This Author published in this journals
All Journal Panggung
Mohamad Yusuf Wiradiredja, Mohamad Yusuf
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Proses Kreatif Dalam Penciptaan Lagu Bersumber Visi Misi Kabupaten Wiradiredja, Mohamad Yusuf
PANGGUNG Vol 25, No 1 (2015): Kontribusi Seni Bagi Masyarakat
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i1.15

Abstract

 Sumber inspirasi bagi kreator seni bisa datang dari berbagai macam hal, termasuk dari se- buah tantangan formal dalam mengobjektivikasi sebuah visi misi yang bersifat abstrak, vision- er, dan formal (kaku). Pada titik tertentu tantangan tersebut merupakan tekanan (press) yang menuntut seniman untuk mengeluarkan segenap kemampuannya dalam mengeksplorasi se- buah karya lagu yang telah dibatasi oleh sumber-sumber penciptaan. Tidak berhenti sampai menjadi sebuah karya jadi, lagu yang memuat roh visi-misi kemudian harus diinternalisasikan menjadi realitas sosial di masyarakat, membumi, dan secara operasional efektif menyampaikan maksud dan tujuan dari isi lirik lagu yang memuat visi misi tersebut. Secara tekstual kekarya- an, musikalitas dari karya lagu ini, dituntut untuk tidak keluar dari identitas masyarakat, yang secara historis dan terutama kultural identik dengan masyarakat Sunda. Pada titik ini, proses kreatif secara referensial tidak akan lepas dari gagasan karya yang dalam hal ini adalah sebuah visioning. Lagu “Bandung Barat Cermat” adalah produk dari pertemuan antara gagasan karya dan pengalaman seni kreator, akhirnya proses kreatif menjadi menarik karena harus mem- pertemukan ‘kebutuhan propaganda’, kultur masyarakat, dan pengalaman seni kreator. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi dari analisis proses kreatif terhadap karya musikalitas lagu berjudul “Bandung Barat Cermat”. Kata kunci: visi-misi, karya lagu,  proses kreatif, musikalitas
PERANAN R. A. A. WIRANATAKUSUMAH V DALAM PENYEBARAN TEMBANG SUNDA CIANJURAN Wiradiredja, Mohamad Yusuf
PANGGUNG Vol 22, No 3 (2012): Manifestasi Konsep, Estetika, dan Makna Seni dalam Keberbagaian Ekspresi
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v22i3.77

Abstract

The main problems studied in this article is how the creation process of the art of cianjuran music and how far the role of R. A. A. Wiranatakusumah V in spreading the art of cianjuran music in Priangan in the 20th century. To get the answers to those problems, the historical research has been done with the method of research which consists of four phases: heuristik, criticism, interpretation, and historiography. The application of historical method is then ellaborated with social science theories, among of those is the theory of change and continuity of K. J. Veeger.The result of the research indicates that the art of cianjuran music was born as a creativity result of Cianjur aristocratics adopting from some vocal arts among Sundanese society such as: poetry, degung, and kawih. In its growth, the art of cianjuran adapts with the change of epoch so that its existence can be kept well. In this case, R. A. A. Wiranatakusumah V had an important role in spreading the art of cianjuran music in Priangan. Keywords: Cianjuran Music, R. A. A. Wiranatakusumah V 
Proses Kreatif Dalam Penciptaan Lagu Bersumber Visi Misi Kabupaten Wiradiredja, Mohamad Yusuf
PANGGUNG Vol 25, No 1 (2015): Kontribusi Seni Bagi Masyarakat
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.557 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v25i1.15

Abstract

 Sumber inspirasi bagi kreator seni bisa datang dari berbagai macam hal, termasuk dari se- buah tantangan formal dalam mengobjektivikasi sebuah visi misi yang bersifat abstrak, vision- er, dan formal (kaku). Pada titik tertentu tantangan tersebut merupakan tekanan (press) yang menuntut seniman untuk mengeluarkan segenap kemampuannya dalam mengeksplorasi se- buah karya lagu yang telah dibatasi oleh sumber-sumber penciptaan. Tidak berhenti sampai menjadi sebuah karya jadi, lagu yang memuat roh visi-misi kemudian harus diinternalisasikan menjadi realitas sosial di masyarakat, membumi, dan secara operasional efektif menyampaikan maksud dan tujuan dari isi lirik lagu yang memuat visi misi tersebut. Secara tekstual kekarya- an, musikalitas dari karya lagu ini, dituntut untuk tidak keluar dari identitas masyarakat, yang secara historis dan terutama kultural identik dengan masyarakat Sunda. Pada titik ini, proses kreatif secara referensial tidak akan lepas dari gagasan karya yang dalam hal ini adalah sebuah visioning. Lagu “Bandung Barat Cermat” adalah produk dari pertemuan antara gagasan karya dan pengalaman seni kreator, akhirnya proses kreatif menjadi menarik karena harus mem- pertemukan ‘kebutuhan propaganda’, kultur masyarakat, dan pengalaman seni kreator. Hasil penelitian ini merupakan deskripsi dari analisis proses kreatif terhadap karya musikalitas lagu berjudul “Bandung Barat Cermat”. Kata kunci: visi-misi, karya lagu,  proses kreatif, musikalitas