Maulidda Fitria
Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kredit Barang Rumah Tangga Prespektif Etika Bisnis Islam Maulidda Fitria; Moh. Mukhlas; Rike Navasa Wiji Lestari; Rizka Putri Nurhaliza
Jurnal Antologi Hukum Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.762 KB) | DOI: 10.21154/antologihukum.v2i2.1327

Abstract

In the case of credit for household goods in Mawatsari Hamlet, several items can be taken as credit items, including carpets, mattresses, pillows, pans, and several other household items, and in this place, only use payment transactions with two options, namely by repay in installments every month or pay off directly at the end of a predetermined time, usually the payment time is 3 to 4 months after receiving the goods because you can't pay directly sometimes it makes many people who originally had money to pay but then when the time for payment comes to the money to pay is already used for other things. This study aims to: explain the implementation of household goods credit in Mawatsari Hamlet, Datangan District, Madiun Regency, and to describe the Perspective of Islamic Business Ethics on Credit for Household Goods in Mawatsari Hamlet, Datangan District, Madiun Regency. In this study, the authors conducted field research (field research). Researchers used a qualitative approach, namely collecting data from existing facts. For data processing, the authors used editing and finding results. On this basis, credit was used. This study concluded that: the credit agreement for household goods in Mawatsari Hamlet is not by Islamic business ethics because there is still non-fulfillment of agreements made before the transaction is carried out. Some factors trigger lousy credit. Dalam kasus kredit barang rumah tangga di Dusun Mawatsari terdapat beberapa barang yang dapat diambil sebagai barang kredit di antaranya yaitu: karpet, kasur, bantal, panci, dan beberapa barang rumah tangga lainnya, dan di tempat ini hanya menggunakan transaksi pemembayaran dengan dua pilihan yaitu dengan mencicil setiap bulan atau melunasi langsung di akhir waktu yang telah ditentukan, biasanya p waktu pembayaran 3 sampai 4 bulan setelah penerimaan barang, karena tidak dapat membayar langsung terkadang menjadikan banyak orang yang semula mempunyai uang untuk membayar namun dikemudian saat waktu pembayaran tiba uang untuk membayar sudah digunakan untuk hal lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk : menjelaskan pelaksanaan kredit barang rumah tangga di Dusun Mawatsari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun dan untuk mendeskripsikan Prespektif Etika Bisnis Islam terhadap Kredit Barang Rumah Tangga Di Dusun Mawatsari Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian lapangan (fileld ressearch. Peneliti dalam melakukan penggalian data menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu mendata dari fakta yang ada. Untuk pengolahan data penulis menggunakan editing dan penemuan hasil. Pada landasaan ini yang digunakan yaitu kredit. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: akad kredit barang rumah tangga di Dusun Mawatsari belum sesuai dengan etika bisnis Islam, karena masih adanya ketidakterpenuhinya kesepakatan yang telah dibuat sebelum transaksi dilakukan, dan adanya faktor yang memicu terjadinya kredit mancet.