Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat dalam Mengatasi Stunting melalui Pelatihan Pengolahan Menu MP-ASI Berbahan Pangan Lokal Wardhina, Faizah; Suryani, Nany; Poernareksa, Dwidya
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.2704

Abstract

Praktik pemberian makan yang tidak benar merupakan penyebab utama awal terjadinya malnutrisi pada bayi dan batita. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sangat penting karena sejak usia >6 bulan hingga 2 tahun diperlukan zat gizi yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak selama masa golden period. Jika pemberiannya tepat, MP-ASI dapat mendukung tumbuh kembang lebih optimal. Sebaliknya, pemberian yang kurang tepat bisa menyebabkan stunting. Bahan pangan lokal merupakan sumber pangan yang mudah didapatkan di sekitar wilayah tempat tinggal kita. Pemberian MP-ASI berbahan pangan lokal memiliki beberapa dampak positif. Berdasarkan hal tersebut, kami selaku Tim Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Husada Borneo bermaksud memberikan pelatihan tentang pengolahan MP-ASI berbahan pangan lokal untuk atasi stunting. Tujuan dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sasaran tentang pengolahan MP-ASI berbahan pangan lokal untuk pencegahan dan penanganan stunting. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode dan tahapan berupa: 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, 3) tahap akhir. Sasaran pada kegiatan ini adalah 20 orang ibu yang terdiri dari ibu menyusui, kader Posyandu, dan pelaku UMKM di Kecamatan Liang Anggang Kota Banjarbaru. Hasil kegiatan menunjukkan pengetahuan dan keterampilan sasaran mengalami peningkatan yang signifikan setelah kegiatan pelatihan.
Peran Rekam Medis Sebagai Pemberi Informasi Kesehatan di Poskesdes Indrasari dan Poskesdes Bincau Qomah, Isti; Wati, Ni Wayan Kurnia Widya; Wardhina, Faizah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/c3mxjr33

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi merupakan kondisi positif yang akan sangat mendukung berkembangnya Sistem Informasi Kesehatan. Oleh karenanya, implementasi teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan Sistem Informasi Kesehatan menjadi solusi paling bijak yang harus diambil. Peningkatan pelayanan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kenyamanan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga negara dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum. Tujuan untuk memberikan “Peran Rekam Medis Sebagai Pemberi Informasi Kesehatan di Poskesdes Indrasari dan Poskesdes Bincau”. Untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien diperlukan informasi kesehatan. Informasi kesehatan digunakan sebagai masukan pengambilan keputusan dalam setiap proses manajemen kesehatan baik manajemen pelayanan kesehatan, manajemen institusi kesehatan, maupun manajemen program pembangunan kesehatan atau manajemen wilayah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menggunakan metode penyuluhan sosialisasi kepada masyarakat tentang peran rekam medis dalam pemberian informasi kesehatan. dari hasil pre test dan post test menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan pengetahuan masyarakat sebelum dilakukan penyuluhan dan setelah dilakukan penyuluhan. Disamping itu, dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh akses terhadap informasi kesehatan berdasarkan data rekam medis yang dimiliki oleh pasien.
Edukasi MP-ASI Berbahan Pangan Lokal untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Balita di Posyandu Wardhina, Faizah; Rahmadiliyani, Nina; Suryani, Nany
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.942

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) yang tidak tepat masih menjadi permasalahan pada ibu balita dan berkontribusi terhadap terjadinya masalah gizi, termasuk stunting. Edukasi mengenai MP-ASI berbahan pangan lokal menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk meningkatkan pengetahuan ibu di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki anak balita melalui kegiatan edukasi tentang MP-ASI berbahan pangan lokal di Posyandu. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2025 dalam bentuk edukasi menggunakan metode ceramah dan diskusi. Sasaran kegiatan adalah 12 ibu balita yang datang ke Posyandu Manggis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata post-test dibandingkan pre-test. Edukasi MP-ASI berbahan pangan lokal efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu balita dan berpotensi mendukung upaya perbaikan gizi anak di tingkat Posyandu.
Sistem Pendukung Keputusan untuk Deteksi Dini Faktor Risiko Stunting pada Ibu Hamil dengan Metode SAW Poernareksa, Dwidya; Wardhina, Faizah; Hasanah, Uswatun; Ramadhaningsih, Ledy
Jurnal Informatika Terpadu Vol 12 No 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : LPPM STT Terpadu Nurul Fikri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54914/jit.v12i1.2774

Abstract

Stunting remains a critical public health challenge in Indonesia, with a prevalence of 21.5% according to the 2023 Indonesian Health Survey. The nutritional status of pregnant women is a pivotal factor in the prevention. This study aims to implement a Decision Support System (DSS) using the Simple Additive Weighting (SAW) method to assess the risk of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women as a proactive measure to prevent stunting. The research analyzed data from 70 pregnant women at a public health center (Puskesmas) using four clinical criteria: height (10% weight), body weight (20%), Mid-Upper Arm Circumference/MUAC (45%), and hemoglobin levels (25%). Data were collected through observation, interviews with healthcare professionals, and ANC medical record documentation, subsequently processed using the SAW algorithm for risk ranking. The implementation results identified 54 women (77.14%) at low risk, 13 (18.57%) at moderate risk, and 3 (4.29%) at high risk. The system was evaluated using a confusion matrix, which yielded a high accuracy of 96%. This system can be integrated into primary healthcare centers (Puskesmas) and integrated healthcare posts (Posyandu) to facilitate precise and rapid interventions for CED risks, effectively replacing traditional manual processes.