Karina Karina
STBA Persahabatan Internasional Asia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU DENG ZIQI Karina Karina; Shinta Feronica
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 8, No 2 (2023): LINGUISTIK: jurnal Bahasa & Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v8i2.284-290

Abstract

Penelitian ini adalah membahas tentang gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu Deng Ziqi . Tujuan dari penelitian ini adalah jenis gaya bahasa apa saja yang terdapat dalam lirik lagu Deng Ziqi dan Mengapa jenis gaya bahasa tersebut digunakan pada lirik lagu Deng Ziqi. Penelitian ini merupakan metode penelitian deskriptif kualitatif berdasarkan teori gaya bahasa yang dikemukan oleh Huang Borong dan liao Xudong dalam buku “ 现 代 汉 语 ”(Xiandai Hanyu), menggunakan model analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian yang  diperoleh dari penelitian ini, gaya bahasa yang terdapat dalam lirik lagu Deng Ziqi terdiri atas 7 jenis gaya bahasa, sedangkan alasan penggunaan gaya bahasa tersebut digunakan karena dapat membuat bahasa lebih menarik, membuat hal-hal yang abstrak menjadi lebih konkret, mengembangkan imajinasi pendengar, bahasa   menjadi lebih hidup, menonjolkan karakteristik, melebih-lebihkan ciri suatu hal, mudah dihafal, memperkuat nada bahasa, membandingkan dua objek yang bertentangan, menekankan perasan tertentu, membuat nada bicara menjadi kuat dan keras.   
PERBANDINGAN KATA GANTI PENUNJUK “ZHE ?” DAN “NA ?” DALAM BAHASA MANDARIN DENGAN “INI” DAN “ITU” DALAM BAHASA INDONESIA Finna Andriani; Karina Karina; Ivanayus Ivanayus
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.466-475

Abstract

Bahasa bersifat unik dan universal. Setiap bahasa mempunyai ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa di dunia, dan pada sisi lain juga memiliki ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa lainnya. Oleh karena itu, setiap bahasa di dunia terdapat persamaan serta perbedaan. Kata ganti penunjuk merupakan salah satu tata bahasa yang paling lazim digunakan. Dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia sama-sama terdapat kata ganti penunjuk. Namun, dikarenakan bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia berasal dari rumpun bahasa yang berbeda, maka tentu terdapat persamaan dan perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan persamaan dan perbedaan kata ganti penunjuk yang terdapat dalam bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lebih banyak dibandingkan dengan persamaan, dimana terdapat 7 persamaan dan 18 perbedaan diantara kata ganti penunjuk dekat dua bahasa tersebut, sedangkan untuk persamaan dan perbedaan kata ganti penunjuk jauh, terdapat 8 persamaan dan 17 perbedaan. Persamaan dan perbedaan tersebut dilihat dari segi definisi, fungsi, serta posisi dan bentuk.  
PERBANDINGAN KATA KERJA “TONGGUO” DAN “JINGGUO” DALAM BAHASA MANDARIN DENGAN KATA KERJA “MELALUI” DALAM BAHASA INDONESIA David Hartono Asihin; Nita Sofiani; Karina Karina; Agnessya Princess Chandra
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.432-444

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk meneliti persamaan, perbedaan, serta penggunaan kata kerja “??” (t?ngguò) dan “??” (j?ngguò) dalam bahasa Mandarin dengan kata kerja “melalui” dalam bahasa Indonesia. Ketiga kata tersebut memiliki makna yang serupa, yaitu menunjukkan proses, cara, atau perlintasan terhadap suatu objek maupun situasi tertentu. Namun, dalam penggunaannya di masing-masing bahasa terdapat perbedaan makna, fungsi gramatikal, serta konteks pemakaian yang menarik untuk dianalisis lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan untuk membantu pembelajar bahasa Mandarin maupun bahasa Indonesia memahami penggunaan ketiga kata tersebut secara lebih tepat sehingga dapat mengurangi kesalahan dalam penerjemahan maupun komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi literatur dengan mengumpulkan berbagai teori dan contoh penggunaan dari sumber tertulis. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari kamus bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia modern, korpus bahasa, buku tata bahasa, serta jurnal-jurnal ilmiah yang berkaitan dengan semantik dan sintaksis kedua bahasa tersebut. Data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan persamaan arti, fungsi, struktur kalimat, dan konteks penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 persamaan dan 5 perbedaan antara kata “??” (t?ngguò), “??” (j?ngguò), dan “melalui”. Persamaan tersebut terlihat pada fungsi dasar yang sama dalam menyatakan proses atau perantara, sedangkan perbedaannya tampak pada penggunaan gramatikal, nuansa makna, serta objek yang menyertainya dalam kalimat. 
PERBANDINGAN KALIMAT TANYA DALAM BAHASA INGGRIS DAN BAHASA MANDARIN Karina Karina; Finna Andriani; Nita Sofiani
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 10, No 4 (2025): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v10i4.530-544

Abstract

Kalimat tanya merupakan kalimat dasar yang harus dikuasai oleh siswa dalam tahap pembelajaran bahasa asing. Jika para siswa tidak mengetahui bagaimana cara menggunakan kalimat tanya dengan baik dan benar, maka akan sulit bagi mereka untuk memperoleh informasi yang lebih luas. Kalimat tanya dalam setiap bahasa tentu memiliki persamaan dan perbedaan. Hal ini dikarenakan adanya faktor keuniversalan dan keunikan bahasa, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan kalimat tanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dengan instrumen penelitan berupa dokumen analisis yang terdiri dari 4 (empat) buah buku : “A Student’s Grammar of the English Language”, “Longman Student Grammar of Spoken and Written English” , ??????? (Hàny? de Jùzi Lèixíng) dan “??????03?-???????? (L?Sh?Xi?ng Quánjí Dì 03 Ju?n-Hàny? Y?f? Lùnwén Xùjí)”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalimat tanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Mandarin memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaan kalimat tanya dalam bahasa Inggris dan bahasa Mandarin berdasarkan jenis dan struktur kalimatnya ada 7 (tujuh), sementara perbedaanya ada 9 (sembilan