Bimba Valid Fathony
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Petunjuk Konsep Tauhid dalam Surat-Surat Rasul Paulus Bimba Valid Fathony
Jurnal Ilmiah Citra Ilmu Vol 19 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Citra Ilmu: Kajian Kebudayaan dan Keislaman
Publisher : Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1115.129 KB) | DOI: 10.58523/jici.v19i1.148

Abstract

Rasul Paulus merupakan tokoh yang paling terkenal dalam Kitab Perjanjian Baru. Pelayananya sudah melampai batas geografis dan bangsa. Paulus banyak mewartakan Injil dan ajaran Yesus ke banyak bangsa dan tokoh. Ajaran yang dibawa Yesus adalah ajaran tauhid begitu pula ajaran yang diwartakan oleh Paulus tentu tidak sedikit dalam surat-suratnya mengandung konsep tauhid seperti yang telah diuraikan dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini untuk mengalisis konsep tauhid dalam Surat-Surat Rasul Paulus. Dalam penelitian ini peneliti menganalisis konsep tauhid dalam beberapa surat yang ditulis Rasul Paulus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kulaitatif dengan pendekatan studi pustaka atau library Research dan dengan analisis hermeneutika Paul Ricoer, yang dimana hermeneutika ini cocok digunakan dalam interpretasi teks-teks suci keagamaan.
Memaknai Kalimatun Sawa’ dalam Mencari Titik Temu Islam-Kristen Bimba Valid Fathony
JIQSI : Jurnal Ilmu Al Qur'an dan Studi Islam Vol 1 No 2 (2023): Juli-Desember 2023
Publisher : STIQ Miftahul Huda Rawalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64341/jiqsi.v1i2.9

Abstract

Penelitian ini berisi penjabaran tentang Kalimatun Sawa’ atau kata bersama antara Islam dan Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode kualitatif library research. Tujuan dari penelitian ini yaitu, bagaimana Memaknai Kalimatun Sawa’ Dalam Mencari Titik Temu Islam-Kristen?. Pembahasan dari penelitian ini melingkupi Islam dan Kristen di Masa Nabi Muhammad yang dimana di Nabi Muhammad semasa hidupnya telah menjalin hubungan baik dengan umat Kristen/Nasrani. Yang kala itu umat Islam dan Kristen hidup berdampingan. Selanjutnya, makna kandungan Kalimatun Sawa’. Ajaran para Nabi dan Rasul kesemuanya mempunyai inti yang sama yaitu merujuk kepada Tuhan Yang Maha Esa dan menentang menyekutuan terhadapnya. Kesepakatan untuk menyembah kepada Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu titik pertemuan yang dalam bahasa Al-Qur’an sebagai Kalimatun Sawa’. Dan yang terakhir yaitu bagaimana Kalimatun Sawa’ dalam mencari titik temu Islam-Kristen. Konsep Kalimatun Sawa’ mencoba untuk mengisi kekosongan dialog teologis antara Islam dan Kristen. Kalimatun Sawa’ merupakan konsep dialog dalam mencari titik temu bersama dan membentuk agama dalam fungsinya sebagai instrumen perdamaian dan kasih sayang terkhusus bagi Islam dan Kristen.
PERAN STRATEGIS LAZISMU DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS LAZISMU KABUPATEN PURBALINGGA) Bimba Valid Fathony
JISIPOL | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal JISIPOL January 2026
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lazismu (Lembaga Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah) merupakan salah satu lembaga pengelola zakat di tingkat nasional yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Lazismu melaksanakan program kemandirian sosial jangka panjang yang mampu mengelola zakat, infaq, dan shadaqah sebagai solusi bagi kehidupan umat Islam. Alasan pemilihan topik ini karena sangat penting untuk memberikan gambaran tentang peran strategis suatu lembaga dalam melayani dan memberdayakan masyarakat. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan. Sumber primer dalam penelitian ini diperoleh dari data lapangan yang bersumber dari kantor Lazismu Kabupaten Purbalingga. Dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa Lazismu senantiasa memberikan dukungan atau bantuan terhadap segala kebutuhan vital masyarakat seperti ekonomi, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan. Lazismu senantiasa hadir dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan, gerakan pemberdayaan yang dilakukan Lazismu berlandaskan pada filantropi Islam. Berbagai tantangan yang muncul bukanlah menjadi penghalang untuk terus memberikan layanan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan.