Muhammad Yadi Harahap
Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak Melalui Mechat Dalam Perspektif Hukum Jinayah dan Hukum Positif (Analisis Putusan No.182/Pid.Sus/2021/Pn Mdn) Ahmad Zahid Harahap; Muhammad Yadi Harahap
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.624 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i10.12846

Abstract

Kejahatan terhadap anak adalah fenomena yang semakin marak terjadi masa kini. Salah satu aksi kejahatan tersebut ialah bujuk rayu persetubuhan terhadap anak. Yang melatar belakangi penelitian ini ialah sebab banyaknya jumlah tindakan bujuk rayu persetubuhan yang terjadi pada anak. Hal ini akan mengontaminasi kaum remaja baik sebagai pelaku atau korban dalam konteks seksualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pandangan hukum jinayah dan hukum positif terhadap fenomena tindak pidana bujuk rayu persetubuhan terhadap anak. Untuk menggapai tujuan tersebut metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridif normatif. Hasil penelitian tindak pidana bujuk rayu persetubuhan terhadap anak dalam hukum positif diatur dalam pasal 81 Undang-Undang no. 35 tahun 2014 yang berkesimpulan pelaku dikenakan pidana penjara dan denda, sedangkan dalam tinjauan hukum pidana islam akan dikenakan hukuman had.