Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ENVIRONMENT-BASED VILLAGE DEVELOPMENT IN BANJAR KEMUNING VILLAGE SEDATI DISTRICT SIDOARJO REGENCY A. Fikri Amiruddin Ihsani; Hengki Hendra Pradana; Wiwik Suatin; Md. Mosaddek Billah
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 5 No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jppnu.v5i1.182

Abstract

In this service-based research, there are two focus studies, namely how the role of government and society in environmental-based development programs in Banjar Kemuning Village, Sedati District, Sidoarjo Regency and what are the driving and inhibiting factors for environmental-based development programs in Banjar Kemuning Village, Sedati District, Sidoarjo Regency. This study uses qualitative methods through the approach of observation, interviews, observations and documentation in data collection. The qualitative research method used aims to describe accurately the characteristics of individuals, circumstances, symptoms or certain groups in society. The theory used to analyze the phenomenon in this service-based research is Talcott Parson's Structural Functional theory with the AGIL concept. The results of this service-based research carried out in Banjar Kemuning Village, Sedati District, Sidoarjo Regency include: a) The role of the local government is as a stabilizer (stabilizing social, economic, and political), as an innovator or thinker in development, as a modernizer that is bringing to a modern direction. , and as a pioneer and implementer. b) The role of the community is as a participant in their participation in the development process. In this case, there are several factors that occur in the development process including: first, the inhibiting factors namely poverty, inequality, community income, failure of transformation and the decline of local institutions in rural communities. Second, the driving factor is the unity of the community to advance development with the aim of making the village more developed
Sholawat Sebagai Penenang Jiwa Umat Muslim Wujud Dari Manusia Sebagai Makhluk Transendental Arinda Roisatun Nisa; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i1.750

Abstract

Ketenangan jiwa merupakan kondisi jiwa yang tentram, positif, semangat dan seimbang. Hal ini ditandai dengan perilaku individu yang dapat menyesuaikan diri dengan baik, optimis, penuh pertimbangan, tidak tergesa-gesa dan dapat mengambil hikmah dari pengalaman yang dilaluinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui peran sholawat terhadap ketenangan jiwa. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan wawancara langsung sebagai metode utama dan observasi sebagai penunjuang terhadap subjek yang memenuhi kriteria yakni didapat 3 subjek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sholawat dapat meningkatkan ketenangan jiwa pada umat muslim sebagai makhluk transendental. Mengusung faktor agama yakni dengan bersholawat terbukti memberi banyak manfaat yang berpengaruh baik dalam kehidupan manusia sehingga hal tersebut dapat meningkatkan ketenangan jiwa seseorang.
Prestasi Belajar Siswa Yang Memiliki Orang Tua Bercerai di SMP Bustanul Muta’alimin Blitar Maratus Sholikah; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i1.751

Abstract

Permasalahan yang hendak dibahas dalam penelitian ini adalah dampak perceraian orang tua terhadap prestasi belajar siswa di SMP Bustanul Muta’alimin Blitar, tujuan penelitian ini untuk mengetahui prestasi belajar siswa yang orang tuanya mengalami perceraian. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperoleh dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Faktor-faktor yang dapat mendukung dan menghambat prestasi belajar yang kedua orang tuanya mengalami perceraian menjadi dua faktor yaitu faktor yang berasal dari dalam diri (internal) dan berasal dari luar diri (eksternal). Prestasi belajar yang ditimbulkan oleh siswa di SMP Bustanul Muta’alimin Blitar 2) Dampak perceraian orang tua tergolong bermacam-macam meskipun diakui bahwa perceraian kedua orang tua dapat menimbulkan masalah serius terhadap psikologis anak yang berpengaruh pada menurunnya prestasi belajar siswa yang ditandai dengan konsentrasi belajar yang menurun akibat sulit menerima pelajaran yang diberikan, anak menjadi cenderung pendiam dan penyendiri serta suka melamun maka hasil belajar akan menurun.
Gambaran Penyesuaian Diri Pada Karyawan Perusahaan di Perusahaan X Kec. Binangun, Kab. Blitar Dinda Aristaputri; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i1.753

