Sukri Sukri
STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung dalam Meningkatkan Kemandirian dan Ketahanan Ekonomi Keluarga Masmuroh Masmuroh; Sukri Sukri; Ramli Ramli; Iin Meriza
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v8i1.11868

Abstract

Social development can be carried out in various fields of community life, one of which is economic growth that develops based on the independence of each person. The Islamic Boarding School through the Savings and Loans Cooperative and Sharia Financing (KSPPS) BMT Al-Hikmah is aware of these challenges and then moves to empower all opportunities that exist in society. This study aims to determine the strategy of Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung in increasing family economic independence and resilience. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques of interviews, observation, and documentation. The results of the Baitul Mal Wattamwil (BMT) Al-Hikmah Bandar Lampung strategy research in increasing family economic independence and resilience through the potential of independent entrepreneurs in increasing family resilience. The strategy includes 4 empowerment programs such as 1) Development of Human Resources (HR); 2) Group Institutional Development; 3) Fostering Community Capital; and 4) Productive Business Development. The impact of the implemented strategy is the solution to various problems faced by the community to increase income and financial well-being as well as family resilience.
Epistemologi Tafsir Sufi: Sejarah, Metodologi dan Paradigma Komprehensif Ramli Ramli; Cucu Setiawan; Abdul Rahman; Mulyadi Mulyadi; Sukri Sukri
BASHA'IR: JURNAL STUDI AL-QUR'AN DAN TAFSIR Vol 5 No 2 (2025): Basha'ir: Jurnal Studi Al-Quran dan Tafsir
Publisher : Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/bashair.v5i2.54778

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi epistemologi tafsir sufistik dengan menelaah tiga dimensi utama: asal-usul historis, landasan metodologsis, dan orientasi paradigmatik. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dalam kerangka analisis wacana, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan dasar-dasar epistemik tafsir sufi dalam tradisi penafsiran Islam yang lebih luas. Temuan pertama menunjukkan bahwa akar historis tafsir sufi dapat ditelusuri hingga masa Nabi Muhammad SAW, sebagaimana ditunjukkan oleh penafsiran Ibnu ‘Abbas terhadap QS. al-Dzāriyāt ayat 56, dari liya‘budún (agar mereka menyembah-Ku) menjadi liya‘rifún (agar mereka mengenal-Ku). Kedua, secara metodologis, tafsir sufi sangat bergantung pada kedalaman dzauq (ketajaman spiritual intuitif) dan proses tazkiyat al-nafs (pensucian jiwa) sebagai prasyarat epistemik untuk memahami isyarat dan makna batin dari Al-Qur’an. Ketiga, dari sisi paradigma, tafsir sufi menempati posisi mediasi antara tafsir zāhir (eksoterik) dan tafsir batînî (esoterik). Berbeda dengan tafsir batînî yang cenderung mengabaikan makna lahiriah, tafsir sufi mengintegrasikan dimensi lahir dan batin secara seimbang dengan tetap berpijak pada kerangka syariat Islam. Hal ini menegaskan bahwa seorang penafsir sufi yang sah harus memiliki komitmen yang seimbang terhadap praktik lahiriah syariat maupun jalan spiritual batiniah.