Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

IMPLEMENTASI MATA KULIAH MANAJEMEN PROYEK DALAM BENTUK PELAKSANAAN PROYEK MINI Slamet, Kuwat
JURNAL INFO ARTHA Vol 4 (2016): Edisi Juli
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.747 KB) | DOI: 10.31092/jia.v4i4.54

Abstract

Is  it  needed  to  assign  vocational  education  students  group  work  in  the  form  of  mini  project  to implement a project management course material? To answer these questions, the author conducted an analysis of the implementation of mini project undertaken by class 5E and 5G students of Diploma III Program of State Treasury in PKN STAN. Students were divided into 10 groups and were given a four-week-deadline  to  complete  the  project.  Through  this  activity,  students  are  faced  with  an  actual description of the process of planning, implementation, evaluation, and reporting of an activity. The authors conclude that this assignment provides positive advantages to students. They acquire a broad understanding of how the management of a real project works and any obstacles encountered on the completion of a project. Analysis of the implementation of these activities can also provide input to PKN STAN and other vocational education management in designing curricula more precisely.
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT, FAKTOR POLITIK, DAN MANAJEMEN RISIKO ORGANISASI TERHADAP OPINI AUDIT LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH Luky Arjun Darmawan; Kuwat Slamet
JIAFE (Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi) Vol 7, No 1 (2021): Vol 7, No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34204/jiafe.v7i1.3033

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa besar pengaruh kesejahteraan masyarakat, faktor politik, dan manajemen risiko organisasi terhadap pertanggungjawaban keuangan daerah yang diwakilkan oleh opini audit. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemerintah daerah yang ada di Indonesia sebanyak 542 pemerintah daerah. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh 435 pemerintah daerah. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh melalui lembaga-lembaga terkait pada periode tahun 2017—2019. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat dan sistem pengendalian internal memiliki pengaruh positif terhadap opini audit laporan keuangan Pemerintah Daerah, sedangkan faktor politik, berupa jangka waktu terhadap pemilu dan politik dinasti, dan audit internal tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap opini audit laporan keuangan Pemerintah Daerah. Berdasarkan hasil penelitian ini, pemerintah daerah pada periode selanjutnya untuk melakukan evaluasi yang akurat terhadap faktor yang perlu diprioritaskan dalam mendorong pertanggungjawaban kinerja dan keuangannya dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sistem pengendalian internal. Abstract: This study aims to examine how much influence public welfare, political factors, and organizational risk management have on local financial accountability represented by audit opinion. The population of this study is all local governments in Indonesia as many as 542 local governments. This study use purposive sampling method and obtained 435 local governments. Research data in the form of secondary data obtained through related institutions in the period 2017-2019. Data analysis using multiple linear regression method. The results showed that public welfare and the internal control system had a positive influence on the audit opinion of the local government's financial statements, while political factors, in the form of a period of time on elections and dynastic politics, and internal audit did not have a significant effect on the audit opinion of the local government's financial statements. Based on the results of this research, the local government in the next period to conduct an accurate evaluation of the factors that need to be prioritized in encouraging performance and financial accountability by improving the welfare of the community and the internal control system.
Kesenjangan Anggaran pada Belanja Daerah Provinsi Yudanto Dwi Nugroho; Kuwat Slamet
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 3 No 3 (2018): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara, dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.53 KB) | DOI: 10.33105/itrev.v3i3.84

