Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesenjangan Kondisi Pengangguran Lulusan SMK/MAK di Indonesia: Analisis Antargender dan Variabel-Variabel yang Memengaruhinya Hermawan, Arif; Mufiedah, Maziyyatul; Madina, Virginia; Santika, Zukhrufiyah Mei; Kasim, Muhammad Faturahman; Siagian, Tiodora Hadumaon
Jurnal Ketenagakerjaan Vol 18 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Kebijakan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47198/jnaker.v18i3.246

Abstract

Indonesia masih memerlukan usaha yang cukup besar untuk mengatasi pengangguran, terutama bagi lulusan SMK/MAK. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) merupakan kontributor terbesar Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Agustus 2021. Selain itu, TPT lulusan SMK/MAK antara perempuan dan laki-laki masih memiliki perbedaan yang cukup besar. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2021, TPT perempuan lulusan SMK/MAK mencapai 10,17 persen sementara TPT laki-laki lulusan SMK/MAK mencapai 11,57 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan gender dalam aspek ketenegakerjaan pada lulusan SMK/MAK di Indonesia. Kesetaraan gender dalam ketenagakerjaan perlu diciptakan karena memiliki dampak pada pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel yang signifikan memengaruhi status menganggur lulusan SMK/MAK antargender di Indonesia pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan data Sakernas Agustus 2021 yang dianalisis dengan metode regresi logistik biner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap status menganggur pada lulusan SMK/MAK perempuan adalah umur, klasifikasi tempat tinggal, status perkawinan, periode lulus, status disabilitas, dan klasifikasi jurusan sementara variabel yang berpengaruh signifikan terhadap status menganggur pada lulusan SMK/MAK laki-laki adalah umur, status perkawinan, periode lulus, status disabilitas, dan klasifikasi jurusan.
Strategi Marketing dengan Menggunakan Analisis SWOT dan Digital Marketing Trifecta (Studi Kasus pada Fusiology) Hermawan, Arif; Jaya, Rama Chandra; Saputro, Arie Hendra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5876

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, termasuk pada sektor minuman kesehatan yang mengalami peningkatan signifikan pascapandemi. Salah satu produk yang berkembang pesat adalah kombucha, minuman fermentasi yang diminati karena manfaat kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan usaha Fusiology, sebuah UMKM minuman kombucha berbasis kopi dan cascara, melalui pendekatan Analisis SWOT dan Digital Marketing Trifecta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal usaha, sedangkan Digital Marketing Trifecta yang meliputi owned media, paid media, dan earned media digunakan untuk mengevaluasi serta merumuskan strategi pemasaran digital yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fusiology memiliki kekuatan pada diferensiasi produk berbahan baku lokal, varian unik, serta nilai kesehatan yang tinggi. Namun, kelemahan masih ditemukan pada keterbatasan kapasitas produksi, jangkauan pemasaran, dan rendahnya edukasi konsumen mengenai produk kombucha. Peluang usaha didukung oleh meningkatnya tren gaya hidup sehat dan pasar kombucha yang masih terbuka luas, sementara ancaman berasal dari persaingan yang semakin ketat dan regulasi produk fermentasi. Penerapan Digital Marketing Trifecta dinilai mampu meningkatkan visibilitas merek, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat hubungan dengan konsumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Analisis SWOT dan Digital Marketing Trifecta dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha Fusiology di industri minuman kesehatan.