Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perencanaan Penataan Tanaman sebagai Sumber Pakan Lebah Trigona sp. dalam Sistem Agroforestri Pekarangan Berbasis Apikultur Dea Ekaputri Andraini; Herawaty; Anugrahandini Nasir
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1295

Abstract

Apiculture-based agroforestry is a solution to increase the value of yard land. It plays an important role in mitigating environmental balance formed from the harmonious interaction between biotic and abiotic elements in the natural environment. Gantarang Village, Sinjai Tengah District, Sinjai Regency, South Sulawesi, has natural wealth in the form of vegetation diversity that has the potential to be developed as an apiculture location. This study aimed to design apiculture-based agroforestry planning in residents' yards in Gantarang Village. Data were collected using observation techniques and made into a gold landscape design stage scheme, which included five stages: preparation, inventory, analysis, synthesis, and planning. The research stages include formulating the problem, determining the research objectives, and determining the location and boundaries of the site. Information was obtained through physical and biophysical data and secondary data from the literature. The next stage is analysis and synthesis, which was developed as a landscape planning concept. The analysis results of the synthesis of existing vegetation were maintained with the addition of vegetation maximized in empty areas so that the vegetation flowers quickly. The landscape planning applied is the ecological design concept or architectural ecology that considers the balance of nature with the artificial environment to create a habitat for Trigona sp. bees.
Analisis Nilai Ekonomi Agroforestri Pekarangan Desa Umpungeng Kabupaten Soppeng Dian Mirnawaty Sultan; Hasnah Hasan; Herawaty; Nurul Mukhlishah; Asjulia
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i1.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai ekonomi berbagai komoditi pertanian di pekarangan rumah masyarakat Desa Umpungeng, Kabupaten Soppeng. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan survei pada 12 sampel komoditi jenis tumbuhan yang ada di pekarangn masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei lapangan dan observasi langsung, dengan fokus pada jenis tanaman agroforestri yang ditemukan di wilayah tersebut. Analisis data yang dipakai adalah nilai ekonomi dari tiap komoditi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi yang signifikan dalam nilai ekonomi antara berbagai jenis komoditi, dengan komoditi cengkeh dan durian menonjol yang memiliki kontribusi ekonomi tertinggi. Di sisi lain, komoditi lain seperti gamal dan singkong menunjukkan nilai ekonomi yang lebih rendah. Implikasi dari hasil penelitian ini menyoroti pentingnya diversifikasi komoditas pertanian untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat lokal serta merancang strategi pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Desa Umpungeng. Kesimpulannya, pemahaman tentang nilai ekonomi komoditi pertanian di pekarangan rumah masyarakat memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan sektor pertanian lokal dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Kontribusi Usaha Tani Gula Aren Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Bonto Katute, Sinjai Muhammad Masri; Hasnah Hasan; Herawaty; Faizah Mahi
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i2.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi usaha tani gula aren terhadap pendapatan masyarakat Desa Bonto Katute, serta faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dan keberlanjutan usaha tani ini. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 21 responden yang terlibat dalam usaha tani gula aren. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengevaluasi biaya tetap, biaya variabel, penerimaan, dan pendapatan usaha tani gula aren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan tahunan dari usaha tani gula aren sebesar Rp. 23.145.666, berkontribusi 44,20% terhadap total pendapatan rumah tangga petani. Sementara itu, pendapatan lain sebesar Rp. 29.214.285, berkontribusi 55,80%. Tingkat pendidikan petani yang rendah, rata-rata hanya sampai sekolah dasar, menjadi salah satu faktor pembatas dalam pengelolaan usaha tani secara efisien. Meski demikian, usaha tani gula aren memberikan stabilitas ekonomi kpalma pendapatannya dapat diperoleh sepanjang tahun, berbeda dengan hasil pertanian lainnya yang hanya panen sekali setahun. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan program pelatihan dan penyuluhan bagi petani untuk meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial mereka. Selain itu, dukungan pemerintah dalam bentuk subsidi produksi, inovasi teknologi, serta perluasan akses pasar diperlukan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai tambah produk gula aren, sehingga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat Desa Bonto Katute.