Abstract

This research aims to examine the effect of budgetary growth, budgetary participation, and asymmetric information on budgetary slack in the regional expenditure budget in Indonesia, either partially or simultaneously. The research object is the amount of regional expenditures budget and realization of 33 provinces in Indonesia for period 2008—2016. In this research, budgetary growth is measured in percentage by the difference between the certain year budget and the previous one. Furthermore, budgetary participation is measured by the size of the personnel budget and asymmetric information is measured by the amount of budget allocated in each province. The statistical method used in this research is parametric statistical inferential by using multiple regression analysis. The results showed that partially both budgetary growth and budgetary participation did not affect the budgetary slack significantly, while asymmetric information had significant influence. However, simultaneously these three variables have significant effect on the budgetary slack. Therefore, it can be concluded that actually there is a phenomenon of budgetary slack in the regional expenditure budget in Indonesia for period 2008—2016. This phenomenon is influenced simultaneously by the budgetary growth, budgetary participation, and asymmetric information that explaining the phenomenon of the budgetary slack for 72.7%. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan anggaran, partisipasi anggaran, dan informasi asimetris terhadap kesenjangan anggaran dalam anggaran belanja daerah di Indonesia, baik secara parsial maupun bersama-sama. Objek penelitian berupa besaran anggaran dan realisasi belanja daerah pada 33 provinsi dalam kurun waktu 2008—2016. Dalam penelitian ini, pertumbuhan anggaran diukur melalui selisih antara pagu anggaran belanja daerah dalam tahun tertentu yang dibandingkan dengan tahun sebelumnya dalam satuan persentase. Sementara itu, partisipasi anggaran diukur dengan menggunakan besaran anggaran belanja pegawai pada tiap-tiap provinsi dan informasi asimetris diukur dengan menggunakan besaran anggaran belanja yang dialokasikan pada tiap-tiap provinsi. Metode statistika yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistika inferensia parametrik dengan menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pertumbuhan anggaran maupun partisipasi anggaran tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesenjangan anggaran, sedangkan informasi asimetris berpengaruh secara signifikan terhadap kesenjangan anggaran. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kesenjangan anggaran. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sesungguhnya terjadi fenomena kesenjangan anggaran atau budgetary slackpada anggaran belanja pemerintah daerah pada kurun waktu 2008—2016. Fenomena ini dipengaruhi secara bersama-sama oleh pertumbuhan anggaran, partisipasi anggaran, dan informasi asimetris yang mampu menjelaskan fenomena kesenjangan anggaran yang terjadi sebesar 72,7%.
Pendampingan Perencanaan dan Penganggaran Desa di Aceh Selatan dan Subulussalam Kuwat Slamet; Devi Maulana Hasanuddin
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 3 No 1 (2021): Edisi Maret
Publisher : Polytechnic of State Finance STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.945 KB) | DOI: 10.31092/kuat.v3i1.1175

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan akuntabilitas, mengidentifikasi masalah dan memberikan solusi terkait perencanaan dan penganggaran Desa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendampingan langsung yang dilaksanakan dalam dua tahap. Pendampingan Tahap pertama, didahului dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan FGD ini digunakan untuk mendapatkan informasi tentang permasalahan terkait perencanaan dan penganggaran desa. Setelah itu dianalisis permasalahannya,  selanjutnya pengabdi mencoba memberikan alternatif solusi atas permasalahan yang ada. Pada pendampingan Tahap kedua dilaksanakan evaluasi atas implementasi alternatif solusi yang telah disampaikan dalam pendampingan tahap pertama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di empat desa di Provinsi Aceh, antara lain Desa Bakau Hulu, Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan; Desa Bangun Sari dan Desa Sikerabang, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam; Desa Lae Bersih, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat disampaikan bahwa implementasi perencanaan dan penganggaran di Desa Bakau Hulu, Kabupaten Aceh Selatan relatif lebih bagus dibandingkan desa lainnya dalam pengabdian ini.
Earnings Quality: The Moderating Role of CEO's Demographic Backgrounds in Agency Relationships Enrico Adhanur Karyadi; Kuwat Slamet
Jurnal Akuntansi dan Bisnis Vol 22, No 2 (2022)
Publisher : Accounting Study Program, Faculty Economics and Business, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jab.v22i2.724

