Budi Dharma
Prodi Sendratasik, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Bentuk Penyajian Kesenian Sisingaan Di Sanggar Sinar Saluyu Kampung Ngenol Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang Ledi Lestaluhu; Ase Wasta; Budi Dharma
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 5 No. 2 (2022): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v5i2.3660

Abstract

Artikel ini berjudul ”Analisis Bentuk Penyajian Kesenian Sisingaan di Sanggar Sinar Saluyu Kampung Ngenol Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang.” Dasar pemikiran yang melatar belakangi masalah penelitian ini adalah bagaimana kesenian Sisingaan serta pewarisan yang terdapat pada kesenian Sisingaan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana Bentuk Penyajian Kesenian dan Bagaimana bentuk pewarisan Kesenian Sisingaan di Kampung Ngenol Desa Puspamukti Kecamatan Cigalontang. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bentuk Penyajian dan Pewarisan pada kesenian Sisingaan. Kajian teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori struktur dan teori perkembangan, penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis yaitu peneliti berusaha memaparkan semua hasil penelitian yang ada di lapangan. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara, studi pustaka, dokumentasi dan tekhnnik analisis data
Revitalisasi Kesenian Jingkrung Di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Manonjaya Maylisa Hayati; Asti Tri Lestari; Budi Dharma; Asep Wasta
Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni Vol. 6 No. 1 (2023): Magelaran: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Prodi Pendidikan Sendratasik FKIP UMTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/magelaran.v5i2.3663

Abstract

Penelitian ini berjudul ”Revitalisasi kesenian Jingkrung di Kampung Kalapadua Desa Margaluyu Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya” kesenian ini tumbuh dan berkembang di Kampung Kalapadua yang tidak diketahui munculnya pada tahun berapa tetapi mulai berkembang dan dikenal oleh masyarakat Kampung Kalapadua pada tahun 1930-an. Hal itu tidak bertahan lama hanya bertahan dari tahun 1930 sampai 1940-an. Kesenian Jingkrung ini mengalami penurunan yang sangat pesat sehingga kesenian Jingkrung ini dianggap sudah tidak ada. Namun dalam hal ini kesenian Jingkrung mulai diangkat kembali dengan adanya revitalisasi melalui penelitian ini. Dalam penelitian ini juga menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriftif analisis. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Berdasarkan hasil penelitian ini, kesenian Jingkrung merupakan kesenian khas Kampung Kalapadua sejak zaman dulu digunakan sebagai sarana ritual namun seiring perkembangan zaman kesenian Jingkrung tersebut dijadikan sebagai sarana hiburan atau pementasan diacara-acara tertentu seperti peresmian balai, peresmian aliran sungai yang baru dibuat, pengucapan rasa sukur kepada sang pencipta atas diberikannya nikmat sehat, sukuran 4 bulanan bayi yang baru lahir, dan sukuran pada pembuatan aliran sungai