Nina Sa’idah Fitriyah
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Abdurachman Saleh

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT MEMBAYARPAJAK BUMI DAN BANGUNANDI DESA TENGGIRKECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO Nina Sa’idah Fitriyah
ACTON Vol 14 No 2 (2018): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.557 KB)

Abstract

Pajak bumi dan bangunan (PBB) adalah pajak yang dipungut atas tanah dan bangunan karena adanya keuntungan dan kedudukan social ekonomi yang lebih baik bagi orang atau badan yang mempunyai suatu hak atasnya atau memperoleh manfaat dari padanya.Maka jelaslah bahwa permukaan bumi itu terdiri dari tanah dan perairan dan perairan pendalaman serta lautan yang berada diwilayah Indonesia, sedang bangunan terdiri dari lingkungan yang terletak dalam suatu kompleks bangunan seperti pabrik, hotel, rumah dan lain-lainnya,yang merupakan suatu kesatuan dengan komplek bangunan tersebut misalnya kolam renang, pagar mewah, gedung dan lain - lainya, yang memberikan manfaat sebagai tempat tinggal atau untuk manfaat lainnya. Dalam rangka penyelenggaraan pajak bumi dan bangunan maka kepadanya diwajibkan membayar pajak. Hasil obeservasi awal oleh peneliti ditemukannya permasalahan di lapangan bahwasanya sebagian warga menunggak dalam pembayaran pajak PBB hal inilah yang menghambat tugas pemerintahan. Sebagaimana Hasil data menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam pembayaran Pajak Bumi dan bangunann (PBB). Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian pada Masyarakat Desa Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo, dengan jumlah sampel 95 orang. Data diperoleh dengan memberikan kuesioner pada 95 warga yang menerima pelayanan di Desa Tenggir sebagai responden. Analisis data dalam pennelitian ini menggunakan analasis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS 17 for Windows. Dengan hasil Koefisien regresi untuk variabel tingkat pendidikan adalah 0,951 artinya variabel tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap partisipasi masyarakat di Desa Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo sedangkan Nilai partisipasi masyarakat sebesar (+) 13,041 dipengaruhi adanya faktor-faktor lain sehingga tingkat partisipasi masyarakat pada masalah pembayaran PBB di Desa Tenggir Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo dapat dinyatakan bagus.
EVALUASI PROGRAM PAMSIMAS DI DESA SELETRENG KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Nina Sa’idah Fitriyah
ACTON Vol 15 No 1 (2019): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.05 KB)

Abstract

Sumber pemenuhan air baku bagi kehidupan manusia antara lain air tanah dan air permukaan namun disisi lain, air juga bisa menjadi berbahaya karena menjadi perantara penyebaran beberapa jenis penyakit seperti Diare, Disentri, penyakit kulit dan lain sebagainya. Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang sangat penting dan menjadi tantangan tersendiri dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Hal tersebut pula yang mendorong pemerintah pusat dan daerah bekerjasama untuk menyediakan kebutuhan tersebut melalui program Pamsimas. Terkait dengan permasalahan tersebut Kementrian PU melakukan dukungan melalui program pembangunan infrastruktur untuk mengurangi kesenjangan antar wilayah, dukungan terhadap kawasan perbatasan dan kawasan terpencil dan terisolir. Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat maka diberlakukanlah program PAMSIMAS yang dikelola oleh masing-masing pemerintah daerah. Pelaksanaan program PAMSIMAS dilandasi dengan kebijakan Pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007. Penelitian ini merupakan penelitian diskritif dengan metode kualitatif. Dilaksanakan di Desa Seletreng Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo, waktu pelaksanaan bulan Agustus 2018 – Desember 2018. Pengumpulan data dengan cara observasi, interview, dan dokumentasi. Sebagai informan berjumlah 6 orang yang terdiri dari 2 orang perangkat desa, 1 orang pendang desa dan 3 orang dari kalangan masyarakat yang menerima manfaat dari program Pamsimas. Hasil dari Penelitian ini adalah : 1) Pamsimas belum dapat dikatakan berhasil dan berjalan optimal dikarenakan adanya permaslahan dilapangan, 2) Kurangnya peran sertadarimasyarakatdidalammensukseskanprogrampemerintahini, 3) Masyarakat Desa Seletreng belum sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat di lingkungan mereka, 4) Kurangnya pengawasan terhadap program membuat beberapa akses air bersih lebih sering tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Program Pamsimas di Desa Seletreng belum berhasil menyediakan Sarana Penyediaan Air Minum sacara berkelanjutan.