Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat: Menggali Potensi Lokal Desa melalui KERIS (Keripik Pakis) Tamansatriyan Tika Septia; Rahma Wahyu
Jurnal Aksi Afirmasi Vol. 4 No. 1 (2023): Edisi 5
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnalaksiafirmasi.v4i1.1031

Abstract

Desa Tamansatriyan merupakan salah satu desa di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Hasil perkebunan utama di Desa Tamansatriyan adalah kopi, sedangkan hasil pertanian belum menjadi komoditas perdagangan utama. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan desa dalam menghasilkan makanan olahan yang berkualitas. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan. Dalam kegiatan ini dilakukan satu siklus yang terdiri dari diagnosa, perencanaan tindakan, tindakan dan evaluasi tindakan. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang, yang di antaranya merupakan kelompok aktif di bidang PKK. Dari hasil kegiatan pelatihan ini muncul produk unggulan Desa Tamansatriyan yaitu Tamansatriyan Keris (Keripik Pakis). Kegiatan ini tidak hanya memberikan informasi tentang keripik pakis, tetapi juga terkait legalitas produk berupa P-IRT. Harapan warga Desa Tamansatriyan adalah ingin lebih banyak belajar tentang produk-produk inovatif khususnya di bidang pangan, sehingga masyarakat dapat lebih memanfaatkan bahan pangan lokal yang ada di masyarakat setempat. Berdasarkan hasil pelatihan pembuatan keripik pakis yang diselenggarakan untuk anggota PKK di Desa Tamansatriyan dapat disimpulkan bahwa para peserta menunjukkan antusiasme yang besar terhadap kegiatan ini. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa dalam mengembangkan pangan yang berkualitas.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA KELAS IX PADA MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG Nina Ainur Rohmah; tika septia; Rahma Wahyu
CONSISTAN (Jurnal Tadris Matematika) Vol 2 No 02 (2024): Consistan : Jurnal Tadris Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/consistan.v2i02.1697

Abstract

Currently learning is increasing including learning mathematics. In learning mathematics students are required not only to be able to count, but also to be able to solve problems, especially in everyday life. The purpose of this study was to analyze the mathematical literacy abilities of class IX students. The research method used is descriptive with a qualitative approach. The subject of this study consisted of 4 students who were randomly selected. Based on the results of the study, the subject experienced a little difficulty in solving the problem, the subject needed quite a long time to be able to reason the problem into everyday problems. From this it can be concluded that students' mathematical abilities are still weak because they still experience difficulties in solving math problems using the HOTS model questions on curved side shapes
Eksplorasi Etnomatematika Tentang Aritmatika Pada Permainan Congklak Mustofa Ali Maksum; Nufi Nuraini; Izul Zuniarsih; tika septia
CONSISTAN (Jurnal Tadris Matematika) Vol 3 No 01 (2025): Consistan : Jurnal Tadris Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/consistan.v3i01.1706

Abstract

This research aims to study the arithmetic concept of the traditional Congklak game. In this study, researchers used ethnographic qualitative research. Data were collected through observation techniques, interviews, and documentation. Observation forms, field notes, and documentation were used to collect data. The results show that the concept of arithmetic is the four basic principles of arithmetic: addition, subtraction, multiplication, and division. By teaching the idea of arithmetic in the traditional Congklak game, social sensitivity, ability, and a sense of creativity can be fostered in students to win this game. So that teachers can design lesson plans for addition, subtraction, multiplication, and division using games method.