Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Mangkaluku A. Amalia Ramadani; Muhammad Kasran; Suparni Sampetan
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 5, No 4 (2023): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v5i4.31432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengeksplorasi relasi antara faktor lingkungan kerja dan tingkat stress dengan kinerja karyawan di PERUMDA TIRTA MANGKALUKU. Dalam penelitian ini, 128 orang telah dipilih sebagai sampel. Hipotesis ini diuji dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SMART PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja dan tingkat stress kerja berpengaruh positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan.
The influence of work team and work environment on the character of loyalty to the organization (Study at the Hikmah Masamba General Hospital) Chaerani Bintang; Muhammad Kasran; Suparni Sampetan
Global Academy of Multidisciplinary Studies Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/gams.v1i2.3388

Abstract

Purpose: This study aimed to determine the influence of work teams and work environments on the character of loyalty to the organization, focusing on employees of Hikmah Masamba General Hospital. Research Methodology: The research employed a descriptive quantitative approach with a total population of 50 employees, consisting of 26 from HR nursing services and 24 from HR midwifery services. Using a saturated sampling technique, all members of the population were included as the respondents. Data were analyzed using SPSS 26, enabling partial and simultaneous testing of the relationships between variables. Results: The findings show that both the work team and work environment exert a significant influence, individually and collectively, on the development of organizational loyalty among employees. This indicates that supportive teamwork and a conducive work environment are essential factors for strengthening loyalty within healthcare institutions. Conclusions: The study concludes that employee loyalty is significantly shaped by the quality of teamwork and the conditions of the work environment. Improving these two factors can enhance organizational commitment and sustainability in the management of hospitals. Limitations: The main limitation of this study is that data were collected from only one institution, limiting the generalizability of the findings to broader contexts. Contribution: This study is expected to serve as a reference for future research exploring loyalty characteristics in healthcare and other organizational contexts.
Pengaruh Green Human Resource Management dan Penilaian Kinerja terhadap Kinerja Karyawan di PT PLN (Persero) UP3 Kota Palopo Rupiati Saputri Dahlan; Muhammad Kasran; Halim Usman
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16452

Abstract

Tuntutan peningkatan kinerja karyawan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan mendorong organisasi untuk menerapkan Green Human Resource Management (GHRM) dan sistem penilaian kinerja yang efektif. Namun, efektivitas keduanya terhadap kinerja karyawan disektor milik negara masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Human Resource Management dan penilaian kinerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT PLN (Persero) UP3 Kota Palopo. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan survei kuesioner kepada 92 responden yang dipilih melalui rumus Slovin dari populasi 119 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linearr berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Human Resource Management tidak berpengaruh signifikan secara parsial, sedangkan penilaian kinerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial, namun keduanya berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menegaskan bahwa keberhasilan peningkatan kinerja karyawan pada PT PLN (Persero) lebih ditentukan oleh sistem penilaian kinerja yang objektif dibandingkan GHRM secara individual.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI Tahun 2020–2024 Hajra Yustika; Indah Pratiwi; Nispa Sari; Muhammad Kasran
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kualitas audit pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024, dengan fokus pada ukuran perusahaan (firm size), audit tenure, dan reputasi auditor. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui analisis regresi data panel dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit. Sampel terdiri dari 10 bank dengan total 50 observasi selama lima tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firm size berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit, sedangkan audit tenure berpengaruh negatif dan signifikan. Reputasi auditor tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel terbukti signifikan memengaruhi kualitas audit dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,622, yang berarti model mampu menjelaskan 62,2% variasi kualitas audit. Temuan ini menunjukkan bahwa bank beraset besar cenderung menghasilkan audit yang lebih berkualitas karena kompleksitas operasional dan pengawasan regulatif yang tinggi. Sebaliknya, masa perikatan auditor yang terlalu panjang dapat menurunkan independensi. Tidak signifikannya reputasi auditor menunjukkan bahwa standar pengawasan ketat di sektor perbankan cenderung menekan perbedaan kualitas antar auditor. Secara teoretis dan praktis, penelitian ini menegaskan peran faktor kelembagaan dan hubungan auditor–klien dalam meningkatkan kualitas audit pada industri perbankan.