Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kelembagaan Ahmad Juwari; Puti Paramita Bawie; Rahadi Ferdiansyah
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 15 No 2 November (2021): CIVIL SERVICE : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan evaluasi kelembagaan struktur organisasi pemerintah dalam hal ini di Badan Kepegawaian Negara dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Permasalahan yang diangkat dalam tulisan ini mengacu pada belum selarasnya Peraturan Presiden No.58 Tahun 2013 tentang Badan Kepegawaian Negara yang saat ini berlaku dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 dan perkembangan tuntutan organisasi saat ini. Metodologi penulisan menggunakan analisis kualitatif mengacu pada kerangka teori terkait dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan 4 (empat) pilar yaitu: pembinaan, penyelenggaraan, sistem informasi dan pengawasan pengendalian menjadi pilar-pilar utama yang berasal dari fungsi dan wewenang BKN di Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Pilar-pilar tersebut menjadi pedoman dalam cascading fungsi organisasi yang terdiri dari satuan haluan, operasi dan kontrol. Penelitian ini dilaksanakan selama satu bulan di bulan Mei 2021.
ANALISIS PERBANDINGAN IMPLEMENTASI LEARNING ORGANIZATION PADA INSTANSI PEMERINTAH Asriani Purba; Puti Paramita Bawie
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 16 No 1 (2022): CIVIL SERVICE : Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61133/pns.v16i1.353

Abstract

Jurnal ini membahas tentang perbandingan implementasi learning organization pada dua instansi pemerintah yaitu Kementerian Keuangan dan Badan Kepegawaian Negara. Dasar perbandingan ini berdasarkan komponen LO dari Peter Senge dan Cummmings & Worley yaitu personal mastery, mental models, shared vision, team learning, systems thinking, kepemimpinan, struktur organisasi, budaya organisasi, pengembangan SDM, dan sistem informasi. Penulisan ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan berdasarkan hasil observasi, jurnal, buku, data seminar, dan studi peraturan perundang-undangan, serta data lainnya. Hasil penelitian yang penulis dapatkan adalah pada Kemenkeu dan BKN implementasi LO sudah berjalan dan memenuhi semua aspek LO. Namun, pada BKN belum ada peraturan khusus yang mengatur terkait LO sehingga belum adanya komitmen bersama (collective action) untuk mengimplementasikan LO. Kata kunci: Implementasi. Learning Organization, Institusi Pemerintah
ANALISIS HUBUNGAN PERENCANAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN RENCANA STRATEGIS ORGANISASI PADA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Firyal Khairunnisa; Puti Paramita Bawie
Jurnal Manajemen Kepegawaian Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS
Publisher : Badan Kepegawaian Negara | The National Civil Service Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61133/pns.v17i1.423

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menghadirkan perubahan yang menjadi tantangan dan peluang bagi organisasi dalam menjaga eksistensinya. Perencanaan strategis dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci penting dalam menghadapi perubahan. Keterhubungan yang erat antara perencanaan SDM dan rencana strategis organisasi penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang dan tujuan organisasi secara optimal. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai organisasi publik, memiliki peran strategis dalam menyediakan pendanaan bagi pemerintah juga membutuhkan SDM yang terhubung dengan rencana strategis organisasi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif dan teknik pengumpulan data studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara perencanaan SDM dan rencana strategis di DJP melibatkan aspek akomodatif, interaktif, dan terintegrasi. Manajemen SDM DJP mengakomodasi kebutuhan pegawai sesuai dengan rencana strategis, berkolaborasi dengan unit-unit strategis lainnya, serta mengintegrasikan strategi organisasi ke dalam praktik manajemen SDM. Prioritas manajemen SDM pada rencana strategis periode 2020-2024 adalah memberdayakan pegawai yang ada dan fokus pada pengembangan kompetensi pegawai. Kebijakan perencanaan SDM DJP bertujuan untuk mengembangkan dan memberdayakan pegawai agar menjadi the next leaders.