Abstract

Perusahaan merupakan kegiatan yang diselenggarakan dengan peralatan atau dengan cara teratur dengan tujuan mencari keuntungan. Agar sebuah perusahaan tersebut dapat mencapai tujuannya perlu adanya kualitas sumber daya manusia (SDM). Peranan SDM atau biasa yang disebut dengan karyawan, yaitu untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan perusahaan yang bersangkutan. Pada perusahaan X di Kec. Binangun, Kab.Blitar karena merupakan perusahaan terbesar kedua se-Asia pastinya karyawan yang melamar banyak yang dari luar Kab. Blitar dan luar Pulau Jawa. Sehingga penyesuaian diri pada perusahaan tersebut sangatlah penuh dengan tantangan karena banyaknya perbedaan kultur budaya dan juga kepribadian setiap individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri karyawan yang bekerja di perusahaan X tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitia menunjukkan bahwa fakto yang mempengaruhi penyesuaian diri pada karyawan perusahaan X di Kec. Binangun, Kab. Blitar, yaitu rekan kerja, kemauan belajar, dan kegiatan diluar jam kerja guna mengenalkan dan mengakrabkan karyawan sesuai devisi masing-masing.
Kecenderungan Perilaku Narsisme Mahasiswa Terhadap Media Sosial Elza Sri Aprilia; Hengki Hendra Pradana; Rizky Sota Dyaksa
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i1.754

Abstract

Selama beberapa tahun terakhir, penggunaan internet telah menjadi rutinitas yang semakin populer di banyak negara di dunia termasuk di Indonesia. Penelitian Conney menunjukkan hasil survey agensi marketing We Are Sicial dan Platform Manajemen Media social Hootsuite mengungkap bahwa lebih dari separuh penduduk di Indonesia telah “melek”, artinya aktif menggunakan media social pada Januari 2021. Namun di sisi lain kehadiran media sosial juga telah membuat ruang privat seseorang melebur dengan ruang publik. Media sosial menjadi salah satu penunjang dari perilaku narsisme. Kebutuhan akan aktualisasi diri saat ini menjadi salah satu aspek penting. Terlebih bagi seorang mahasiswa. Mahasiswa perlu aktualisasi diri yang didukung dengan adanya media sosial untuk berekspresi dan menyalurkan hobi atau bakat yang selama ini dimiliki. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan perilaku narsisme mahasiswa terhadap media sosial.
Resiliensi Guru Pada Masa Pandemi Covid-19 Ruwita Erinasari; Hengki Hendra Pradana; Nur Arqom Eka Fatria
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 1, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i1.755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui resiiensi dari guru honorer pada saat pandemic covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatig dengan jenis penelitian studi kasus. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu berjumlah dua subjek. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara. Hasil penelitian menunjukkan secara regulasi emosi dari kedua subjek masing-masing dapat mengontrol emosinya dengan baik. Pada pengendalian impuls, masing-masing subjek juga memberi pernyataan jika mereka dapat mengendalikan impuls dengan baik dan dapat menghargai orang lain dengan sebagaimana mestinya. Pada optimisme mereka menyatakan jika masing-masing subjek masih setengah-setengah untuk percaya terhadap dirinya sendiri. Pada Causal Analysis setiap subjek menyatakan bahwa dapat memecahkan masalahnya masing-masing. Selanjutnya pada empati, disini kedua subjek memiliki hubungan baik dengan orang disekitarnya. Sedang pada Self-Efficacy kedua subjek dapat menyelesaikan masalahnya secara baik. Terakhir pada Reaching Out kedua subjek merasa dalam masa pandemic ini pembelajaran dalam jaringan sangat membantu para guru untuk tetap melakukan tugasnnya dengan baik.
Hubungan Dukungan Sosial Keluarga terhadap Burnout Mahasiswa dengan Peran Ganda Rizka Muslihatul Mu’awanah; Yesi Dwi Andari; Mohammad Hariyono; Dinda Aristaputri; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i2.1025

Abstract

Burnout merupakan fenomena yang umum dan sering terjadi terutama pada mahasiswa yang memiliki peran ganda, seperti halnya mahasiswa yang bekerja dan mahasiswa yang sudah berkeluarga atau menikah. Mahasiswa dengan peran ganda membutuhkan dukungan sosial dari keluarga agar dapat menjalankan yang dijalankan berjalan dengan lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial keluarga terhadap burnout pada mahasiswa dengan peran ganda. Penelitian ini menggunakan sebanyak 43 partisipan yang mengalami peran ganda dengan rentang usia 20 sampai 30 tahun, dengan jumlah partisipan laki-laki 9 mahasiswa dan 34 partisipan lainnya adalah perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif non eksperimental. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jenis accidental sampling. Alat ukur yang digunakan berupa skala burnout yang mengacu pada komponen burnout Maslach dan Jackson (2003) dan skala dukungan social yang mengacu pada jenis dukungan social yang dikemukakan oleh E.P. Sarafino dan Smith (2011). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan correlation product moment dengan hasil koefisien korelasi r=0,681 dan signifikansi p=0,000 sehingga terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan burnout. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi p=0,000 (p<0,05) yang berarti hipotesis diterima.
Fenomena Childfree Dalam Tinjauan Maslahah Mursalah (Studi Fenomenologi Terhadap Generasi 5.0) Arinda Roisatun Nisa'; Eka Wati Putri Lestari; Hengki Hendra Pradana; Rizky Sota Dyaksa
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i2.1026

