Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALYSIS OF STUDENTS’ MATHEMATICAL COMMUNICATION SKILLS BASED ON GENDER IN SOLVING SOCIAL ARITHMETIC PROBLEMS Azela Fitri; Darhim Darhim
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v7i2.8511

Abstract

Students must master mathematical abilities, one of which is mathematical communication skills. The purpose of this study is to describe how the description of students' mathematical communication skills based on gender differences in solving social arithmetic problems. The subjects of this studi were three female students and three male students who had studied social arithmetic in class. The method used in this research is qualitative method. The research was conducted at SMPN 35 Bandung. Qualitative methods are used in this research. The results of this study are that gender differences in solving social arithmetic problems can affect students' mathematical communication abilities. Female students as a whole have a greater percentage of scores on all indicators of mathematical communication skills than male students.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Berdasarkan Motivasi Belajar Azela Fitri; Darhi Darhi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2267

Abstract

Kemampuan matematis yang wajib dikuasi oleh siswa adalah kemampuan komunikasi matematis. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa berdasarkan motivasi belajar siswa dalam menyelesaikan permasalahan aritmatika sosial. Subjek dari penelitian ini adalah 2 siswa dengan motivasi belajar paling besar, 2 siswa dengan motivasi belajar paling sedang, dan 2 siswa dengan motivasi belajar rendah yang telah belajar aritmatika sosial di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian dilakukan di SMPN 35 Bandung. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes komunikasi matematis, angket motivasi belajar siswa, dan panduan wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, tes, dan wawancara. Analisis data yang dilakukan berupa reduksi data, penyajian data, dan pengambilan simpulan. Adapun hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi mampu mengkomunikasikan idenya dengan menjelaskan masalah dengan bahasanya sendiri seperti mengilustrasikan masalah ke dalam symbol-simbol matematika seperti siswa mampu mengubah informasi tersebut ke dalam bentuk variable matematika dan menambahkan informasi yang lengkap berupa diskon yang didapatkan jika melebihi belanjaan. Siswa yang mempunyai motivasi belajar sedang sudah mampu mengkomunikasikan idenya dengan menjelaskan masalah dengan bahasanya sendiri seperti mampu memahami soal walaupun belum mencapai tujuan dari soal. Sedangkan siswa yang mempunyai motivasi rendah belum mampu menggunakan Bahasa sendiri untuk mengkomunikasikan ide-ide matematikanya seperti kesalahan dalam memahami soal.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DENGAN ALAT PERAGA MENARA HANOI UNTUK MENUMBUHKAN KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS WARGA BELAJAR PAKET B Muhammad Awaludin Nasution; Mutiara Pertiwi; Azela Fitri; Alfi Syahraini; Surya Kurniawan; Kusnandi Kusnandi; Kartika Yulianti
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 1 (2025): Jurnal Dedikasi untuk Negeri (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i1.3178

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kecerdasan logis-matematis warga belajar di salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi bahwa pembelajaran matematika paket B belum mengoptimalisasikan media dalam proses belajarnya termasuk alat peraga. Hal ini disebabkan karena media belum terfasilitasi dengan baik, padahal belajar matematika dengan alat peraga dapat menumbuhkan tantangan bagi pembelajar termasuk alat peraga menara hanoi. Pengabdian terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan warga belajar dibagi menjadi tiga kelompok dan mencoba mencari langkah minimum perpindahan dan menganalisis strategi yang harus digunakan untuk mencapai tujuan. Berdasarkan hasil angket kecerdasan logis-matematis didapatkan bahwa menara hanoi dapat menumbuhkan kecerdasan logis-matematis lebih dari 70% warga belajar, sehingga dapat dikatakan bahwa alat peraga ini cocok digunakan untuk menumbuhkan kecerdasan logis matematis dalam proses pembelajaran khususnya pada materi pola bilangan. This community service activity aims to foster the logical-mathematical intelligence of learning residents at one of the Community Learning Activity Centers (PKBM) in West Bandung Regency, West Java Province. This activity was motivated by the observation that package B mathematics learning had not optimized the media in the learning process, including teaching aids. This is because the media has not been well facilitated, even though learning mathematics with visual aids can create challenges for students, including the Hanoi tower props. The service consists of several stages: observation, implementation, and evaluation. In carrying out the activity, students are divided into three groups and try to find the minimum steps of movement and analyze the strategies that must be used to achieve the goal. Based on the results of the logical-mathematical intelligence questionnaire, it was found that the hanoi tower can foster logical-mathematical intelligence of more than 70% of the learning population, so it can be said that this teaching aid is suitable for growing logical-mathematical intelligence in the learning process, especially in number pattern material.