Abstract

Chief executive officer (CEO) as a company leader plays important role in influencing the relationships with its stakeholder, especially within the perspective of agency relationships. This study aims to examine the effect of bonuses, audit quality, and financial distress on earnings quality to represent potential conflicts in agency relationships as well as the moderating role of CEO demographic backgrounds on those effects. Using the sample of property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2014 to 2020, this study finds that bonuses and CEO demographic backgrounds are negatively associated with earnings quality, while both audit quality and financial distress are not associated with earnings quality. Audit quality plays an important role in aligning principals and agent interest in firms that are being led by CEO that have risky demographic backgrounds. However, CEO demographic backgrounds fail to moderate the agency conflict that occurs within manager-shareholders (bonuses) and manager-creditors (financial distress) on earnings quality. Future research should explore top management team effects demographic backgrounds on agency relationships. Chief executive officer (CEO) sebagai pemimpin perusahaan berperan penting dalam memengaruhi hubungan dengan pemangku kepentingan, terutama dalam perspektif hubungan keagenan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh bonus, kualitas audit, dan kesulitan keuangan pada kualitas laba untuk mewakili potensi konflik dalam hubungan keagenan serta peran moderasi latar belakang demografis CEO pada pengaruh tersebut. Dengan menggunakan sampel perusahaan properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari 2014 hingga 2020, penelitian ini menemukan bahwa bonus dan latar belakang demografis CEO berpengaruh negatif terhadap kualitas laba, sedangkan kualitas audit dan kesulitan keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Kualitas audit berperan penting dalam menyelaraskan kepentingan principal dan agent di perusahaan yang dipimpin oleh CEO yang memiliki latar belakang demografis yang berisiko. Akan tetapi, latar belakang demografis CEO gagal memoderasi konflik keagenan yang terjadi antara manajer-pemegang saham (bonus) dan manajer-kreditur (kesulitan keuangan) terhadap kualitas laba. Penelitian selanjutnya diharapkan menyelidiki pengaruh latar belakang demografis tim manajemen puncak pada hubungan keagenan.
Retrospective Voting Pada Pemilihan Kepala Daerah Di Indonesia: Akuntabilitas Keuangan dan Kinerja Viranita Purwidayani; Kuwat Slamet
Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) Vol 4 No 1S (2022): Sigap Hadapi Tantangan, Tangguh Kawal Pemulihan
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpkn.v4i1S.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas keuangan dan akuntabilitas kinerja terhadap elektabilitas petahana pada pemilihan kepala daerah Indonesia periode 2015-2018. Kami memasukkan 139 sampel dari berbagai kotamadya dan kota yang melakukan pemilihan kepala daerah selama jangka waktu tersebut. Opini audit dan temuan penyimpangan audit digunakan untuk mengukur akuntabilitas keuangan, sedangkan skor kinerja dan evaluasi akuntabilitas kinerja digunakan untuk mengukur akuntabilitas kinerja. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Small Stata 14.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan penyimpangan audit dapat menurunkan elektabilitas petahana secara signifikan, sedangkan opini audit, skor kinerja dan evaluasi akuntabilitas kinerja tidak berpengaruh signifikan terhadap elektabilitas petahana.
Menuju Monitoring dan Evaluasi Partisipatif Program Pembinaan UMKM Berbasis Kewilayahan yang Terpadu Rachmad Utomo; Kuwat Slamet; Sulfan Sulfan
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.398 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i6.12677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antara Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka program pembinaan UMKM di satu wilayah serta menemukan tahap yang perlu dikolaborasikan lebih lanjut agar program pembinaan UMKM menjadi tepat sasaran. Penelitian ini mengambil latar sosial di KPP Pratama Pancoran selaku Instansi Pemerintah Pusat yang menginisiasi kolaborasi dengan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Selatan selaku Instansi Pemerintah Daerah. Hasil penelitian menunjukkan jika para pemangku kepentingan menyadari keterbatasan kekuatan dan sumber daya pada masing-masing pihak untuk menjalankan kepentingannya, maka muncul saling ketergantungan satu sama lain dalam mengatasi masalah melalui kesepakatan dan langkah kolektif. Monitoring dan evaluasi partisipatif merupakan tahapan yang perlu dikolaborasikan lebih lanjut oleh setiap unit kerja instansi pemerintah tersebut. Jika sebuah unit kerja instansi pemerintah tidak memiliki mandat tertulis, memiliki keterbatasan keahlian yang bersifat langsung dan melekat dalam urusan mendorong pertumbuhan ekonomi mikro-kecil di wilayah kerjanya, maka diperlukan monitoring dan evaluasi partisipatif agar program pembinaan UMKM menjadi lebih tepat sasaran.
Intention Of Muslim And Non-Muslim Indonesian Investors In Investing In Retail Sukuk Slamet, Kuwat; Riestianty, Riestianty; Budiyono, Budiyono
Jurnal Pajak dan Keuangan Negara (PKN) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pajak dan Keuangan Negara : Maret 2023
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/jpkn.v4i2.1816

