,05) dan hasil belajar siswa berasarkan nilai sig. uji T-test 0,034 (≤ 0,05). Model pembelajaran ini juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa berdasarkan rata-rata hasil post-test kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.
Kontribusi Pengetahuan Lingkungan Hidup terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan pada Siswa Kelas XII IPS Madrasah Aliyah Negeri 2 Jember Mega Rizka Cendikia; Sri Astutik; Era Iswara Pangastuti; Fahmi Arif Kurnianto; Bejo Apriyanto
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.723 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.37611

Abstract

Mata Pelajaran Geografi adalah pelajaran yang menanamkan pendidikan lingkungan. Realita di lapangan siswa hanya menghafal dan memahami konsep materi saja, kurang mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan merupakan salah satu tujuan pembelajaran geografi yang terdapat pada lampiran Permendikbud No. 59 Tahun 2014. Peneliti melakukan observasi awal di MAN 2 Jember mendapatkan hasil ada beberapa siswa yang kurang peduli terhadap lingkungan. Berdasarkan hasil observasi aksi vandalisme banyak dilakukan oleh siswa IPS padahal siswa IPS telah mendapatkan materi tentang pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Tujuan penelitian adalah menganalisis kontribusi pengetahuan lingkungan hidup terhadap sikap peduli lingkungan pada siswa kelas XII IPS MAN 2 Jember. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian korelatif atau korelasional. Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan terdapat kontribusi yang signifikan pengetahuan lingkungan hidup terhadap sikap peduli lingkungan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,045 berarti pengetahuan lingkungan hidup memiliki kontribusi sebesar 4,5% terhadap sikap peduli lingkungan siswa MAN 2 Jember.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving terhadap Kecerdasan Emosional Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi SMA Zulvi Nabilla Setya Dewi; Sri Astutik; Elan Artono Nurdin; Fahmi Arif Kurnianto; Bejo Apriyanto
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.734 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.38529

Abstract

Pada saat ini kecerdasan emosional perannya dalam dunia pendidikan belum optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran. Adapun penerapan model pembelajaran yang sesuai untuk diterapkan dalam pembelajaran geografi ialah model pembelajaran problem solving yang menjadi alternatif solusi. Tujuannya untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran problem solving terhadap kecerdasan emosional peserta didik pada pembelajaran geografi SMA. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 2 Jember, jenis penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain penelitian post-test only control group design. Analisis data pada uji T-test, data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil post-test berupa angket kecerdasan emosional peserta didik menunjukkan angka sig 0,000. Kesimpulan penelitian ini bahwa model pembelajaran problem solving berpengaruh secara signifikan terhadap kecerdasan emosional peserta didik pada pembelajaran geografi SMA, yang dibuktikan dengan nilai persentase rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Kotak Kartu Misterius Digital (E-KOKAMI) Flashcard Quizlet Terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa SMA Lia Puspita Wahyuningrat; Y. Yushardi; Elan Artono Nurdin; Sri Astutik; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.424 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.38621

Abstract

Tujuan kegiatan yakni, melakukan pengkajian pengaruh Model (PBL) Berbantuan Media Kotak Kartu Misterius Digital (E-KOKAMI) Flashcard Quizlet terhadap minat dan hasil belajar siswa SMA. Jenis penelitian quasi experiment, membutuhkan kelas eksperimen dan kelas kontrol sebagaimana untuk kelas dilakukan uji coba. Kelas eksperimen diberikan perlakuan, sedangkan kelas kontrol metode konvensional. Adapun sintak PBL diantaranya: 1) Orientasi masalah, 2) Mengorganisasi masalah, 3) Melakukan bimbingan penyelidikan investigasi, 4) Pengembagan dan penyajian hasil, dan 5) Melakukan analisis. Materi yang diajarkan dalam penelitian ini, yakni ketahanan pangan, industri, dan energi. Uji homogenitas dan uji normalitas dilakukan sebelum penelitian ditujukan penentuan sampel. Adapun hasil belajar yang diperoleh dengan rerata pretest kelas eksperimen 61,11 dan 55,4 pada kelas kontrol. Nilai rerata posttest kelas eksperimen 73,888 dan 69,4 pada kelas kontrol. Adapun hasil minat belajar yang diperoleh, rerata pretest kelas eksperimen 75,93 dan 67,4 pada kelas kontrol. Nilai rerata posttest kelas eksperimen 82 dan 76,56 pada kelas kontrol. Perolehan hasil uji t-test minat belajar 0,012 ≤ 0,05 maka berpengaruh. Perolehan hasil nonparametrik hasil belajar 0,446 ≥ 0,05 maka tidak berpengaruh.
Pengaruh Model Pembelajaran Resource Based Learning (RBL) Berbasis Augmented Reality (AR) terhadap Kemampuan Berpikir Spasial Siswa SMA Diana Fatmawati; Y Yushardi; Elan Artono Nurdin; Sri Astutik; Fahmi Arif Kurnianto
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.636 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.38555

