Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Academic Self-Efficacy as A Mediator on The Relationship Between Academic Motivation and Academic Achievement of College Students During the Online Learning Period Vivik Shofiah; Rexsy Taruna; Yulita Kurniawaty Asra; Khairunnas Rajab; Che Zarrina Sa’ari
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol 4, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v4i1.18247

Abstract

There are limitations to the review of the role of academic self-efficacy as a mediator of the link between academic motivation and academic achievement in students. This study aims to determine the direct, indirect, and total effects of academic self-efficacy as a mediating relationship between academic motivation and achievement. This study used 127 college students and health workers as samples. The profile of academic motivation was measured using the academic motivation scale, and academic self-efficacy was measured using the learning self-efficacy scale. The analysis technique in this study used the Robust Bootstrap Test for Mediation Analysis. This study explained that academic self-efficacy empirically played a role in mediating the relationship between academic motivation and academic achievement (β = .26; p .001; CI: [0.198-0.330]).
Pemberdayaan Guru Sekolah Inklusi Melalui Edukasi Diet GFCF Untuk Siswa Disabilitas (Kondisi ASD) Vivik Shofiah; Yuliana Intan Lestari; Indah Puji Ratnani; Eko Syahputra; Yulita Kurniawaty Asra
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3518

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi neurodevelopmental yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku individu. Salah satu intervensi yang menunjukkan dampak positif terhadap perilaku anak ASD adalah diet bebas gluten, kasein, dan gula (GFCF). Namun, pemahaman guru sekolah inklusi terhadap pola diet ini masih terbatas, padahal mereka memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran anak ASD. Berdasarkan kondisi tersebut, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah inklusi di Pekanbaru dalam menerapkan prinsip diet GFCF dan komponen tambahan seperti diet bebas MSG, fenol, dan zat kimia berbahaya lainnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community-Based Participatory Research (CBPR), yang melibatkan kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa, guru dan terapis sekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengisian lembar M-CHAT. Fokus pengabdian diarahkan pada evaluasi pemahaman dan penerapan pola diet khusus ASD oleh guru dan terapis serta dampaknya terhadap perilaku belajar siswa melalui pelatihan interaktif berbasis materi edukatif. Hasil pelatihan diet GFCF ini meningkatkan kapasitas guru dan terapis dalam memahami keterkaitan pola makan dengan perilaku anak ASD, serta membantu terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif dan inklusif. Lebih jauh, program ini memberi kontribusi pengetahuan praktis bagi guru dan terapis dalam pengelolaan anak ASD secara lebih holistik  
The Implications of Information Technology Use from a Self-Awareness Perspective on The Development of Students' Islamic Morality Siti Zaleha; Khairunnas Rajab; Yulita Kurniawaty Asra
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v7i1.1524

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pemanfaatan teknologi terhadap pembentukan akhlak siswa SMA dengan menempatkan kesadaran diri sebagai variabel tinjauan utama. Di tengah meningkatnya ketergantungan remaja pada perangkat digital yang memengaruhi dinamika moral dan karakter, kesadaran diri diidentifikasi sebagai penentu arah pengaruh teknologi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunaka angket. Data dianalisis melalui regresi linear berganda untuk menilai kontribusi penggunaan teknologi dan kesadaran diri terhadap pembentukan akhlak. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan teknologi memiliki implikasi signifikan terhadap pembentukan akhlak, namun pengaruh tersebut dipengaruhi oleh tingkat kesadaran diri peserta didik. Semakin tinggi kesadaran diri, semakin positif arah pembentukan akhlak meskipun intensitas penggunaan teknologi tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendidikan karakter antara literasi digital dan penguatan karakter di sekolah.