Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Karakteristik Generator Sinkron 3 Phasa 0.3KW Dengan Rotor Kutub Bayangan Pada Beban Resistif, Induktif dan Kapasitif Wawan Gunawan
EPIC (Journal of Electrical Power Instrumentation and Control) Vol 6, No 1 (2023): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v6i1.30636

Abstract

Energi listrik dalam jumlah yang cukup dan dengan mutu yang baik merupakan kunci keberhasilan dan perkembangan yang pesat pada kegiatan-kegiatan industri. Hal tersebut telah menyumbang kemajuan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyarakat disetiap negara. Konversi energi mekanik menjadi energi listrik secara besar-besaran praktis dilakukan hanya dengan generator sinkron. Generator sinkron dapat dioperasikan sebagai mesin tunggal, akan tetapi biasanya generator akan terhubung dalam suatu sistem interkoneksi sehingga bekerja sejajar sinkron dengan alternator-alternator lain. Generator adalah sebuah mesin yang digunakan untuk mengubah energi mekanik yang dihasilkan oleh turbin menjadi energi listrik. Dalam desain generator sinkron, kadang terjadi fenomena dimana gelombang yang dihasilkan tidak sinus murni tetapi terjadi distorsi pada gelombang keluaran yang disebut tooth harmonics. Penelitian ini menganalisa penyebab terjadinya tooth harmonics yang terjadi pada generator sinkron 3 phasa dan unjuk kerja dari generator sinkron 0,3kW (synchronous machine) yang digerakkan oleh motor DC shunt sebagai penggerak (prime mover). Untuk mengatur kecepatan motor DC shunt digunakan CM Low Voltage 0 – 250-VDC dan untuk eksitasinya digunakan regulator DC stabilizer 240-V. Hasil pengujian diketahui bahwa pada generator sinkron dengan rotor kutub bayangan didapatkan hasil gelombang yang lebih baik. Adanya beban resistif tidak berpengaruh terhadap pembentukan gelombang keluaran generator sinkron sedangkan adanya beban kapasitif akan memperbaiki bentuk gelombang dan untuk beban induktif, bentuk gelombangnya akan menjadi lebih terdistorsi.
PENGARUH ARUS EKSITASI TERHADAP ARUS STATOR MOTOR SINKRON 3 FASA DENGAN VIRTUAL INSTRUMENT Anto Carmanto; Wawan Gunawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3322

Abstract

The three-phase current value of a synchronous motor has a great impact on its long-term reliability and performance under load. Therefore, maintenance and monitoring must be performed to determine the performance of synchronous motors. A virtual instrument and its LabView software can be used as a method to determine the operating current value of a synchronous motor. The device used in the study contains a synchronous motor as a load, and his LabView-equipped controller is used to execute commands during synchronous motor testing. NI MyDAQ is used as an input to the controller prior to using LabView, so it can be customized for use as an input to motors and controllers. Power is supplied by adjusting the motor input voltage to 380 volts and the controller input voltage to 220 volts. The purpose of the research is to develop tools and simulation software for synchronous motors that use voltage regulators to react to variations and determine minimum and maximum voltage values to determine motor performance. As a result of examination, the motor output reached a maximum current value of 0.4A at idle and a maximum controller current value.
PENGARUH ARUS EKSITASI TERHADAP ARUS STATOR MOTOR SINKRON 3 FASA DENGAN VIRTUAL INSTRUMENT Anto Carmanto; Wawan Gunawan
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i3.3322

