Sindy Syahputri
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Audio-Visual Media on Students' Initial Reading Abilities in Indonesian Language Subjects for Elementary School Students Sindy Syahputri; Sakholid Nasution
Education and Sociedad Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/edsojou.v4i1.2773

Abstract

Early reading ability is a fundamental competency for elementary school students; however, some students still experience difficulties in recognizing letters and reading syllables, words, and sentences fluently. One contributing factor is the suboptimal use of instructional media that align with students' learning characteristics. This study aimed to examine the effect of audiovisual media on the early reading ability of second-grade students in the Indonesian Language subject at MIS Al Khoirot. The research employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 40 students selected through total sampling. Data were collected through early reading ability tests administered before and after the intervention and were analyzed using descriptive statistics and a Paired Sample t-Test. The findings revealed that the students' mean score increased from 88.88 in the pretest to 96.80 in the posttest. The hypothesis test yielded a significance value of 0.001 (< 0.05), indicating a statistically significant difference in reading ability before and after the implementation of audiovisual media. These findings demonstrate that audiovisual media are effective in improving students' early reading skills. The study implies that audiovisual media can serve as an alternative instructional strategy to enhance student engagement and support the development of reading skills in lower elementary grades.
BENTUK-BENTUK PELANGGARAN ETIKA AKADEMIK Cinta Ramadhani; Sindy Syahputri; Suci Mawar Syahrani Panjaitan; Yunita Syafitri; Sakinah Hasbi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 3 No. 3 (2023): September : Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v3i3.1939

Abstract

Etika akademik merupakan nilai-nilai sosial dan budaya yang telah disepakati masyarakat pendidikan sebagai norma yang dipatuhi bersama itu tidak selalu sama pada semua masyarakat pembelajaran. Etika akademik selayaknya untuk diterapkan secara spesifik dalam berbagai kegiatan akademis maupun berbagai unsur kegiatan yang berkaitan dengan dunia kampus. Tindakan yang melanggar etika akademik merupakan tindakan yang tidak semestinya dilakukan. Diantara aktivitas yang tergolong dalam kelompok tindakan tidak pelanggaran akademis merupakan antara lain plagiat, penyontekan/kecurangan, perjokian, pemalsuan ijazah, penyuapan, tindakan diskriminatif, dan lain-lain. Pelanggaran etika akademik merupakan hal yang mencoreng dunia pendidikan, Pelanggaran etika akademik tersebut harus dianalisis penyebab dan solusinya. Adapun perbuatan yang melanggar etika akademis harus ditanggapi dengan serius melalui solusi dan upaya-upaya pencegahan. Di sisi lain, kecurangan akademik merupakan salah satu tindakan yang bertentangan dengan etika dan kecurangan akademik dapat terjadi ketika mahasiswa melakukan berbagai cara yang tidak baik untuk mencapai tujuan dan keberhasilan. Kecurangan akademik dapat dilakukan mahasiswa khususnya dalam proses pembelajaran.