Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Kebersyukuran dalam Meningkatkan Kesehatan Mental pada Ibu-Ibu Majelis Taklim di Kota Pekanbaru Liliza Agustin; Vivik Shoviah; Yulita Kurniawati
MENARA RIAU Vol 14, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.518 KB) | DOI: 10.24014/menara.v14i2.12553

Abstract

Community service is based on research and method development. Against the backdrop of the effort to give birth to Islamic psychological interventions, the researcher tried to design a gratefulness training module. The gratefulness training model is a theistic psychological intervention which is the development of a training model taken from the concept of gratitude by Ibn Qayyim Aljauziyah. What distinguishes it is the conceptualization and emphasis of intervention in several ways. The method development is combining the concept of Gratitude with gratefulness in a training forum as a psychological intervention. The hope is that gratefulness training can be applied, conducted research, and can be considered as a single intervention or additional intervention, especially for Muslims. The participants of the gratefulness training were 20 people in the Taklim Council in Pekanbaru City.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK MELALUI METODE MULTISENSORI Vivik Shofiah; Yana Silvi Aulia Mawaddah
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.415 KB) | DOI: 10.21107/personifikasi.v9i1.6763

Abstract

Kemampuan membaca permulaan perlu dirangsang sejak anak usia dini agar anak tidak mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi pada tingkatan pendidikan selanjutnya. Salah satu metode kreatif dalam pembelajaran membaca permulaan yaitu dengan melibatkan berbagai unsur alat indera seperti pendengaran, penglihatan, gerakan, dan perabaan dengan menggunakan metode multisensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak TK melalui metode multisensori. Penelitian eksperimen kuasi ini menggunakan desain nonequivalent control group design dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 13 orang, yakni 9 orang merupakan kelompok eksperimen dan 4 orang merupakan kelompok kontrol. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan membaca permulaan dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik nonparametrik Mann Whitney Test. Berdasarkan hasil analisis data pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh taraf signifikansi p=0,005. Hasil penghitungan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor yang signifikansi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang berarti bahwa subjek yang diberikan metode multisensori mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan dibandingkan dengan subjek yang tidak diberikan metode multisensori.
METODE BIBLIOTERAPI ISLAM UNTUK PENGEMBANGAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PADA MAHASISWA Vivik Shofiah
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 2, No 1 (2019): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.106 KB) | DOI: 10.24014/egcdj.v2i1.7250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode biblioterapi Islam dalam meningkatkan karakter tanggung jawab. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 11 mahasiswa fakultas psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau yang terbagi menjadi enam (6) mahasiswa menjadi kelompok eksperimen dan lima (5) mahasiswa menjadi kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan desain nonequivalent control group design. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala karakter tanggung jawab dan di analisis dengan menghitung rerata skor gain skor kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan uji hiptesis diperoleh hasil bahwa rerata gain skor pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan kelompok kontrol. Artinya metode biblioterapi islam berpengaruh terhadap pengembangan karakter tanggung jawab pada mahasiswa.
HUBUNGAN BERSYUKUR DENGAN MAKNA HIDUP NARAPIDANA ANAK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KELAS II B PEKANBARU Vivik Shofiah Ricca; Angreini Munthe
Kutubkhanah Vol 18, No 1 (2015): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.763 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v18i1.1472

Abstract

Kebutuhan nilai-nilai agama di kehidupan narapidana sangat penting adanya.Agama dapatmenjadi resource yang berkontribusi nyata dalam melahirkan kebermaknaan hidup pada dirinarapidana.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi yang jelas mengenaikepribadian narapidana anak di lapas anak kelas II B Pekanbaru yang fokus pada penemuanmakna hidup dengan cara bersyukur.Pengumpulan data penelitian dengan menggunakan skala bersyukur dan makna hidupdengan hasil uji daya beda aitem untuk skala bersyukur rxy berkisar antara 0.300 sampai0.662. Sedangkan skala makna hidup diperoleh daya beda rxy berkisar antara 0.000 sampaidengan 0.591. Berdasarkan uji reliabilitas skala bersyukur dengan koefisien reliabilitas sebesar0.769 dan skala makna hidup sebesar 0.873.Data berdistribusi normal dan liner dan diperolehkoefisien korelasi sebesar 0.614 dengan taraf signifikansi 0.008 (p<0.01).Dengan demikianhipotesis yang diajukan terdapat hubungan antara bersyukur dengan makna hidup padanarapidana anak di lapas anak kelas IIb Pekanbaru diterima
Academic Self-Efficacy as A Mediator on The Relationship Between Academic Motivation and Academic Achievement of College Students During the Online Learning Period Vivik Shofiah; Rexsy Taruna; Yulita Kurniawaty Asra; Khairunnas Rajab; Che Zarrina Sa’ari
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol 4, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v4i1.18247