Abstract

The three-phase current value of a synchronous motor has a great impact on its long-term reliability and performance under load. Therefore, maintenance and monitoring must be performed to determine the performance of synchronous motors. A virtual instrument and its LabView software can be used as a method to determine the operating current value of a synchronous motor. The device used in the study contains a synchronous motor as a load, and his LabView-equipped controller is used to execute commands during synchronous motor testing. NI MyDAQ is used as an input to the controller prior to using LabView, so it can be customized for use as an input to motors and controllers. Power is supplied by adjusting the motor input voltage to 380 volts and the controller input voltage to 220 volts. The purpose of the research is to develop tools and simulation software for synchronous motors that use voltage regulators to react to variations and determine minimum and maximum voltage values to determine motor performance. As a result of examination, the motor output reached a maximum current value of 0.4A at idle and a maximum controller current value.
Implementasi Sistem Automatic Meter Reading (AMR) untuk Deteksi Anomali Pembacaan kWh Meter Tiga Fasa Muhamad Dedi Sofyan; Aripin Triyanto; Seflahir Dinata; Edy Sumarno; Wawan Gunawan
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 2 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i2.58213

Abstract

Listrik saat ini merupakan energi yang paling signifikan. PT. PLN (Persero), perusahaan Indonesia yang memasok dan menjual listrik, menggunakan meter kWh untuk membeli dan menjual listrik kepada konsumen. Pengguna daya besar yang menggunakan teknologi Automatic Meter Reading (AMR) untuk pengukuran energi berisiko mengalami gangguan. Energi listrik tidak tercatat akibat gangguan dalam transfer data meter kWh pelanggan ke sistem pusat data. Peralatan atau sistem pemeliharaan yang tidak memadai mungkin menjadi sumber gangguan tersebut. Konsumen PLN menggunakan aplikasi AMICON untuk melihat hasil pembacaan meter kWh pelanggan dari jarak jauh guna menentukan apakah terjadi pemadaman listrik. Pembacaan data dari aplikasi AMICON akan diperiksa di area kerja Unit Pelaksana Layanan Pelanggan (UP3) Kebon Jeruk dengan pembatasan daya 23.000 VA hingga 24 MVA. Ditemukan bahwa antara Maret 2024 dan Agustus 2024, kejadian arus yang tidak terukur pada meter kWh menyebabkan kerugian sebesar 21.200 kWh menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan data langsung AMR, ditambah dengan pendekatan berdasarkan pembayaran bulanan pelanggan. Diharapkan bahwa pemeliharaan preventif rutin akan mengurangi kerugian energi listrik. Banyak klien dengan energi yang tidak terukur ditemukan sebagai akibat dari kerusakan modem.
Prototipe Sistem Backup Energi Tenaga Surya 100 Wp Terintegrasi dengan ATS dan Baterai Lithium untuk Optimalisasi Pasokan Listrik Darurat Rumah Tangga Ahmad Raihan; Seflahir Dinata; Edy Sumarno; Wawan Gunawan
EPIC Journal of Electrical Power Instrumentation and Control Vol 8 No 2 (2025): EPIC
Publisher : Universitas Pamulang, Prodi teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/epic.v8i2.58637

Abstract

Kebutuhan listrik rumah tangga terus meningkat dan seringnya pemadaman dari jaringan PLN menjadi tantangan tersendiri. Di sisi lain, Indonesia memiliki potensi energi surya yang besar sebagai sumber alternatif. Oleh karena itu, penelitian bertujuan merancang dan menguji prototipe sistem backup energi tenaga surya 100 Wp yang terintegrasi dengan automatic transfer switch (ATS) dan baterai lithium sebagai pasokan listrik darurat rumah tangga. Sistem menggunakan panel surya monokristalin 100 Wp, solar charge controller 10 A, baterai lithium 12 V 50 Ah, inverter 1000 W, dan ATS satu fasa dengan beban uji tiga lampu LED 10 W dan satu kipas angin 25 W (total 55 W). Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan, perakitan, dan pengujian eksperimental untuk mengevaluasi tegangan, arus, radiasi matahari, efisiensi, serta respons ATS. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menyuplai beban 55 W secara stabil, baterai lithium menyediakan energi darurat yang cukup, dan ATS dapat secara otomatis beralih antara PLN dan inverter PLTS dalam waktu sekitar 1 detik tanpa memutus beban, sehingga sistem terbukti andal dan efektif sebagai sumber energi darurat rumah tangga.