Arja Adi Jaya Pohan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Paparan Cahaya Terhadap Kelelahan Mata Pada Pekerja Home Industri : Literature Review Fahmi Tegar*; Rafika Alawiyah; Khofa Hikmah Dilla Jannah; Arja Adi Jaya Pohan; Nanda Mardyanti Purba; Nurul Hasanah; Dhea Anggraini Nasution; Tri Niswati Utami
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25616

Abstract

Latar Belakang: Pencahayaan adalah faktor lingkungan fisik yang penting dalam bekerja. Pencahayaan yang buruk dapat menyebabkan mata lelah dan bahkan kerusakan mata. Pencahayaan yang buruk menyebabkan ketegangan mata, kelelahan, nyeri di sekitar mata, kerusakan peralatan visual yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Tujuan: mengetahui hubungan intensitas pencahayaan terhadap kelelahan terhadap pekerja dengan mengidentifikasi usia, lama kerja, riwayat kesehatan mata, dan intensitas cahaya. Metode Penelitian: Metode yang dilakukan dalam penulisan jurnal ini adalah traditional literature review. Literatur sumber penelitian ini didapatkan diberbagai database seperti Google Scholar, DOAJ, dan  Pubmed, dimana jurnal yang digunakan 9 referensi yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil: Banyaknya ditemukan faktor lingkungan kerja dengan intensitas pencahayaan yang buruk (tidak sesuai standar) disebabkan oleh penataan dan penempatan lampu yang tidak merata dengan meja para responden, lalu bisa dikaitkan dengan umur pekerja, lama kerja, dan riwayat kesehatan mata sehingga menyebabkan kejadian kelelahan mata pada pekerja. Kesimpulan: Intensitas cahaya sangat mempengaruhi kelelahan mata pada para pekerja, baik itu  langsung maupun tidak langsung pada objek cahaya.
HUBUNGAN POLA MAKAN TERHADAP KEADAAN STATUS GIZI PADA MASYARAKAT WILAYAH PESISIR KAMPUNG NELAYAN Syahfina Agustin Purba; Fahmi Tegar; Mutiara Hafidzah Tri Haryani; Indi Anggesti; Devi Rani Said Putri; Cindy Claudia; Halima Sadia; Muhammad Iqbal Amin; Ardiansyah Pratama Sitorus; Arja Adi Jaya Pohan; Muhammad Rajasyah Siagian; Syahfina Agustin; Delfriana Ayu
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 18 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8312239

Abstract

Coastal communities who live on small islands and are isolated in their daily lives are likely to be exposed to health risks, including the lack of availability of quality clean water and the lack of availability of nutritious food. Poor nutritional status due to consumption of inappropriate food. This study aims to determine the relationship between consumption patterns and nutritional problems in coastal communities of fishing villages. This study used a quantitative method with a cross sectional approach. This research was conducted in Fishermen's Village, Medan Belawan District, Medan City with a sample of 34 respondents. Data was collected by measuring food consumption patterns with the Food Frequency Questionnaire and nutritional status from the results of BMI calculations and various daily food consumption patterns, then data were analyzed using Chi-Square to find out the relationship between these studies. From the research results of 34 respondents, there were 16 respondents (47.1%) who had consumption patterns in the good category. Adequate and insufficient consumption patterns respectively by 9 respondents (26.5%). Most of the respondents had normal nutritional status, namely 11 respondents (32.4%). there is a significant relationship between Dietray habit and the nutritional status of the community