Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PANTUN DI KABUPATEN BENGKULU SELATAN Hafiz Gunawan; Boyke Nugroho
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5480

Abstract

ABSTRAK Masalah penelitian ini adalah 1) bagaimana jenis-jenis pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, 2) bagaimana makna pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Tujuan penelitian yaitu 1) untuk mendeskripsikan jenis-jenis pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan, 2) untuk mendeskripsikan makna pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah jenis-jenis dan makna pantun di Kabupaten Bengkulu Selatan yaitu data primer, sumber data yang diambil yaitu bersumber dari wawancara tentang pantun dendang di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan.Teknik pengumpulan data yaitu 1) observasi, 2) wawancara. Teknik anlisis data yaitu 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) pengambilan kesimpulan. Hasil dan pembahasan yaitu dapat diketahui bahwa jenis-jenis dan makna pantun di Kabupaten Bengkulu Selatan ada 4 di antaranya 1) pantun pemuda, 2) pantun tua, 3) pantun agama, dan 4) pantun jenaka. Dari keempat jenis pantun tersebut maka dapat diketahui pantun secara keseluruhan yang ditemukan berjumlah 25 pantun, yang meliputi, 1) pantun muda berjumlah 6 data, 2) pantun tua berjumlah 12 data, 3) pantun agama berjumlah 2 data, dan 4) pantun jenaka yang berjumlah 5 data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan bahwa jenis-jenis dan makna pantun yang terdapat dalam pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan. Yaitu dapat diketahui bahwa jenis-jenis dan makna pantun di Desa Sukarami dan Sukanegeri, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan ada 4 di antaranya 1) pantun pemuda, 2) pantun tua, 3) pantun agama, dan 4) pantun jenaka. Dari keempat jenis pantun tersebut maka dapat diketahuipantunsecara keseluruhan yang ditemukan berjumlah 25 pantun, yang meliputi, 1) pantun muda berjumlah 6 data, 2) pantun tua berjumlah 12 data, 3) pantun agama berjumlah 2 data, dan 4) pantun jenaka yang berjumlah 5 data. Kata Kunci: Pantun, Kabupaten Bengkulu Selatan.
KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 13 KOTA BENGKULU Kusmiarti, Reni; Puspita Sari, Intan; Tienezia Friska Hamidah; Boyke Nugroho
Journal of Language and Literature Education Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jolale.v1i1.535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis puisi dengan tema lingkungan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi dengan tema lingkungan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Kota Bengkulu tergolong pada kategori baik dengan nilai rata-rata skor 73. Artinya siswa telah mampu menulis puisi dengan tema lingkungan namun, harus lebih ditingkatkan lagi agar tercapainya hasil yang maksimal. Pada aspek penilaian isi puisi ditemukan bahwa siswa telah mampu mengembangkan tema lingkungan. Skor rata-rata yang diperoleh siswa untuk aspek isi adalah 21,17 dari skor maksimal 30. Pada aspek diksi siswa menggunakan kata-kata yang berhubungan dan bermakna lingkungan dengan perolehan skor rata-rata 15,76 dari skor maksimal 20. Pada aspek imaji siswa telah mampu mengungkapkan lebih dari satu imaji dalam penulisan puisi. Skor rata-rata yang diperoleh siswa adalah 14,5 dari skor maksimal 20. Pada aspek gaya bahasa ditemukannya gaya bahasa metafora, perbandingan dan perumpamaan yang dominan digunakan oleh siswa. Siswa memperoleh skor rata-rata 14,82 dari skor maksimal 20. Pada aspek rima dan ritma siswa masih perlu latihan untuk pengaturan rima/ritma. Skor rata-rata aspek rima/ritma adalah 6,6 dari skor maksimal 10. Kata Kunci: Kemampuan menulis, Puisi, Lingkungan