Abstract

Childfree merupakan kondisi tidak mempunyai keturunan atau keinginan untuk tidak memiliki anak dalam hubungan pernikahan. Fenomena ini sedang marak diperbincangkan khalayak ramai dengan lontaran pendapat pro-kontranya masing-masing, dimana di Inodnesia sendiri istilah childfree cenderung tabu karena dipandang dari aspek adat budaya, agama, psikologis dan lain sebagainya. Untuk itu tujuan penelitian ini dirancang guna mengetahui pandangan generasi milenial 5.0 terhadap fenomena childfree serta mengkolabrasikan pandangan islam mengenai childfreee berdasarkan teori maslahah mursalah. Riset yang dilakukan menggunakan mix method dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang sedang terjadi. Populasi penelitian ini adalah seluruh generasi milenial di wilayah Blitar dengan sampel penelitian terdiri dari 50 responden. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, data kemudian dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan dan pendapat terkait childfree data menunjukkan sejumlah 61,3% responden menyatakan tidak setuju terhadap fenomena tersebut namun 38,7% responden setuju dengan fenomena tersebut. Namun demikian, sejumlah 93,5% responden tidak ingin menerapkan childfree sedangkan 6,5% responden akan atau telah menerapkan childfree. Perspektif responden dalam menanggapi childfree cukup beragam mulai faktor agama, finansial hingga keinginan pribadi. Penjabarannya dalam perspektif islam sejatinya tidak ada pembahasan secara spesifik mengenai childfree, namun dalam al-Qur’an dan Hadist menganjurkan memiliki keturunan. Secara rinci jika ditinjau melalui konsep dalam maslahah mursalah keputusan atau pemilihin pernikahan tanpa anak childfree hukumnya makruh, tetapi jika jika pilihan tidak memiliki anak dikarenakan ada penyakit atau hal yang membahayakan maka alasan diatas dapat dikatakan memenuhi kategori al-kulliyat al-khams yang menjadi sebab diperbolehkannya keputusan tidak memiliki keturunan.
Dampak Toxic Parents terhadap Kesehatan Mental Remaja Akhir Elza Sri Aprilia; Aulia Zanetti Alfreda; Azizatul Jannah; Maratus Solikhah; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i2.1037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan toxic parents terhadap kesehatan mental remaja akhir. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Subjek merupakan remaja akhir yang mengalami toxic parents yang berusia 19-20 tahun sejumlah 3 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa dampak yang dialami anak yang mengalami toxic parents, diantaranya: 1) Memiliki perasaan takut 2) Merasa kesepian 3) Sering bersikap tidak konsisten. 4) menentang aturan sosial, melawan figur dominan, dan dorongan agresif keluar. 5) Pertahanan diri yang kuat sehingga menutup diri. 6) Kesulitan dalam mengekspresikan emosi. 7) Tidak memiliki tujuan pribadi yang jelas. 8) Merasa tidak mampu untuk membangun kedekatan dengan orang lain. 9) Kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sosial. 10) Sulit menunjukkan empati dan kasih sayang. 11) Terlalu patuh atau menjadi sangat memberontak kepada orang lain. 12) Memiliki ketergantungan kepada orang lain. 13) Menyalahkan orang tua ketika terjadi masalah dalam hidup. 14) Mengalami kecemasan.
Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja dengan Orang Tua Merantau Dhea Octa Ningtyas; Laila Putri Ananda; Luthfi i Sri Handayan; Ruwita Erinasari; Hengki Hendra Pradana
Psycho Aksara : Jurnal Psikologi Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 1 Nomor 2, Juli 2023
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA BLITAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pyschoaksara.v1i2.1039

Abstract

This study aims to determine the psychological well-being of adolescents whose parents live abroad. This study uses a qualitative method with a case study approach, involving 6 participants, consisting of 3 subjects and 3 significant others with the criteria that the subject is still a teenager or has passed the teenage stage and one or all of the subject's parents work outside the area/migrate. Data collection techniques used interview techniques using 10 questions for the subject and 9 questions for significant others, and these questions were taken based on factors that affect psychological well-being. The results show that adolescents who are abandoned by one or all of the subject's parents working outside the area/migrating have low psychological well-being. In this study, the psychological well-being of adolescents whose parents live abroad is at a low level, meaning that further treatment is needed so that the psychological well-being of adolescents becomes high. If adolescents whose parents migrate have high psychological well-being in this case, it can help adolescents pass developmental tasks, face challenges, live their lives happily, calmly and be able to overcome all the problems they face.