Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Peran Tekanan Institusional Terhadap Adopsi Akuntansi Manajemen Lingkungan Dengan Strategi Lingkungan Sebagai Variabel Moderasi: The Role of Institutional Pressure on the Adoption of Environmental Management Accounting with Environmental Strategy as a Moderating Variable Putri, Dea Amanda; Wardani, Marita Kusuma; Ahzar, Fahri Ali; Pramesti, Wahyu
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 1 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i1.3050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan institusional yang terdiri atas tekanan koersif, tekanan normatif dan tekanan mimetik terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan, serta menguji peran strategi lingkungan sebagai variabel moderasi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pemilik sekaligus manajer atau manajer terhadap UMKM Batik Laweyan, Surakarta. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan koersif, tekanan normatif dan strategi lingkungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan, sedangkan tekanan mimetik tidak berpengaruh, serta peran strategi lingkungan tidak dapat memoderasi kuat atau lemah terhadap tekanan koersif, tekanan normatif dan tekanan mimetik. Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur akuntansi manajemen lingkungan pada UMKM melalui bukti empiris pengaruh tekanan institusional terhadap adopsi akuntansi manajemen lingkungan. Secara praktis, temuan ini menjadi acuan bagi UMKM, akademisi, dan pembuat kebijakan dalam mendorong praktik akuntansi manajemen lingkungan yang berkelanjutan di negara berkembang.
Fair Value and Audit Fees: The Moderating Effect of Auditor Industry Specialization in IDX-Listed Financial Firms Aulia Rahmawati; Fahri Ali Ahzar; Marita Kusuma Wardhani; Frank Aligarh
Golden Ratio of Auditing Research Vol. 6 No. 2 (2026): February - June
Publisher : Manunggal Halim Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52970/grar.v6i2.1723

Abstract

This research examines the influence of fair value measurement on audit fees and the moderating role of auditor industry specialization. The study covers all firms listed on the Indonesia Stock Exchange, from which 955 entities were screened, and 45 firms meeting the criteria were selected using purposive sampling. A total of 135 firm-year observations were analyzed using the Random Effects Model (REM) in EViews. The findings indicate that fair value measurement is associated with higher audit fees due to greater estimation uncertainty and more intensive audit procedures, especially for complex valuation levels. Auditor industry specialization, measured through both market-based and portfolio-based indicators, also plays a significant role and strengthens the effect of fair value measurement on audit fees. The study highlights that specialized auditors respond differently depending on their experience and portfolio, intensifying the impact of fair value practices. Addressing limited evidence from emerging markets, this research clarifies how valuation complexity interacts with auditor expertise in shaping audit pricing. Practical implications arise for auditors, firms, and regulators in planning and transparency.
Optimalisasi Investasi Bagi Desa Wisata: Studi Pada Desa Wisata Wonosemar Nurohman, Yulfan Arif; Safitri, Lina Ayu; Qurniawati, Rina Sari; Khoirunnisa, Kholifatun; Ahzar, Fahri Ali
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2023
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/khi.v14i2.17018

Abstract

Kabupaten Boyolali menyusun program kerja yang mendukung pengembangan desa wisata yang tersebar di berbagai kecamatan. Desa Wisata Wonosemar di Desa Pentur merupakan salah satu desa wisata yang didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali. Beberapa kali kawasan Desa Wonosemar mengalami kegagalan dalam pengembangan wisata, sehingga perlu dilakukan upaya untuk menghindari kegagalan dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan strategi terbaik dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Pendekatan yang dilakukan melalui metode deskriptif analistik melalui analisis SWOT untuk menemukan strategi yang tepat dalam pengembangan Desa Wisata Wonosemar. Data yang digunakan untuk menentukan IFAS dan EFAS berasal dari para informan penting dalam pengelolaan Desa Wisata Wonosemar. Tahapan berikutnya merupakan analisa SWOT yang memperoleh hasil menunjukkan bahwa kuadran I merupakan strategi agresif untuk digunakan dalam pengembangan desa wisata. Strategi yang agresif dapat menerapkan investasi yang tepat dalam pengembangan fasilitas di Desa Wisata Wonosemar. Fasilitas yang lengkap akan menunjang daya tarik wisata yang berdampak langsung kepada masyarakat, pemerintah dan investor.