Abstract

There are limitations to the review of the role of academic self-efficacy as a mediator of the link between academic motivation and academic achievement in students. This study aims to determine the direct, indirect, and total effects of academic self-efficacy as a mediating relationship between academic motivation and achievement. This study used 127 college students and health workers as samples. The profile of academic motivation was measured using the academic motivation scale, and academic self-efficacy was measured using the learning self-efficacy scale. The analysis technique in this study used the Robust Bootstrap Test for Mediation Analysis. This study explained that academic self-efficacy empirically played a role in mediating the relationship between academic motivation and academic achievement (β = .26; p .001; CI: [0.198-0.330]).
Psikologi Ibadah Dalam Kesehatan Mental Ganesya Silvia Putri; Vivik Shofiah; Khairunnas Rajab
Jurnal Psikologi dan Konseling West Science Vol 2 No 04 (2024): Jurnal Psikologi dan Konseling West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpkws.v2i04.1802

Abstract

Diantara berbagai agama di dunia, Islam adalah agama yang paling istimewa dibandingkan dengan yang lain dan paling dicintai oleh Allah SWT. Dalam Islam, ada banyak sekali ibadah yang mendapatkan pahala, baik itu ibadah wajib maupun ibadah sunnah. Dari aspek psikologis, salah satu manfaat yang diperoleh adalah ketenangan jiwa. Orang yang memahami dan menghayati praktik ibadah cenderung memiliki Kesehatan mental yang lebih baik karena mereka mampu mengatasi permasalahan hidup yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian sebelumnya telah menyimpulkan bahwa ibadah dalam Islam, termasuk shalat, dzikir, pengajian, dan bentuk-bentuk ibadah lainnya, dapat menjadi sarana untuk mencapai Kesehatan mental. Sebagai manusia,hidup memang penuh dengan cobaan. Jika seseorang tidak mampu mengendalikan atau melarikan diri dari cobaan yang menimpanya, hal ini cenderung memperburuk kesehatan mental. Pada hakikatnya semua ilmu pendidikan saat ini sebenarnya saling berkaitan satu sama lain. Salah satunya adalah bahwa Islam dan psikologi adalah satu dan sama. Psikologi dapat digunakan untuk mengukur, membandingkan, dan menanamkan ajaran Islam dengan baik. Karya tulis ilmiah ini menggunakan metode tinjauan pustaka. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka, orang yang memahami dan mengamalkan akidah Islam mampu mengatasi dan menghayati masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya, bekerja secara efektif, beradaptasi dengan lingkungannya dan memiliki hubungan dengan lingkungan dan Tuhannya. Kata Kunci: Psikologi Ibadah, Kesehatan Mental
Kematian Sebagai Transisi Spritual: Telaah Psikologi Islam terhadap Proses Menuju Kematian Nabila Atika Ajra; Adhelia Husnainy Zaen; Vivik Shofiah; Khairunnas Rajab
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana Islam memandang persiapan menghadapi kematian dengan menggunakan pendekatan studi literatur. Kematian merupakan suatu kepastian yang tidak bisa dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an. Dalam perspektif psikologi dan Islam, persiapan kematian dipandang sebagai bagian penting dari perjalanan hidup, yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial. Pada aspek spiritual, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai wujud kesiapan menghadapi akhir hayat. Dari sisi moral, persiapan kematian tercermin dalam perilaku sehari-hari, seperti menjaga amanah, berbuat kebajikan, serta meninggalkan teladan moral yang baik. Sementara itu, aspek sosial menekankan pentingnya menunaikan wasiat, melunasi utang, dan membagikan harta warisan sesuai tuntunan syariat. Penelitian ini dilakukan melalui kajian literatur atau studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan menghadapi kematian dalam psikologi dan Islam mampu menghadirkan ketenangan batin, memberikan kepastian, serta memengaruhi cara seorang Muslim menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab, baik kepada Allah maupun kepada sesama manusia.
Pemberdayaan Guru Sekolah Inklusi Melalui Edukasi Diet GFCF Untuk Siswa Disabilitas (Kondisi ASD) Vivik Shofiah; Yuliana Intan Lestari; Indah Puji Ratnani; Eko Syahputra; Yulita Kurniawaty Asra
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 4 No 1 (2026): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v4i1.3518

