Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THROW-IN PASS SCORE DAN PASSING GO MENINGKATKAN PASSING STOPPING PEMAIN SEPAKBOLA KLUB PSKT Rian Andi Dessitaba; P. Muhammad Yusuf; Lalu Hulfian
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10975

Abstract

ABSTRACT The ability of passing and stopping is one of the fundamental skills that plays an important role in maintaining ball possession and supporting the effectiveness of soccer performance. Based on observations of PSKT Sumbawa Barat players in 2023, players still made errors in passing and ball control, causing the flow of the game to become less effective. This study aimed to determine the effect of throw-in pass and score and passing go training on the passing stopping ability of PSKT Sumbawa Barat players in 2023. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 22 players selected through a purposive sampling technique and divided into two treatment groups. The first group received throw-in pass and score training, while the second group received passing go training. The training program was conducted for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected using a 30-second passing stopping test, while data analysis was performed using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving the players’ passing stopping ability. Game-based and movement-oriented training proved effective in improving passing quality, ball control, movement coordination, and decision-making skills during game situations. ABSTRAK Kemampuan passing stopping merupakan salah satu keterampilan dasar yang berperan penting dalam menjaga penguasaan bola dan mendukung efektivitas permainan sepak bola. Berdasarkan hasil pengamatan pada pemain PSKT Sumbawa Barat tahun 2023, masih ditemukan kesalahan dalam melakukan passing dan mengontrol bola sehingga alur permainan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan throw-in pass and score dan passing go terhadap kemampuan passing stopping pemain PSKT Sumbawa Barat tahun 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 22 pemain yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan. Kelompok pertama diberikan latihan throw-in pass and score, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan passing go. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengumpulan data menggunakan tes passing stopping selama 30 detik, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan passing stopping pemain. Latihan berbasis permainan dan pergerakan terbukti membantu pemain meningkatkan kualitas passing, kontrol bola, koordinasi gerak, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi permainan.
BOLA JALAN DAN PASS BACK PASS MENINGKATKAN KETEPATAN SHOOTING Tomi Saputra; Herman Syah; Muhsan Muhsan; Lalu Hulfian
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10980

Abstract

ABSTRACT Shooting accuracy is an important skill in football because it plays a significant role in a team’s success in scoring goals. However, youth players still frequently experience inaccurate shots due to inadequate technical control and movement coordination when performing shooting. This study aimed to determine the effect of shooting training using the moving ball and pass back pass methods on the shooting accuracy of SSB PS Duo Pringgarata players aged 13–15 years and to identify the more effective training method. The study employed an experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 players aged 13–15 years selected through purposive sampling and divided into two groups using an ordinal pairing pattern. The first group received shooting training with the moving ball method, while the second group received pass back pass training for 16 sessions. Data were collected using the Bobby Charlton shooting test and analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had a significant effect on improving players’ shooting accuracy. However, the moving ball training method produced greater improvement than the pass back pass method because players could better control ball position and shooting direction before taking the shot. This study indicates that technical training delivered progressively from simple situations to more complex game-like situations can help improve the shooting accuracy of youth players. The findings of this study can be used as a reference for coaches in designing more effective shooting training programs that are appropriate to the developmental stage of youth football players. ABSTRAK Ketepatan shooting merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola karena berperan dalam keberhasilan tim mencetak gol. Namun, pemain usia muda masih sering mengalami kesalahan arah tendangan akibat kurangnya kontrol teknik dan koordinasi gerak saat melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola jalan dan pass back pass terhadap ketepatan shooting pemain SSB PS Duo Pringgarata KU 13–15 tahun serta menentukan metode latihan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain usia 13–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan pola ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan latihan shooting dengan bola jalan, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan pass back pass selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes Bobby Charlton shooting test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting pemain. Namun, latihan bola jalan memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan pass back pass karena pemain lebih mudah mengontrol posisi bola dan arah tendangan sebelum melakukan shooting. Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan teknik yang diberikan secara bertahap dari situasi sederhana menuju situasi permainan yang lebih kompleks dapat membantu meningkatkan akurasi shooting pemain usia muda. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan shooting yang lebih efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan pemain sepak bola usia muda.