Abstract

Siswa perlu memiliki kemampuan berpikir spasial untuk memudahkan dalam menganalisis permasalahan yang terjadi di suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran Resource Based Learning (RBL) Berbasis Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Indikator kemampuan berpikir spasial antara lain: comparison, aura, region, hierarchy, transition, analogy, pattern, dan association. Hasil penelitian menggunakan uji T-Test menunjukkan hasil nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 bahwasanya terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Resource Based Learning (RBL) berbasis Augmented Reality (AR) terhadap kemampuan berpikir spasial siswa SMA. Nilai gain score didapatkan sebesar 0,67 artinya peningkatan kemampuan berpikir spasial berada pada kategori sedang. model pembelajaran Resource Based Learning (RBL) berbasis Augmented Reality (AR) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir spasial siswa ditunjukkan dengan hasil nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa SMA/MA Hoday Ifa; Sri Astutik; Bejo Apriyanto; Muhammad Asyroful Mujib; Fahmi Arif Kurnianto
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.531 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.39152

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran yang masih menggunakan model konvensional sehingga mengakibatkan terjadinya beberapa permasalahan diantaranya rendahnya keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif STAD terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimen atau eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group desain.Lokasi pelaksanaan pelaksanaan di MA. Miftahul Ulum Kalisat pada semester genap dengan materi pelajaran “Dinamika Atmosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan”. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran kooperatif STAD berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan hasil uji independent T-test yaitu nilai sig. keterampilan berpikir kritis sebesar 0,002 (<0,05) dan nilai sig. hasil belajar siswa sebesar 0,023 (<0,05). Model pembelajaran ini juga mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa yang dibuktikan dengan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol.
Analisis Tingkat Kemacetan Lalu Lintas di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Ayu Walidatul Rahman; Sri Astutik; Era Iswara Pangastuti; Fahmi Arif Kurnianto; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.488 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.39729

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kemacetan lalu lintas di Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yiatu menarik kesimpulan secara objektif untuk mengatahui tingkat kemacetan lalu lintas. Variabel dalam penelitian ini yaitu Volume (V), Kapasitas (C) dan Tingkat Pelayanan Jalan (LoS). Teknik pengambilan data dilakukan dengan dokumentasi dan survei, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini diukur dari aspek volume lalu lintas dan kapasitas jalan sehingga didapatkan nilai tingkat pelayanan jalan. Jl. Moh. Yamin merupakan jalan dengan tingkat kecametan tinggi, Jl. Otto Iskandardinata dan Jl. Trunojoyo masuk dalam ketegori tingkat kemacetan sedang, sedangkan Jl. Diponegoro dan Jl. Ahmad Yani masuk dalam kategori kemacetan rendah.
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Siswa Geografi SMA Avindi Dewi Salsabilla; Sri Astutik; Elan Artono Nurdin; Fahmi Arif Kurnianto; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.008 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.39290