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi neurodevelopmental yang memengaruhi interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku individu. Salah satu intervensi yang menunjukkan dampak positif terhadap perilaku anak ASD adalah diet bebas gluten, kasein, dan gula (GFCF). Namun, pemahaman guru sekolah inklusi terhadap pola diet ini masih terbatas, padahal mereka memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran anak ASD. Berdasarkan kondisi tersebut, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru sekolah inklusi di Pekanbaru dalam menerapkan prinsip diet GFCF dan komponen tambahan seperti diet bebas MSG, fenol, dan zat kimia berbahaya lainnya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Community-Based Participatory Research (CBPR), yang melibatkan kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa, guru dan terapis sekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta pengisian lembar M-CHAT. Fokus pengabdian diarahkan pada evaluasi pemahaman dan penerapan pola diet khusus ASD oleh guru dan terapis serta dampaknya terhadap perilaku belajar siswa melalui pelatihan interaktif berbasis materi edukatif. Hasil pelatihan diet GFCF ini meningkatkan kapasitas guru dan terapis dalam memahami keterkaitan pola makan dengan perilaku anak ASD, serta membantu terciptanya lingkungan belajar yang lebih kondusif dan inklusif. Lebih jauh, program ini memberi kontribusi pengetahuan praktis bagi guru dan terapis dalam pengelolaan anak ASD secara lebih holistik  
Membaca dengan Cara Berbeda: Mengapa Disleksia Perlu Dipahami? Rilta Mardalena; Vivik Shofiah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Publisher : Pijar Pustaka Widyadhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disleksia sering kali dipahami secara keliru sebagai ketidakmampuan belajar atau keterbelakangan intelektual, padahal pada kenyataannya individu dengan disleksia memiliki kecerdasan rata-rata hingga di atas rata-rata. Penelitian ini bertujuan untuk memahami disleksia secara komprehensif sebagai cara membaca yang berbeda serta implikasinya terhadap praktik pendidikan inklusif. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, artikel ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi akademik terkait disleksia. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan mengkategorikan literatur berdasarkan tema-tema utama, meliputi definisi disleksia, karakteristik individu dengan disleksia, dampak akademik dan psikososial, serta strategi intervensi pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa disleksia merupakan gangguan belajar spesifik yang bersifat neurokognitif dan ditandai oleh kesulitan dalam memproses bahasa tertulis, khususnya pada aspek fonologis dan pengenalan kata. Namun demikian, disleksia tidak berkaitan dengan rendahnya tingkat kecerdasan, melainkan dengan perbedaan cara otak memproses simbol dan bunyi bahasa. Pemahaman disleksia sebagai variasi neurokognitif menuntut perubahan paradigma pendidikan dari pendekatan berbasis defisit menuju pendekatan berbasis potensi (strength-based approach). kolaborasi antara lembaga pendidikan, pendidik, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, dan ramah terhadap keberagaman gaya belajar. Implementasi strategi pembelajaran multisensori, pelatihan fonologis, serta dukungan sosial-emosional yang berkelanjutan menjadi faktor penting dalam membantu anak dengan disleksia mengoptimalkan potensi akademik dan sosialnya. Strategi dan pemahaman yang komprehensif dan penerapan strategi berbasis bukti diharapkan dapat mengurangi stigma terhadap disleksia, meningkatkan kualitas intervensi pendidikan.
PSIKOLOGI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PENDEKATAN HUMANISTIK DALAM PROSES BELAJAR Putri Hidayati; Vivik Shofiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13434

Abstract

This study aims to examine Islamic educational psychology as a relevant and comprehensive humanistic approach in the learning process, with a focus on the integration between modern educational psychology theory and Islamic values. The method used is a systematic literature review of 32 academic sources consisting of SINTA-indexed national journals, reputable international journals, and academic books published in the 2014–2024 period. The results of the study indicate that Islamic educational psychology has a humanistic framework that positions humans as whole beings, with cognitive, affective, psychomotor, and spiritual dimensions that are fundamentally different from secular humanism. The learning process in Islam is not solely oriented towards acquiring knowledge, but rather on character formation and achieving sa'adah (true happiness). Teachers in the Islamic tradition play a dual role as murabbi and mu'allim which requires pedagogical competence as well as moral integrity. Learning motivation stems from theological awareness of knowledge as worship, which provides a transcendent dimension beyond conventional extrinsic and intrinsic motivation models. The novelty of this research lies in the systematic mapping of the meeting points between the humanistic dimensions of Islamic psychology and Western educational psychology theories, while also identifying their practical implications for the development of learning models in Indonesian Islamic educational institutions.