Abstract

This study aims to analyze the factors that influence the intention of individual investors, both Muslim and non-Muslim, to invest in Retail Sukuk issued by the Indonesian government using the Theory of Planned Behavior (TPB). This study is quantitative research. Data was obtained by distributing questionnaires that had previously been tested to ensure their validity and reliability. The participant data was processed by 214 participants who came from various levels of society and various cities in Indonesia. Furthermore, the data was processed using the Microsoft Excel application and the Smart PLS-SEM application version 3.3.3. The results show that the intentions of Muslim investors and non-Muslim investors are both significantly determined by their attitude toward investing, subjective norms that exist within them, and perceptions of behavioral control. The government considers the results of this research as input for determining the right strategy to expand the retail sukuk investor base, both Muslim and non-Muslim investors in Indonesia. The limitations of this study are the number of participants which is quite small.
Pendampingan BUMDes Babo dalam Menyusun Laporan Keuangan Auditable dan Kepatuhan Perpajakan Slamet, Kuwat; Kusuma, I Gede Komang Chahya Bayu Anta; Cahyady, Yadhy; Siski, Darrin Octavia; Paramudea, Ishaq Rila; Mahendra, Darwin Nazrul
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 7 No 1 (2025): Edisi Maret
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v7i1.2783

Abstract

BUMDes perlu terus didorong untuk menjadi semakin profesional. Salah satu bentuk pengelolaan BUMDes yang baik adalah kemampuan untuk menyusun laporan keuangan dan memiliki kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan. Selama ini, BUMDes Bandung Bondowoso (Babo) menghadapi tantangan dalam penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi serta pemenuhan kewajiban perpajakan akibat keterbatasan keterampilan pengelola. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes melalui serangkaian pelatihan dan pendampingan komprehensif. Metode yang digunakan mencakup tiga tahapan utama, yaitu (1) pelatihan dasar mengenai prinsip akuntansi dan perpajakan, (2) pendampingan implementasi, termasuk pencatatan transaksi menggunakan jurnal khusus dan aplikasi akuntansi sederhana, serta (3) evaluasi hasil, berupa asesmen terhadap laporan keuangan yang telah disusun. Hasil program menunjukkan bahwa BUMDes Babo berhasil menyusun laporan keuangan tahun 2023 yang siap audit serta melaporkan kewajiban perpajakannya secara tepat waktu. Keberhasilan ini memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan BUMDes, serta membuka peluang akses ke pembiayaan eksternal. Secara jangka panjang, program ini berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian dan keberlanjutan operasional BUMDes, sekaligus menjadi model bagi BUMDes lain dalam penerapan tata kelola keuangan yang baik.
CIT Rate and Tax Holiday as Tax Competition Tools to Attract Inward FDI in ASEAN-6 Pitaloka, Ratri Bening; Slamet, Kuwat
KINERJA Vol. 29 No. 2 (2025): KINERJA
Publisher : Faculty of Business and Economics Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/kinerja.v29i2.10723

Abstract

This study examines how tax competition, through statutory Corporate Income Tax (CIT) rates and tax holiday schemes, affects inward foreign direct investment (FDI) in the ASEAN-6 countries: Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand, the Philippines, and Vietnam. Using panel data from 2014 to 2023, the analysis employs a feasibility test, complemented by T-tests, F-tests, R² tests, path analysis, and hypothesis testing to assess the direct and indirect effects of tax competition instruments on FDI. The findings reveal that tax competition via the CIT rate significantly influences FDI in partial and simultaneous models. Conversely, tax holidays demonstrate a significant impact only when examined simultaneously, not individually. When both instruments are analyzed, they exert a statistically significant combined effect, with a total impact value of 0.472. These results suggest that while CIT reductions are more effective as standalone tools, the coordinated use of both CIT cuts and tax holidays can enhance the effectiveness of tax competition in attracting FDI. However, the effectiveness of such incentives depends on policy design and institutional readiness. Therefore, policymakers in ASEAN-6 are encouraged to adopt a multidimensional strategy that integrates well-targeted fiscal incentives with broader institutional and structural reforms to foster investor confidence and support a more resilient investment climate.