Abstract

Pembelajaran geografi kelas X memiliki banyak informasi yang perlu disajikan, akan tetapi terlalu sedikit waktu yang disediakan. Penyajian dan penyampaian informasi dalam pembelajaran terkadang kurang bermakna dan menuntut peserta didik untuk menghafal konsep-konsep pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh model Contextual Teaching and Learning terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa dan hasil belajar siswa geografi SMA. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan pretest-posttest control group design. Penetapan kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukan dengan cluster random slamping yang sebelumnya telah dilakukan uji homogenitas menggunakan SPSS versi 25, dengan hasil berdistribusi homogen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, test dan dokumentasi. Kedua kelas penelitian tersebut sama-sama diberikan materi Seisme dan Pengaruhnya terhadap Kehidupan, untuk kelas eksperimen menggunakan model contextual teaching and learning dan untuk kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data keterampilan berpikir kreatif, analisis data hasil belajar, uji t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh model CTL terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa geografi SMA berdasarkan perhitungan uji independent sample t-test nilai Sig. (2 tailed) adalah 0,000 < 0,05 dan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa berdasarkan perhitungan uji independent sample t-test bahwa nilai Sig. (2 tailed) adalah 0,000 < 0,05.
Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik pada Pembelajaran Geografi SMA Binti Rosyida; Sri Astutik; Fahmi Arif Kurnianto; Era Iswara Pangastuti; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.566 KB) | DOI: 10.19184/pgeo.v6i1.38710

Abstract

Pendidikan di Indonesia kini menuntut adanya pembelajaran abad 21 yang didalamnya memuat beberapa keterampilan yang wajib dimiliki peserta didik, satu diantaranya yaitu keterampilan kolaborasi, namun di Indonesia tingkat keterampilan kolaborasi masih terkategori rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperoleh alternatif solusi ialah dengan pengimplementasian model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran geografi SMA. Pelaksanaan penelitian dilakukan di SMA Negeri 5 Jember, jenis penelitian ini berupa kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen serta desain penelitian berbentuk post-test only control group design. Data yang didapatkan melalui angket dilakukan uji pengaruh dengan menerapkan analisis independent sample t-test, hasil pengujian tersebut menunjukkan nilai sig. 0,000. Kesimpulan yang didapat pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran geografi SMA. Hal tersebut juga didukung dengan perbedaan skor keterampilan kolaborasi pada kelas eksperimen yang menunjukkan persentase skor lebih tinggi daripada kelas kontrol. Selain itu tingkat kolaborasi peserta didik kelas eksperimen mendapat klasifikasi kuat sejumlah 37% dan sangat kuat sejumlah 63%.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis Social Ourdoor Study Terhadap Keterampilan Observasi dan Hasil Belajar Geografi Siswa SMA Nimas Puspo Retno; Sri Astutik; Elan Artono Nurdin; Bejo Apriyanto; Muhammad Asyroful Mujib
MAJALAH PEMBELAJARAN GEOGRAFI Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : DEPARTMENT OF GEOGRAPHY EDUCATION, UNIVERSITY OF JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/pgeo.v6i2.41748

Abstract

Penelitian didasarkan dengan adanya permasalahan kurang maksimalnya keterampilan observasi dan hasil belajar geografi yang disebabkan karna model pembelajaran yang kurang bervariasi dalam kegiatan pembelajaran. Model pembelajaran project based learning berbasis sosial outdoor study merupakan model pembelajaran yang menekankan pembelajaran diluar kelas dengan memanfaatkan lingkungan sosial masyarakat sebagai objek pembelajaran dengan melaksanakan kegiatan observasi dan menghasilkan sebuah proyek yang dapat mengoptimalkan keterampilan observasi dan hasil belajar geografi. Tujuan dalam penelitian ini untuk melihat adanya pengaruh model project based learning berbasis social outdoor study terhadap keterampilan observasi dan hasil belajar geografi. Penelitian ini merupakan Jenis penelitian kuantitatif dalam bentuk quasi eksperiment dengan desain posttest-only control design yang dilaksanakan di SMA Negeri Umbulsari. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dengan memanfaatkan software SPSS 23 yang dihasilkan nilai sig. keterampilan observasi 0,035 (>0,05) dan hasil belejar geografi 0,001 > (0.05) yang artinya adanya pengaruh yang signifikan dalam penerapan model pembelajaran project based learning berbasis social outdoor study terhadap keterampilan dan hasil belajar siswa geografi.