Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengenalan dan Pemberian Makanan Tambahan Puding Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Lilik Sofiatus Solikhah; Friesta Sarani; Hikma Tullah; Imelda Andryani; Irfa Arfiani; Jurana Jurana; Kamila KH Djiha; Sri Ramadhani; Ummu Rizkiyanti; Yuni Karmila
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 3, No 2 (2023): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v3i2.275

Abstract

One of the nutritional problems that is still quite high in Indonesia is stunting. Stunting is a growth and development disorder in children caused by chronic malnutrition and recurrent infections, characterized by height for age (TB/U) or body length for age (PB/U) less than -2 SD. The prevalence of stunting under five in Kalora Village, Kinovaro District, Sigi Regency has increased by 9% from 2020-2021. The purpose of this activity is to help integrate the implementation of interventions to reduce stunting in Kinovaro District, especially Kalora Village, by carrying out nutritional interventions in the form of demonstrating the making of Moringa pudding to Posyandu cadres, introducing and providing additional food for Moringa pudding accompanied by providing information related to the benefits of consuming Moringa to toddlers, school-age children, teenagers or WUS, and pregnant women. The demonstration activity went smoothly and the provision of Moringa pudding was well received.
Hubungan Karakteristik Ibu, Pelayanan dan Fasillitas Posyandu dengan Partisipasi Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Kinovaro Lilik Sofiatus Solikhah; Windiarsih R. Huraera; Adillah Imansari
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.1000

Abstract

Rendahnya partisipasi ibu balita ke posyandu di Puskesmas Kinovaro (71,5%) dapat berdampak pada bertambahnya kasus malnutrisi, dengan mengikuti kegiatan posyandu ibu dapat memantau tumbuh kembang balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu, pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro. Desain cross sectional dengan populasi seluruh ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro. Sampel sebanyak 104 orang dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih rendah tingkat partisipasi ibu di posyandu Puskesmas Kinovaro (58,7%), tidak terdapat hubungan umur dan pendidikan ibu (p=0,890 dan p=0,304) dan ada hubungan pekerjaan, pengetahuan ibu, pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu (p=0,005; p=0,001; p=0,017 dan p=0,059). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pekerjaan, pengetahuan ibu pelayanan dan fasilitas posyandu dengan partisipasi ibu balita ke posyandu sedangkan umur dan pendidikan ibu tidak terdapat hubungan.
Penguatan Perilaku Sehat Berbasis Komunitas di Desa Ganti Lilik Sofiatus Solikhah; Mutiara Mutiara; Nekaristi Caessar
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1092

Abstract

Kegiatan penguatan perilaku hidup sehat berbasis komunitas di Desa Ganti dilaksanakan untuk menanggapi rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, perilaku hidup bersih, dan pengelolaan lingkungan. Tujuan kegiatan ini meningkatkan pengetahuan serta praktik masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui integrasi pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi gizi berbasis pangan lokal, dan aksi lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat, kader kesehatan, dan tokoh desa pada setiap tahapan. Pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat dilakukan untuk deteksi dini penyakit tidak menular. Edukasi kesehatan disampaikan melalui penyuluhan interaktif dan demonstrasi pengolahan pangan lokal, sedangkan aksi lingkungan difokuskan pada pembuatan sarana kebersihan dan kegiatan gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit serta meningkatnya partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ditemukan beberapa kasus tekanan darah dan asam urat tinggi yang kemudian diarahkan untuk tindak lanjut pemeriksaan medis. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan partisipatif terintegrasi efektif membangun perilaku hidup sehat berkelanjutan.