Sri Wahyuni
Pendidikan IPA, Universitas Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Berbasis Sets (Science, Environment, Technology, and Society) Berbantuan Flip Pdf Professional untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Pembelajaran IPA Hajar Sahana Putri; Sri Wahyuni; Rusdianto Rusdianto
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 6, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v6i2.13080

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA. Upaya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis yaitu dengan mengembangkan bahan ajar E-Modul. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan efektivitas penggunaan E-Modul berbasis SETS (Science, Environment, Technology, dan Society) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan desain pengembangan ADDIE oleh Branch yang tahapannya meliputi analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Perancangan E-Modul memanfaatkan software Flip PDF Professional untuk memperbaiki tampilan E-Modul menjadi lebih menarik dan bervariasi. Hasil kajian pengembangan ini meliputi hasil validitas, kepraktisan, dan keefektifan penggunaan E-Modul berbasis SETS. Validitas E-Modul memperoleh persentase 82% pada kriteria sangat valid, kepraktisan pembelajaran memperoleh persentase 91,62% pada kategori sangat praktis, hasil N-Gain pada efektivitas tes memperoleh skor 0,77 pada kategori tinggi, serta efektivitas respon siswa mendapat persentase 81,67% pada kategori respon sangat baik. Berdasarkan hasil analisis data pada validitas, kepraktisan, dan efektivitas E-Modul berbasis SETS membuktikkan bahwa E-Modul yang dikembangkan tergolong valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuann berpikirr kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA.Abstract: This research is motivated by the low critical thinking skills of junior high school students in science learning. Efforts to improve critical thinking skills are by developing E-Module teaching materials. The purpose of this study was to describe the validity, practicality, and effectiveness of using SETS (Science, Environment, Technology, and Society)-based E-Modules in improving junior high school students critical thinking skills in science learning. This type of research is development research by ADDIE development design by Branch whose stages include analyze, design, develop, implement, and evaluate. The design of the E-Module utilizes Flip PDF Professional software to improve the appearance of the E-Module to make it more attractive and varied. The results of this development study include the results of the validity, practicality, and effectiveness of using the SETS-based E-Module. The validity of the E-Module gets a percentage of 82% in the very valid criteria, the practicality of learning gets a percentage of 91.62% in the very practical category, and the N-Gainnresults on the effectiveness of the test get a score. 0.77 in the high category, and the effectiveness of student responses got a percentage of 81.67% in the very good response category. The SETS-based E-Module proves that the E-Module developed is valid, practical, and effective for improving the critical thinking skills of high school students in science learning.
Studi Literatur: Dampak Penerapan Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Ayu Agustina Zahro; Rayendra Wahyu Bachtiar; Firdha Yusma; Fauziyatul Iffah; Sri Wahyuni; Arvidhea Safira Gunawan
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32307

Abstract

Abstract: Good education is one that keeps pace with the times. Education in the 21st century, also known as the 4th Industrial Revolution, utilizes digital technology and focuses on 21st-century learning skills. In this context, the Problem-Based Learning (PBL) model has emerged as a promising approach to enhancing critical thinking skills among junior high school students. This study aims to analyze the impact of implementing the Problem Based Learning (PBL) model on junior high school students' critical thinking skills through literature studies. The research method involved collecting and analyzing 13 scientific articles published in 2021-2025. The data analysis technique used was content analysis to categorize findings based on critical thinking indicators and the effectiveness of the PBL learning model. The results showed that PBL significantly improved students' critical thinking skills, with evidence of increased N-Gain, learning activity, and motivation. These findings are supported by various variations of PBL, including those assisted by technology and cultural contexts, demonstrating the effectiveness of PBL as an interactive and student-centered learning approach.Abstrak: Pendidikan yang baik yaitu yang mengikuti perkembangan zaman. Pendidikan di abad 21, juga disebut revolusi industri 4.0, menggunakan teknologi digital dan berfokus pada keterampilan belajar abad ke-21. Dalam konteks ini, model Problem Based Learning (PBL) telah muncul sebagai pendekatan yang menjanjikan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMP melalui studi literatur. Metode penelitian melibatkan pengumpulan dan analisis 13 artikel ilmiah terbitan tahun 2021-2025. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik content analysis untuk mengkategorikan temuan berdasarkan indikator berpikir kritis, dan efektivitas model pembelajaran PBL.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan bukti peningkatan N-Gain, aktivitas belajar, dan motivasi. Temuan ini didukung oleh berbagai variasi PBL, termasuk yang berbantuan teknologi dan konteks budaya, menunjukkan efektivitas PBL sebagai pendekatan pembelajaran yang interaktif dan berpusat pada siswa.
Analisis Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Terhadap Penguatan Karakter Melalui Kegiatan Suara Demokrasi OSIS Di SMP Alfina Salsabila; Pingkan Aprileni Memorika Rianto; Nabila Hafizhah; Fershanda Vivi Hartono; Sri Wahyuni
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i1.19975

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakter siswa pada Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila P5 yang sesuai dengan program kurikulum merdeka melalui kegiatan suara demokrasi OSIS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terletak di Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 7 dan kelas 8 dengan masing-masing kelas berjumlah 108 siswa yang akan mencalonkan diri sebagai pengurus OSIS serta kandidat ketua dan wakil ketua OSIS pada tahun ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dengan tema suara demokrasi di dapat memberikan pengalaman baru bagi guru dan siswa. Siswa dapat menggunakan hak suaranya dalam kegiatan demokrasi ini dan memberikan pembelajaran pentingnya suara mereka untuk memilih pemimpin yang tepat.Abstract: This research was conducted to analyze the character of students in the Implementation of the Pancasila P5 Student Profile Strengthening Project in accordance with the independent curriculum program through student council democratic voice activities. The method used in this research is descriptive qualitative research. This research was conducted at a junior high school (SMP) located in Maesan District, Bondowoso Regency. The research subjects were grade 7 and grade 8 students with each class totaling 108 students who will run for student council management as well as candidates for chairman and vice chairman of the student council in the 2023/2024 school year. Data collection techniques in this study were observation, interview, and documentation. The results showed that the implementation of the Pancasila student profile strengthening project (P5) with the theme of democratic voice can provide new experiences for teachers and students. Students can use their voting rights in this democratic activity and provide learning on the importance of their votes to choose the right leader.