Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI PERANCANGAN PUSAT PELATIHAN BAHASA ASING DI KOTA PALANGKA RAYA Fredyantoni F. Adji; Dini Ramadhanti
JURNAL PERSPEKTIF ARSITEKTUR Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Perspektif Arsitektur Volume 17 Edisi II, Desember 2022
Publisher : Jurusan Arsitektur UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa sangat mendominasi dalam bidang komunikasi dan interaksi sosial. Penggunaan bahasa sebagai bagian dari dunia internasional sangat penting dalam hubungan komunikasi internasional. Kemampuan berbahasa asing menjadikan faktor jembatan bagi masyarakat dan keberhasilannya dalam berbagai bidang. Kebutuhan SDM akan kemampuan berbahasa asing yang semakin meningkat serta peminat bahasa asing yang semakin meningkat membutuhkan wadah untuk belajar yaitu sebuah pusat pelatihan. Pusat pelatihan bahasa yang dibutuhkan dengan standar yang nyaman secara fisik maupun psikologis dan secara geografis mudah dijangkau, mempunyai ruang yang memudahkan peserta pelatihan untuk bergerak, melihat peserta lain, serta segala kegiatan yang menunjang pelatihan bahasa asing. Adanya pusat pelatihan Bahasa asing sebagai usaha mengembangkan pengetahuan Bahasa asing tidak berarti harus mengesampingkan atau meninggalkan unsur lokal. Pusat pelatihan bahasa asing di Kota Palangka Raya ini menggunakan pendekatan arsitektur nusantara dengan mengimplementasikan nilai budaya dan arsitektur tradisional ke dalam desainnya. Oleh karena itu perancangan pusat pelatihan Bahasa asing ini akan menggandeng arsitektur tradisional Kalimantan Tengah dalam mendesain, sehingga dapat memfasilitasi pembelajaran bahasa Asing secara informal, edukatif dan rekreatif secara terpusat
PENGARUH KONDISI HUNIAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KEBERLANJUTAN PERMUKIMAN TEPI SUNGAI STUDI KASUS: KAMPUNG PAHANDUT DAN DESA DANAU TUNDAI DI KOTA PALANGKA RAYA Indrabakti Sangalang; Fredyantoni F. Adji
JURNAL PERSPEKTIF ARSITEKTUR Vol. 9 No. 02 (2014): Jurnal Perspektif Arsitektur Volume 9 Nomor 2 Tahun 2014
Publisher : Jurusan Arsitektur UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permukiman merupakan kumpulan hunian yang penghuninya saling bersepakat baik formal maupun informal untuk membentuk komunitas. Hubungan sosial budaya, kemampuan beradaptasi serta membangun relasi dan kondisi lingkungan fisik pada permukiman seperti hunian dan fasilitas pendukungnya sangat mempengaruhi perkembangan permukiman yang terkendali dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat yang tinggal berdasarkan pada kearifan lokal (local wisdom). Banyak permukiman yang tidak berkembang atau berkembang tidak terkendali ketika unsur-unsur yang berpengaruh tersebut kurang diperhatikan. Berdasarkan hal-hal tersebut menunjukkan pentingnya penelitian untuk menggali faktor-faktor apa saja yang dapat membuat permukiman tetap mengalami berkelanjutan dan dilain sisi juga mengidentifikasi faktor-faktor lain yang terindikasi akan menghambat perkembangan sebuah permukiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kampung Pahandut kebutuhan ekonomi menjadi dasar bertambahnya pendatang dan tumbuhnya rumah-rumah baru, sedangkan penghambat keberlanjutan permukiman adalah kondisi kawasan tepi sungai yang semakin dangkal dan menyempit akibat sedimentasi. Di Desa Danau Tundai, pertumbuhan rumah-rumah disebabkan faktor kekerabatan dan Danau Tundai yang kaya ikan, sedangkan faktor penghambat keberlanjutan permukiman adalah jika produksi ikan menurun dan belum adanya inovasi baru. Di Kampung Pahandut jika melihat ketiga aspek keberlanjutan terlihat jelas kegiatan ekonomi yang makin meningkat membuat aspek lainnya yaitu sosial budaya dan lingkungan mengalami kemunduran. Desa Danau Tundai, aspek ekonomi berjalan lambat perkembangannya sedangkan aspek sosial budaya dan lingkungan berpotensi untuk mengalami keberlanjutan sepanjang belum ada perubahan yang signifikan