p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SMART ANKes
Precelia Fransiska Husnah
Akademi Kebidanan Rangga Husada Prabumulih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Paritas dan Partus Lama Dengan Kejadian Perdarahan Post Partum di RSUD Kota Prabumulih Precelia Fransiska Husnah
JURNAL SMART ANKes Vol. 6 No. 2 (2022): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.863 KB) | DOI: 10.52120/jsa.v6i2.91

Abstract

Perdarahan post partum adalah perdarahan yang terjadi setelah proses persalinan dengan jumlah perdarahan melebihi 500 cc. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan paritas dan Partus lama dengan kejadian perdarahan post partum di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan ibu yang melahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Prabumulih. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik sampel random sampling yaitu sebanyak 326 responden. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian berdasarkan analisa univariat diketahui bahwa dari 326 responden terdapat 122 responden (37,4%) yang mengalami perdarahan post partum dan 204 responden (62,6%)yang tidak mengalami perdarahan post partum, terdapat 54 responden (16,6%) yang memiliki paritas resiko tinggi dan 272 responden (83,4 %) yang memiliki paritas resiko rendah, terdapat 68 responden (20,9%) yang didiagnosa partus lama dan 258 responden (79,1 %) yang tidak didiagnosa partus lama. Dari analisa bivariat diketahui bahwa dari 54 responden yang memiliki paritas resiko tinggi terdapat 43 responden (13,2%) didiagnosa perdarahan post partum, dari 68 responden yang didiagnosa partus lama terdapat 52 responden (16%) didiagnosa perdarahan post partum. Simpulan ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan perdarahan post partum dengan nilai Pvalue 0,000< ? 0,05, ada hubungan yang bermakna antara partus lama dengan perdarahan post partum dengan nilai Pvalue 0,000 < 0,05.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Nifas Di Bpm Umi Kalsum Kota Prabumulih Precelia Fransiska Husnah; Dwi Saputri Mayang Sari
JURNAL SMART ANKes Vol. 7 No. 1 (2023): JURNAL SMART ANKes
Publisher : Biro Riset, Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.652 KB) | DOI: 10.52120/jsa.v7i1.99

Abstract

Masa nifas merupakan masa yang dilalui oleh ibu setelah melahirkan yang berlangsung sejak plasenta lahir sampai dengan 6 minggu atau 42 hari setelah kelahiran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan nifas di BPM Umi Kalsum Tahun 2022. Metode penelitian bersifat analitik, dengan mengunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang berkunjung di BPM Umi Kalsum dari tanggal 1 Januari  sampai dengan 31 Desember 2022. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik total sampling sebanyak 62 responden. Instrumen penelitian berupa checklist. Hasil penelitian berdasarkan analisa univariat diketahui bahwa dari 62 responden terdapat 12 (19,4 persen) responden  yang melakukan kunjungan nifas tidak lengkap dan 50 (80,6 persen) responden melakukan kunjungan nifas lengkap. terdapat 52 (83,9 persen) responden memiliki usia risiko rendah dan 10 (16,persen) responden memiliki usia risiko tinggi. Terdapat 50 (80,6 persen) responden memiliki pendidikan risiko rendah dan 12 (19,4 persen) responden memiliki pendidikan risiko tinggi, terdapat 51 (82,3 persen) responden memiliki akses jarak dekat dan 11 (17,7 persen) responden memiliki akses jarak jauh. Dari  analisa bivariat diketahui bahwa  dari 11 responden usia risiko tinggi terdapat 4 (6,5 persen) responden melakukan kunjungan nifas lengkap, dari 12 responden pendidikan risiko tinggi terdapat 5 (8,1 persen) responden melakukan kunjungan nifas lengkap. dari 51 responden yang memiliki akses jarak dekat terdapat 46 (74,2 persen) responden melakukan kunjungan nifas lengkap.  Simpulan ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kunjungan nifas dengan nilai Pvalue 0,000< ? 0,05, ada hubungan yang bermakna antara pendidikan dengan kunjungan nifas dengan nilai Pvalue 0,001 < 0,05. ada hubungan yang bermakna antara akses jarak dengan kunjungan nifas dengan nilai Pvalue 0,000 < 0,05