Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL MEDIA OFFICER CITY CENTRUM MALL DI KOTA SAMARINDA DALAM MENGELOLA INSTAGRAM @CITY_CENTRUM Nayla Azizah; Ainun Ni’Matu Rohmah
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v4i3.318

Abstract

This study aims to determine the communication strategy carried out by the Digital Media Officer (DMO) of City Centrum Mall Samarinda in managing Instagram @city_centrum. The research method uses descriptive qualitative research with data sources obtained from literature studies and also field research, namely interviews, observation and documentation. The data analysis technique uses an interactive model by Miles and Huberman. The initial problem of this research is the lack of interaction with followers. In the results of this study, the DMO team has implemented five stages of communication strategies in managing the @city_centrum Instagram account. Research indicators show that the DMO team is conducting research for its Instagram management. However, the team did not observe a structured strategy. The Planning indicator shows that the team plans aspects of the communication strategy, but it is not structured and has no SOP. The Implementation indicator proves that the content is not focused in accordance with the objectives of @city_centrum as brand awareness, lack of mutual communication. Evaluation Indicators show a team that evaluates every day and has KPIs but is not evaluated every content release. The Reporting indicator shows a team that makes written and unwritten reports, and the average percentage of @city_centrum account engagement is still below average. In conclusion, although the team has implemented all five stages of the communication strategy, it is still unstructured. The strategy should be made more structured.
Pola Komunikasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dalam Meningkatkan Nasionalisme Mahasiswa di Kota Samarinda Elfrida Sentyana Siburian; Ainun Ni’matu Rohmah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4611

Abstract

Masuknya era globalisasi mengakibatkan banyaknya kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia sehingga menyebabkan lunturnya nilai-nilai nasionalisme karena melihat pengaruh globalisasi yang mampu dalam membuka cakrawala masyarakat secara global. Menurut Amrah (2016), hal tersebut bisa dilihat dari beberapa tolak ukur yakni kurangnya apresiasi anak muda terhadap kebudayaan lokal nusantara, gaya hidup yang kebarat-baratan, pola hidup konsumtif dan yang sedang banyak terjadi yaitu hallyu (gelombang Korea). Dalam mewujudkan kembali jiwa nasionalisme tentunya dibutuhkan wadah pendidikan untuk menanamkan nilai Pancasila pada mahasiswa melalui ruang-ruang organisasi mahasiswa yang ada di Indonesia. Salah satu organisasi eksternal gerakan mahasiswa yang telah berperan dalam sejarah perjuangan bangsa dan telah melahirkan banyak kader dan berhasil dalam menduduki posisi strategis di kancah politik nasional adalah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang lahir pada tanggal 23 Maret 1954. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, memahami, dan menganalisis Pola Komunikasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Samarinda Dalam Meningkatkan Nasionalisme Mahasiswa. Adapun jenis penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus serta teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis data model Miles dan Huberman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan oleh GMNI Cabang Kota Samarinda dalam meningkatkan nasionalisme mahasiswa adalah dengan menggunakan pola komunikasi primer, sekunder, linear, dan sirkular. Namun, ditemukan yang paling sering digunakan untuk mengembangkan dan meningkatkan nasionalisme yaitu komunikasi primer dan komunikasi sirkular sedangkan komunikasi sekunder belum sepenuhnya digunakan untuk menanamkan nilai nasionalisme mahasiswa dan pola komunikasi linear sangat jarang digunakan oleh pengurus GMNI Samarinda.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN RESILIENSI PADA LIRIK LAGU “SECUKUPNYA” KARYA HINDIA Mohammad Habibullah Rosyadi; Ainun Ni’Matu Rohmah
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 5, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v5i1.25896

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap isu-isu kesehatan mental, khususnya di kalangan remaja, yang sering kali disampaikan melalui berbagai bentuk komunikasi, termasuk musik. Salah satu contoh lagu yang memuat pesan tentang resiliensi adalah “Secukupnya” yang diciptakan oleh Hindia atau Baskara Putra. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan resiliensi yang terkandung dalam lirik lagu tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan observasi non-partisipan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lagu “Secukupnya” mengandung pesan resiliensi yang disampaikan melalui liriknya. Lirik lagu tersebut, meskipun menggunakan bahasa sehari-hari, memiliki kedalaman makna yang mampu mengkomunikasikan pesan-pesan resiliensi dengan efektif kepada pendengarnya. Lirik lagu ini mengandung pesan tentang tekad untuk bangkit dari tantangan dan mengatasi kesulitan. Selain itu, kesadaran terhadap diri sendiri juga ditekankan sebagai faktor penting dalam menjaga kesehatan mental. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana musik, khususnya lirik lagu, dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan positif, termasuk pesan resiliensi, kepada masyarakat.
Representasi Maskulinitas pada Karakter Putri Hijau dalam Iklan Marjan Edisi Ramadan Tahun 2024 Tiara Veronica Khairunnissa; Kadek Dristiana Dwivayani; Ainun Ni’Matu Rohmah; Kezia Arum Sary
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 7 No. 2 (2024): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v7i2.13018

Abstract

This study aims to analyze the forms of masculinity depicted in the character of Putri Hijau in the 2024 Ramadan edition of the Marjan advertisement using a qualitative descriptive approach. The theoretical focus of this research is Stuart Hall's Representation theory and Peter Lehman's concept of masculinity, which identifies four elements of masculinity: power, courage, heroism, and leadership. The analytical technique used is Roland Barthes' semiotic analysis, which consists of two stages: denotation and connotation. The results show that the character of Putri Hijau exhibits all four elements of masculinity, as seen in her actions and the properties she uses, such as clothing and swords. Furthermore, the colors used in the advertisement represent various meanings within the ad. Keywords: Representation, Masculinity, Advertisement.